Kementerian Komunikasi dan Informatika memfasilitasi pengembangan pola pikir digital pemimpin di lingkungan pemerintah yang ada di Sumatra Utara. Melalui Digital Leadership Academy (DLA), Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo menargetkan peningkatan pemahaman dan kompetensi untuk pengambilan keputusan di era digitalisasi.
“Kegiatan ini bukan mengajarkan bagaimana membuat software atau aplikasi. Namun transformasi digital, yakni untuk mengubah pola pikir pimpinan yang tadinya konvensional untuk memanfaatkan digitalisasi,” kata Kabalitbang SDM Kementerian Kominfo Hary Budiarto usai membuka DLA Smart Digital Leader Sumut Bermartabat di Kota Medan, Sumatra Utara, Kamis (02/03/2023).
Menurut Hary Budiarto, keberadaan pola pikir adaptif dengan digitalisasi akan memungkinkan pengambilan keputusan yang cerdas. “Sehingga menghasilkan pemimpin yang paham pola pikir leader dan cerdas, cepat berbasis data,” harapnya.
Program DLA merupakan salah satu program pelatihan digital untuk memenuhi kebutuhan talenta digital nasional. Pelaksanaan program itu bekerja sama dengan perguruan tinggi ternama serta sektor swasta seperti Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) dan Amazon Web Services dengan tema khusus untuk infrastruktur digital. Untuk penyelenggaraan di Sumatra Utara, Kementerian Kominfo bekerja sama dengan The Moller Institute Universitas Cambridge, Australia.
“Tahun 2023 Program DLA ini menargetkan 500 kuota. Dan di Sumut, targetnya mendapatkan 30 pimpinan untuk dilatih dari sektor publik. Tahun ini akan kita berangkatkan ke Korea Selatan,” tutur Kabalitbang SDM Hary Budiarto.
Selain pelatihan, Kementerian Kominfo juga menyediakan beasiswa pendidikan S2 dalam dan luar negeri yang terbuka untuk ASN maupun masyarakat umum.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Utara Arief S. Trinugroho mengapresiasi pelaksanaan pelatihan untuk pimpinan sektor publik.
Ia pun mengharapkan pelatihan itu akan menghasilkan rencana aksi yang disusun peserta dan bisa diimplementasikan untuk penanganan masalah di Sumatra Utara.
“Sumut dengan jumlah penduduk terbesar nomor empat di Indonesia (± 15 Juta Jiwa tahun 2021) tentu saja memiliki potensi yang sangat besar dalam pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.
Baca: Digital Leadership Academy 2023 Targetkan Cetak 500 Pemimpin Digital














