ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Laporan Terbaru Mengonfirmasi Hubungan Antara Kekerasan Online Dan Offline

Teguh Imam Suyudi
8 May 2022 | 13:00
rubrik: Research
Ilustrasi Stalkerware

Ilustrasi penggunaan perangkat pintar

Share on FacebookShare on Twitter

Penelitian telah mengidentifikasi keterkaitan langsung antara kekerasan online dan offline, sehingga menjadikan isu ini semakin penting untuk ditangani secara komprehensif.

Laporan ‘The State of Stalkerware in 2021’ menganalisis penggunaan stalkerware di seluruh dunia. Tujuannya untuk lebih memahami ancaman yang ditimbulkannya. Ini memberikan beberapa analisis tentang fenomena stalkerware, dan lebih luas lagi tentang penyalahgunaan teknologi, serta tips yang ditujukan untuk organisasi nirlaba dan calon korban.

Stalkerware, teknologi yang memungkinkan seseorang untuk memata-matai kehidupan pribadi orang lain menggunakan perangkat pintar, telah mempengaruhi lebih dari 32.000 pengguna seluler Kaspersky secara global tahun lalu. Bersama dengan teknologi lainnya, stalkerware sering digunakan dalam hubungan yang kasar.

“Meskipun kami telah menyaksikan penurunan signifikan pada pengguna yang terpengaruh dibandingkan dengan data Kaspersky sejak 2018, dan penurunan 39% pada tahun 2020, penting untuk digarisbawahi bahwa statistik ini hanya mewakili puncak gunung es semata. Menurut perkiraan kasar dari Coalition Against Stalkerware, penggunaan stalkerware bisa mendekati satu juta kasus, secara global, setiap tahun,” kata Kaspersky dalam siaran pers, 15/04/2022.

“Dengan membandingkan hasil penelitian ini dengan hasil survei Digital Stalking yang dilakukan pada akhir tahun 2021, mudah untuk melihat hubungan antara kekerasan online dan offline. Setidaknya 24% orang yang disurvei mengonfirmasi telah mengalami penguntitan menggunakan teknologi, dan 25% dikonfirmasi pernah mengalami kekerasan atau pelecehan dari pasangannya. Kami juga menemukan korelasi yang sama di sebagian besar negara tempat survei dijalankan.”

Baca: Gojek Gelar Pelatihan Anti Kekerasan Seksual

Dua organisasi nirlaba yang turut berpartisipasi dalam laporan dan berbagi pengalaman mereka  dengan para korban, NNEDV yang berbasis di AS (Jaringan Nasional untuk Mengakhiri Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dan WWP EN (Jaringan Eropa untuk pemantauan Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga), mengonfirmasi bahwa penyalahgunaan yang didukung oleh teknologi adalah masalah yang kian berkembang.

BACA JUGA:  Apa Itu No More Ransom? Inisiatif Rame-rame Lawan Ransomware

“Teknologi TIK adalah alat yang ampuh bagi pelaku yang menggunakan kontrol paksaan, terutama dalam hubungan di mana kekerasan sudah hadir secara offline,” tulis Berta Vall Castelló dan Anna McKenzie dari WWP EN. Kekerasan dalam rumah tangga telah meningkat secara signifikan selama pandemi, terutama selama masa penguncian.

Selain itu, “Ada tingkat pertumbuhan perangkat pintar – termasuk asisten rumah tangga, peralatan yang terhubung, dan sistem keamanan yang terhubung ke jaringan WiFi dan ponsel cerdas– yang digunakan dalam kekerasan pasangan intim. Sementara stalkerware adalah masalah umum, di luar sana masih ada banyak alat lain yang tersedia untuk penyalahgunaan teknologi,” menurut Toby Shulruff dari proyek Safety Net NNEDV.

Stalkerware terus memengaruhi korban di seluruh penjuru dunia. Kaspersky telah mengidentifikasi pengguna yang terpengaruh di lebih dari 185 negara dan wilayah, dengan Rusia, Brasil, Amerika Serikat, dan India kembali menjadi empat negara teratas dengan jumlah pengguna unik terbesar yang teridentifikasi. Jerman adalah satu-satunya negara Eropa dalam 10 negara yang terkena dampak paling besar.

Edisi laporan ‘State of Stalkerware’ ini juga memberikan gambaran umum tentang negara-negara yang paling terpengaruh di tingkat regional, dengan statistik Kaspersky untuk Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, Timur Tengah dan Afrika, Eropa Timur (kecuali negara-negara Uni Eropa), Rusia dan Asia Tengah, dan kawasan Asia Pasifik.

Baca laporan lengkap tentang ancaman stalkerware pada tahun 2021 di Securelist.

Baca: Kaum Perempuan Harus Lebih Waspada Berinternet, Jejak Digital Jadi Sarana Kekerasan Berbasis Gender Online

Tags: Kaspersky
Previous Post

Galaxy Racer Garap Pasar Indonesia

Next Post

Ini Aplikasi untuk Melindungi Diri Terhadap Kekerasan Online dari Pasangan Intim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Demam Piala Dunia, Kaspersky Temukan 336 Domain Modus Penipuan Daring

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Perusahaan Teknologi di Indonesia dengan Rating Karyawan Paling Tinggi di Q4 2021

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ensign InfoSecurity Luncurkan Pelatihan Simulasi Krisis Siber

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Dorong Akselerasi Industri Halal Lewat Halal Indo 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto