ItWorks.id- Badan Pengusahaan (BP) Batam mempercepat realisasi investasi dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh melalui penandatanganan dua nota kesepahaman bersama PT Nusatama Properta Panbil dan PT PLN Batam. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan investasi sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Nota kesepahaman pertama diteken antara BP Batam dan PT Nusatama Properta Panbil terkait dukungan investasi dan percepatan perizinan di KEK Tanjung Sauh. Sementara itu, PT PLN Batam dan PT Panbil Utilitas Sentosa menandatangani kerja sama penguatan keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung kebutuhan energi kawasan tersebut.
Chairman Panbil Group sekaligus Komisaris Utama PT Nusatama Properta Panbil, Johanes Kennedy Aritonang, mengatakan Panbil Group tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Sauh berkapasitas 300 megawatt (MW) pada tahap pertama. Pembangkit tersebut ditargetkan mulai memasok listrik ke Batam dan Bintan pada Desember 2026, sedangkan unit kedua dijadwalkan beroperasi pada Maret 2027.
Menurut Johanes, lokasi PLTU yang strategis dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan yang telah ada akan melengkapi peran PLTU Tanjung Kasam sekaligus mendukung pengembangan KEK Tanjung Sauh sebagai hub energi dan logistik baru.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menilai tambahan pasokan listrik dari Tanjung Sauh akan memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam di tengah meningkatnya kebutuhan energi akibat pertumbuhan investasi serta konsumsi dari sektor industri dan rumah tangga.
Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi sinergi antara BP Batam, Panbil Group, dan PT PLN Batam dalam mempercepat pengembangan KEK Tanjung Sauh. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Semoga kerja sama dan kontribusi yang kita bangun bersama ini mampu memberikan manfaat nyata bagi percepatan investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Amsakar dilansir Humas BP Batam melalui portal web, baru-baru ini .














