Jakarta, ItWorks- Mengembangkan sistem aplikasi di semua lini, transformasi digital yang dilakukan PT Sasa Inti kian berdampak signifikan bagi peningkatan kinerja perusahaan, baik di sistem manajemen, lini produksi, pemasaran, penjualan, mata rantai pasok, brand equity, hingga hubungan dengan pelanggan (customer). Berbagai inovasi juga terus dilakukan, di antaranya pengembangan aplikasi terintergasi melalui Super Apps, peningkatan sistem keamanan (It Security) untuk kinerja yang lebih baik.
Di tengah kemajuan teknologi informasi dan digitalisasi yang kian pesat, implementasi sistem teknologi informasi (TI) atau melakukan transformasi digital bagi pelaku usaha, sudah menjadi keniscayaan yang tak bisa ditawar lagi. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya, menyebabkan setiap pelaku usaha merasa harus menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Hal ini juga telah dilakukan oleh PT Sasa Inti, baik di sistem manajemen, lini produksi, pemasaran, pengelolaan SDM, hingga dalam kaitan hubungan pelanggan.
Di sistem manajemen, perusahaan telah menerapkan sistem aplikasi Enterprice Resource Planning (ERP), HR melalui Accelerate Sucession HR Apps, hubungan pelanggan melalui CRM (Customer Relationship Management), Sasa Mobile Apps & ecommerce, SACHA BOT (chatbot), website sasa.co,id, penjualan (sales information system), untuk produksi -Smart Manufacture (Vertical Integration & Horizontal Integration), Sasa e-NPD System versi 3.0 untuk memenuhi percepatan proses di Divisi R&D, Sasa Supply Chain Management (SCM), Sasa Care Support System, dan aplikasi-aplikasi lainnya.
“Sesuai strategi Bisnis PT Sasa untuk tahun 2019 – 2025, saat ini kami berada di level Leverage Technology (Digital & Automation) to support the business, di mana transformasi digital masih menjadi bagian yang terus kita akselerasi pengembangannya sesuai tuntutan pasar dan untuk strategi bisnis berkelanjutan. Terlebih dalam kaitan kesiapan perusahaan memasuki era industri 4.0,” ungkap Ridwan Nurfalah, Head of IT PT Sasa Inti saat sesi Presentasi dan Wawancara Penjurian dengan Tim Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2022 yang diselenggarakan Majalah IT Works secara online (20/09/2022), di Jakarta.
TOP DIGITAL Awards, merupakan ajang penjurian untuk penghargaan tahunan di bidang IT dan Telco atau teknologi digital yang terbesar dan tertinggi di Indonesia yang akan diberikan kepada perusahaan/ instansi pemerintahan yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan pemanfaatan teknologi digital, untuk meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan maupun layanan kepada masyarakat. Kegiatan TOP DIGITAL Awards 2022 diselenggarakan oleh majalah It Works, bekerjasama serta didukung oleh beberapa asosiasi dan Lembaga konsultan IT dan TELCO. Tema yang diangkat tahun ini yakni “The Strategic Impact of Digital Transformation in Business & Government”.
Turut hadir dalam sesi wawancara penjurian dari PT Sasa Inti di antaranya; Agus Sudarmoko – GM HR Operation & Stakeholder Relationship, Dadang Irawan – Head of HR Strategies, Nanda Rahmanu – Head of Digital, serta Didi Setiawan – IT Infrastructur. Sedangkan Dewan juri terdiri DR. Melani Harriman (Melani K Harriman & Associate), Agnes (Awasome Business Consulting), Nina Kurnia Hikmawati (Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), Febrizal (Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia (ASPILUKI), Nurul Yakin Setiabudi (Indonesia Telecommunication User Group (IDTUG), serta Dwinda Ruslan (Pakem- Yayasan Pengembangan Keungan Mikro).
Dalam presentasinya yang berjudul “Leveraging Digital Transformation for Business Success/Memanfaatkan Transformasi Digital untuk Kesuksesan Bisnis”, Ridwan Nurfalah, Head of IT PT Sasa Inti juga memaparkan panjang lebar proses transformasi digital yang dilakukan di perusahaannya. Mulai dari sistem perencanaan dengan menyusun IT masterplan, struktur organisasi di IT, implementasi sistem IT, pengembangan aplikasi, tata kelola IT, hingga dampak yang telah dirasakan perusahaan dengan melakukan transformasi digital ini.
Menurutnya, meski proses transformasi masih sedang terus berjalan, namun transformasi digital yang dilakukan selama ini sudah mulai terlihat dampaknya bagi peningkatan kinerja perusahaan. Misalnya penghematan biaya (reduce cost), seperti karena adanya integrasi sistem dengan SAP untuk beberapa modul menjadi paperless, peningkatan produksi di produk fast moving consumer good (FMCG) maupun non FMCG, peningkatan brand equity, dan lainnya.
“Hanya memang kami belum ukur semua secara detil berapa peningkatan before dan after-nya dari proses digital transformation ini. Tetapi secara umum, cukup signifikanlah. Selama tiga tahun terakhir pertumbuhan usaha kami rata-rata mencapai 12,2%. Dan tahun 2020 meskipun ada pandemi covid-19, namun kami masih bisa bertumbuh di atas 11%,” ujarnya.
Ia memaparkan bahwa Transformasi Digital melalui sistem aplikasi yang dijalankan oleh PT Sasa Inti, telah mencakup semua lini, mulai dari sistem infrastructure dengan ERP, termasuk integrasi data untuk Big Data & Analytics; (Sasa Data Center), Sasa IoT, Security System; Digital Business Platform; SCM, hubungan pelanggan, portal website, dan lainnya . Begitu juga di internal, termasuk pengelolaan SDM dengan adaya aplikasi Employee Self Services (Mobile Apps Integration).
Saat ini, sejumlah solusi bisnis berbasis digital tersebut telah digunakan dalam berbagai kegiatan perusahaan. Seperti Portal Sasa yang merupakan one stop solutions system yang kini terus dikembangkan dan telah terintegrasi dengan SAP ERP System. Dengan modul-modul unggulan seperti e-PR dan e-Claim, di setiap departemen bisa makin mudah untuk koordinasi dan integrasi yang dibuat ke dalam satu sistem yang user friendly bagi karyawan. Manfaat portal ini, mendukung sebagian besar proses internal, membantu operasional dan meningkatkan kinerja dan sekaligus daya saing produk Sasa di market.
Selain itu, terdapat Sasa e-NPD System versi 3.0 yang dibuat untuk mendukung percepatan proses di Divisi R&D. Keunggulannya, dengan menggunakan Sasa e-NPD System, bisa melakukan pendekatan yang lebih spesifik mengikuti bisnis proses yang berjalan, di mana konsep stages dan gates ini dikembangkan sedemikan rupa hingga prosesnya jadi lebih fleksibel. Sasa e-NPD System dan R&D Sasa juga menjadi bagian yang sangat penting dalam kelangsungan product life cycle Sasa.
Dengan keragaman (diversity) produk yang terus dikembangkan, e-NPD System menjadi bagian penting dalam membantu proses tersebut, sehingga proses yang tadinya sangat birokrasi dan minim transparansi menjadi proses yang bisa dimonitor dan transparan. Sehingga adanya sistem e-NPD Sasa 3.0 ini, menjadi satu tools yang banyak memberi manfaat dalam pengembangan produk inovasi ke depan untuk mengakomodir bisnis proses product life cycle Sasa, dengan tetap menjaga confidentiality dari proses dan formulasi yang dihasilkan oleh Tim R&D.
“Secara umum, kami juga telah memiliki Tata Kelola dan Kebijakan pengembangan TI. Pertama melalui Kebijakan Operasional Teknologi Informasi (KOTI) yang sudah dilakukan tahun 2020; kemudian Standarisasi Hardware dan Software tahun 2020; dan juga Standarisasi Kebijakan Mutu IT yang saat ini kami impementas ISO 9001-2015. Kami juga akan berupaya meningkatkannya, misalnya untuk ISO 270001 terkait sistem keamanan digital,” ujar , Nanda Rahmanu – Head of Digital, menambahkan saat sesi tanya jawab.
Untuk mendukung operasional infrastruktur TI, PT Sasa Inti juga mengembangkan Data Center, serta DRC Cloud/Colocation. Untuk pengelolaan resources perusahaan, saat ini menggunakan ERP dari SAP yang terdiri dari sejumlah modul. “Kami juga telah menggunakan teknologi cloud dan virtual data center untuk dukung pengembangan sistem IoT yang mulai kami kembangkan,” ujarnya.
PT Sasa Inti lanjutnya juga akan terus berupaya mengedepankan inovasi dan transformasi dalam setiap produknya. Sebagai merek dagang yang sudah hadir di Indonesia lenbih dari 50 tahun lamanya, Sasa selalu berusaha untuk terus bisa hadir dan berjalan selaras dari masa ke masa. Tak hanya dari sisi inovasi produk, melainkan juga dalam menyampaikan pesan kepada konsumen agar bisa terus relevan dan tak lekang oleh zaman.
Salah satu strateginya bertransformasi, baik dari segi komunikasi maupun manajemen dengan beradaptasi langsung dan menerapkan sistem dengan solusi digital. Bahkan berkat kerja keras dan segala upaya tersebut, berbagai penghargaan pun dapat diraih. Tak terkecuali, melalui kampanye-kampanye Sasa melalui medsos dan digital technology yang memberikan nilai lebih kepada audience dan konsumen yan bedampak pada peningkatan brand eguity sasa di benak konsumen.
Tercatat PT Sasa Inti meraih penghargaan ‘The Best New Comer’ yang diberikan oleh Twitter Asia Pasifik, sebagai bentuk apresiasi terhadap Sasa dengan kampanye-kampanye yang berhasil menjadi trending topic world wide, dalam waktu singkat.
Tak hanya itu, Sasa juga mendapatkan apresiasi sebagai ‘South Asia Campaign’ dari Apple South East Asia di awal tahun 2020. Selanjutnya, penghargaan ‘Popular Brand Awards 2020’ sebagai bentuk apresiasi terhadap merek dagang Sasa yang terus hadir di tengah masyarakat. Sasa juga mendapatkan penghargaan sebagai ‘Living Legend Brand’ yang juga menjadi tolak ukur pencapaian Sasa yang bisa bertahan dengan citra dan inovasinya selama ini.
Sekilas PT Sasa Inti
Di awal presentasinya, Ridwan juga memaparkan keberadaan perusahaan ini. Dijelaskan, PT. Sasa Inti (Sasa) adalah perusahaan makanan asal Indonesia yang didirikan oleh Rodamas pada tahun 1968. Nama “Sasa” merupakan singkatan dari “Sari Rasa” yang memiliki slogan (brand tagline) “Sasa Melezatkan”, sesuai dengan perannya dalam mencicipi berbagai cita rasa kuliner.
PT. Sasa Inti memimpin kategori tersebut, dengan menciptakan berbagai inovasi produk melalui Merk Sasa, mulai dari Monosodium Glutamate (MSG), tepung bumbu, kelapa susu, bumbu instan, kaldu penyedap rasa, dan aneka saus yang memberikan rasa pengalaman untuk semua selera dan membantu konsumen menikmati makanan lezat, sehat, dan berkualitas.
Perusahaan yang dikendalikan oleh CEO-Rudolf Tjandranimpuno ini, memiliki Visi “Perusahaan makanan terdepan dari Indonesia” dengan Misi“Membawa kebahagiaan ke seluruh dunia melalui makanan lezat yang mudah disajikan.“ Nilai-nilai perusahaan adalah SASA CARE (Courage, Action-oriented, Respectful, Enthusiasm) merupakan basic mentality yang ditetapkan di semua lingkungan kerja di perusahaan PT Sasa Inti. (AC)














