Inovasi Electronic visa on arrival (e-VOA) yang diluncurkan Ditjen ImigrasiKementerian Hukum dan HAM sejak November 2022, akan terus digencarkan sosialisasinya, sehingga warga negara asing (WNA), khususnya wisatawan mancanegara, yang datang ke Indonesia akan cepat dan nyaman saat menggunakannya.
Sementara produk-produk baru Second Home Visa akan memiliki produk turunan Golden Visa, yakni terobosan yang diperuntukkan bagi special talent digital, investor dan pelaku industri yang berkeinginan melakukan investasi di Indonesia.
Kebijakan Golden Visa yang diinisiasi Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM ini, menargetkan WNA dari kalangan profesional yang secara signifikan mampu berkontribusi dalam perkembangan perekonomian Indonesia.
Sebelumnya Ditjen Imigrasi merencanakan eksekusi kebijakan Golden Visa sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yang menargetkan WNA dari kalangan menengah ke atas.
“Akan diberikan karpet merah (untuk WNA profesional) menuju Indonesia maju,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. dalam The Weekly Brief with Sandi Uno yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin, 16/01/2023.
Upaya tersebut juga bakal dimonitoring serta dievaluasi dalam dalam usaha mencapai target 7,4 juta pergerakan wisman bisa tercapai pada 2023.
Baca: Aplikasi e-Arrival Card Dipakai Imigrasi Bogor untuk Awasi WNA














