Pada pembukaan acara Kick Off Tahunan Lenovo untuk menandai dimulainya tahun fiskal baru, Ketua dan CEO, Yuanqing Yang, menetapkan sejumlah visi utama perusahaan untuk tahun depan. Salah satunya serta menetapkan visi untuk mencapai net-zero pada tahun 2050.
Lenovo memaparkan visinya untuk menjadi net-zero pada tahun 2050, dan Lenovo bekerja dengan Inisiatif Target Berbasis Sains untuk menetapkan tujuan yang mendukung visi ini. Perusahaan telah melaporkan komitmen ESG-nya selama 14 tahun terakhir, termasuk memaparkan pekerjaan dan tujuannya seputar mitigasi perubahan iklim, ekonomi sirkular, dan material berkelanjutan. Pada tahun 2020, Lenovo melampaui target pengurangan emisi tahun 2020 setahun lebih cepat dari jadwal dan telah menetapkan target berbasis sains untuk tahun 2030.
Selain visi net-zero, Yuanqing Yang selanjutnya berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi 15 juta kehidupan melalui program dan kemitraan filantropi pada tahun 2025. Misi filantropi perusahaan menyediakan teknologi yang lebih cerdas untuk semua dengan memberdayakan komunitas yang kurang memiliki akses ke teknologi dan pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, & Mathematics).
Baca: Lenovo Kembali Jadi Salah Satu Perusahaan Paling Sustainable di Dunia
Lenovo juga menawarkan layanan Asset Recovery System (ARS) atau Sistem Pemulihan Aset untuk membuang aset IT yang tidak digunakan dengan prosedur yang aman dan berkelanjutan.
“Saat ini, menurut Global E-Waste Monitor UN pada tahun 2020, kita menghasilkan sekitar 50 juta ton limbah barang elektronik setiap tahun, hal ini setara dengan membuang 1000 laptop setiap detik. Wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia merupakan salah satu penyumbang terbesar karena banyak perusahaan tidak memiliki keahlian untuk mengelola aset IT ketika tidak lagi digunakan sekaligus menjaga data dengan aman. ARS mematuhi kebijakan lingkungan sehinggaperusahaan dapat membuang aset IT secara berkelanjutan, dan mengelola risiko keamanan data privasi selama proses pembuangan berlangsung,” kata Ketua dan CEO, Yuanqing Yang, dalam keterangannya, 25/04/2022.
Solusi tersebut merupakan bukti komitmen Lenovo untuk selalu menciptakan produk yang user friendly dan solusi teknologi cerdas yang adaptif dengan tetap mengikuti praktik berkelanjutan.
Yuanqing Yang menambahkan: “Lenovo lebih dari sekadar pertumbuhan bisnis dan kesuksesan finansial. Kami adalah inovator yang berkomitmen untuk membantu memecahkan tantangan terbesar umat manusia. Memberi kekuatan yang lebih cerdas untuk ke depannya.”
Baca lebih lanjut tentang inisiatif keberlanjutan Lenovo dalam Laporan ESG terbaru, termasuk tujuan pengurangan emisi gas rumah kaca 2030 yang disetujui oleh inisiatif Target Berbasis Sains.














