PT HM Sampoerna Tbk melalui PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) menggelar Pesta Retail Nasional (PRN) 2023 di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis (09/02/2023).
Acara ini merupakan wadah untuk memperkuat kolaborasi SRC dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya mendukung UMKM, khususnya toko kelontong, agar semakin naik kelas dan berdaya saing.
Ajang ini adalah puncak rangkaian acara, setelah sebelumnya Pesta Retail Daerah telah digelar di 15 kota/kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia dan dihadiri oleh lebih dari 200.000 pengunjung.
PRN 2023 juga menjadi ajang bagi para pemilik toko kelontong SRC dan Mitra SRC yang merupakan toko grosir untuk saling bertemu dan memperkuat semangat kebersamaan.
“SRC juga mengangkat #JadiLebihBaik sebagai pesan ajakan yang kami sosialisasikan bertepatan dengan ajang PRN ini, untuk merangkul seluruh pelaku UMKM untuk semakin maju, terus berkembang, dan naik kelas. Penyelenggaraan PRN juga bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan para toko kelontong dan Mitra SRC yang telah dibina sejak 2008 sebagai satu keluarga besar SRC Indonesia,” kata Direktur PT SRC Indonesia Sembilan Rima Tanago, Kamis (9/2).
Ia menegaskan pihaknya berkomitmen secara konsisten mengembangkan toko kelontong melalui pendampingan dan pembinaan sebagai upaya untuk membawa perubahan positif bagi UMKM di Indonesia. Menurutnya, UMKM toko kelontong memberikan kontribusi penting terhadap perekonomian Indonesia sehingga eksistensinya harus tetap dijaga.
“Kami ingin mendorong toko kelontong SRC sebagai Solusi Belanja Harian bagi masyarakat. Untuk itu, selama 15 tahun terakhir kami menjalankan berbagai inisiatif pengembangan UMKM toko kelontong. Pada akhir 2022, lebih dari 225.000 toko kelontong di seluruh provinsi di Indonesia telah bergabung dengan SRC yang merupakan komunitas peritel terbesar di tanah air,” jelasnya.
Asisten Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Kewirausahaan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Chairul Saleh mengatakan pihaknya menyambut baik komitmen dan peran aktif SRC dalam membina toko kelontong Indonesia untuk mendukung digitalisasi dan literasi finansial bagi pelaku UMKM, serta kemudahan distribusi dan rantai pasoknya bersama para mitra, sehingga para pelaku UMKM dapat merealisasikan potensinya, agar mendorong mereka naik kelas. Ia menyampaikan, UMKM memiliki peran yang sangat penting bagi perekonomian nasional.
“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi negara serta kunci utama percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Sebab, UMKM dapat menyentuh ke akar rumput sehingga dapat merealisasikan pemerataan ekonomi. Ini menjadi poin kritis pertumbuhan ekonomi nasional, karena 98 persen dari 69 juta UMKM berada di level mikro. Tentunya, kuantitas ini berpengaruh bagi perekonomian nasional, seperti meningkatnya produk domestik bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja, dan produktivitas,” katanya.
Partisipasi dan kontribusi SRC dalam meningkatkan kualitas UMKM toko kelontong di Indonesia juga diwujudkan melalui program-program pembinaan yang selaras dengan program pemerintah, sehingga dampak dan kontribusinya akan lebih optimal. “Sebagai contoh, program Pojok Lokal yang selaras dengan Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Melalui program Pojok Lokal tersebut, Toko Kelontong SRC menyediakan pojok khusus untuk menjual produk-produk UMKM lokal,” ujar Rima.
Di samping itu, Rima memaparkan bahwa SRC juga mendukung inisiatif pemerintah untuk mendorong lebih banyak lagi UMKM untuk masuk ke ekosistem digital. “Hal ini kami wujudkan melalui dukungan digitalisasi bagi UMKM, khususnya toko kelontong dan ekosistemnya, seperti mitra grosir, hingga pelanggan. Hal ini dilakukan melalui ekosistem digital AYO SRC,” tambahnya.
Terdapat tiga aplikasi berbeda dalam ekosistem digital AYO SRC, yaitu AYO TOKO bagi pemilik toko kelontong untuk dapat berbelanja ke Mitra SRC, AYO MITRA khusus pengusaha grosir, dan AYO KELONTONG untuk para pelanggan agar dapat menemukan toko kelontong SRC terdekat hingga berbelanja dengan layanan pesan antar dari toko yang sudah menyediakan layanan tersebut.
Di samping dukungan bagi UMKM lokal dan digitalisasi, hal yang tak kalah penting untuk mendorong UMKM naik kelas ialah kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. “Sebagai angkah konkret untuk merealisasikan dan mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia, SRC berkolaborasi dengan pemerintah dan rekanan swasta dalam melaksanakan program pembinaan dan pendampingan usaha berkelanjutan, seperti pengembangan toko, digitalisasi dan literasi finansial,” ungkap Rima.
Ajang PRN turut didukung oleh sejumlah pihak, baik pemerintah maupun swasta, yang juga menyampaikan visi maupun komitmennya untuk mendorong agar UMKM Indonesia semakin naik kelas. Dalam kesempatan tersebut, SRC berkolaborasi dengan banyak pihak, seperti Danone AQUA, BRI, Samsung, BPJamsostek, Grab, OVO, Shafwah Holidays, Nestle, Digimax, KFC, hingga produsen produk-produk UMKM lokal. Kolaborasi inik ditujukan agar toko kelontong SRC dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat beragam.
Baca: Gojek dan Sampoerna Berikan Subsidi Promo UMKM Kuliner di Tangsel














