ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Para Konglomerat dan Sektor Perbankan Tanah Air Gelontorkan Dana Untuk Garap Ekonomi Digital

Teguh Imam Suyudi
21 June 2018 | 11:45
rubrik: Digital, Fintech
https://www.itech.id/wp-content/uploads/2018/06/Potensi-Pasar-Digital-Indonesia-1.jpg

Potensi pasar digital Indonesia (katadata)

Share on FacebookShare on Twitter

Dengan populasi dan produk domestik bruto (PDB) terbesar di Asia Tenggara, Indonesia merupakan pasar potensial bagi sektor ekonomi digital. Pemerintah menargetkan Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di Asia Tenggara pada 2020.

Tahun 2018 ini diprediksi akan menjadi puncak pertumbuhan ekonomi kreatif. Hal ini didasari oleh data survei BEKRAF dengan Badan Pusat Statistik (2016) bahwa Industri ekonomi kreatif di Indonesia pada 2015 lalu tercatat menyumbangkan Rp 852 triliun kepada pendapatan domestik bruto (PDB) nasional, dan di tahun 2016 tercatat naik mencapai Rp 922,58 triliun dengan nilai kontribusi terhadap PDB Nasional sebesar 7,44%.

Saat ini, pasar ekonomi digital Indonesia mencakup e-commerce, sektor financial technology, internet of things (IoT), dan penyedia jasa daring atau on demand service. Sebagai contoh, berkembangnya industri ekonomi kreatif tidak bisa dipisahkan dari e-commerce di Indonesia. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan pertumbuhan e-commerce mencapai 60% – 80% per tahun. Semakin tidak terbendungnya pasar digital menjadikan e-commerce bisa menjadi salah satu pondasi dari kekuatan ekonomi Indonesia.

Konglomerat Tanah Air Masuk ke Bisnis Digital

Potensi ekonomi digital yang terus tumbuh itu telah digarap sejumlah konglomerat di Tanah Air dengan mulai berekspansi ke sektor ini sebagai salah satu sumber pendapatan grup perusahaannya. Selain menjalankan bisnis tradisionalnya yang sudah mapan, mereka membangun perusahaan ventura yang menginjeksi modalnya di sejumlah start-up teknologi.

Mengutip pemberitaan di media, tercatat ada lima keluarga konglomerat yang telah melebarkan sayapnya di bisnis digital yaitu: Djarum Group melalui bendera Global Digital Prima Venture dan Merah Putih Inc.; Salim Group melalui Philippine Long Distance Telephone Company; Sinar mas Group dengan Sinar Mas Digital Venture; Lippo Group yang mendirikan Venturra Capital, serta Emtek yang memiliki KMKLabs.

BACA JUGA:  Tower Bersama Punya Solusi TI yang Handal

Kelompok usaha Bakrie Group, Kompas Gramedia Group, serta Medco Group memiliki anak usaha di sektor digital.

Kelompok-kelompok perusahaan ini menginjeksi start-up lokal maupun di luar negeri yang meliputi bidang e-commerce, market place, online sosial media, teknologi pendidikan, hingga mata uang digital. Ekspansi keluarga ini diperkirakan semakin luas, seiring peralihan pengendali perusahaan ke generasi yang lebih muda.

Sektor Perbankan Menggarap Ekonomi Digital

Sektor teknologi juga dilirik sektor perbankan untuk mendongkrak penyaluran kredit. Perusahaan rintisan atau startup yang sedang berkembang merupakan salah satu yang mereka incar.

Perbankan memberikan pembiayaan kepada perusahaan startup dengan dua metode. Yakni, pembiayaan secara langsung ataupun melalui anak usaha.

Bank Mandiri, sebagai bank terbesar di Indonesia, melalui Corporate Venture Capital yaitu Mandiri Capital Indonesia telah membiayai startup di bidang fintech yaitu: privyid, moka, amartha, cashlez, yoke!, dan digital artha media.

Tahun ini Bank Mandiri menargetkan untuk melakukan investasi di empat startup baru kata Eddie Danusaputro, Direktur Utama Mandiri Capital kepada media di Jakarta (5/6).

Saat ini, Mandiri Capital sedang melakukan uji tuntas atau due diligence dengan tiga perusahaan rintisan. Jika tidak ada aral melintang, pembiayaan kepada startup akan selesai di awal kuartal III-2018. Anak usaha Bank Mandiri ini sudah menyiapkan dana sebesar Rp 50 miliar–Rp 500 miliar untuk investasi tersebut.

Bank swasta terbesar, BCA juga berencana menginjeksikan dana Rp 200 miliar ke perusahaan modal ventura miliknya, Central Capital Ventura, di tahun ini. Selanjutnya dana itu akan disalurkan kembali ke perusahaan rintisan.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga ingin menyalurkan pembiayaan ke perusahaan rintisan. Untuk mendukung hal itu, BRI sudah membeli 35% saham Bahana Artha Ventura sebagai bagian dari rencana pengembangan bisnis kedepan. Saat ini, BRI sudah mulai menjalankan Bahana Ventura sebagai pemilik baru.

BACA JUGA:  Fintech yang berizin di OJK bertambah dua
Tags: fintech
Previous Post

Instagram menyediakan layanan video berdurasi panjang, untuk bersaing dengan YouTube

Next Post

Facebook Kenalkan Fitur “Nostalgia” Memories

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui Bali Tech Week 2026, Komdigi Dorong Akselerasi Ekonomi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mulai Tersedia, OutSystems Agent Experience Hadirkan Pengembangan AI Terkelola untuk Semua Coding Agent

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto