Badan Riset dan SDM Kelautan dan perikanan (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi (TI) Integrated Human Resources Intelligent Platform untuk meningkatkan layanan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor kelautan dan perikanan (KP).
“Inovasi platform cerdas SDM terintegrasi (Integrated Human Resources Intelligent Platform) atau Command Center pengembangan SDM mampu menyajikan data akurat secara terkini dan terintegrasi,” kata Kepala BRSDM I Nyoman Radiarta dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin, 01/05/2023.
“Integrated Human Resources Intelligent Platform ini merupakan sebuah aplikasi yang dilengkapi dengan infrastruktur untuk mendukung pengambilan keputusan hingga monitoring dan controlling program-program KKP khususnya yang ada di BRSDM,” tambahnya.
Platform Command Center ini didesain berbasis pada integrasi data dari berbagai sumber yang akan diolah dan ditampilkan sesuai kebutuhan secara berkala dan terkini dan dapat berfungsi sebagai dashboard yang sangat dibutuhkan oleh seorang pengambil keputusan.
Platform ini didukung sejumlah fitur yaitu Ocean Institute of Indonesia (OII) yang berisikan tentang data sebaran satuan pendidikan.
Fitur Smart Fisheries Village (SFV). Fitur ini berisikan data tentang sebaran pengembangan SFV, baik SFV berbasis desa maupun Satuan Kerja (Satker).
Selanjutnya fitur Pelatihan KP yang berisikan tentang data sebaran Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) dan Pusat Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP), serta jumlah peserta pelatihan, tenaga pelatih, dan purnawidya.
Fitur lPenyuluhan Kelautan dan Perikanan, berisi tentang data sebaran Satuan Administrasi Pangkal (Satminkal) Penyuluhan, sebaran penyuluh perikanan berdasarkan Kabupaten/Kota, lokasi kegiatan penyuluh, pendampingan kegiatan prioritas, dan sebaran kelompok usaha yang disuluh dan didampingi penyuluh perikanan.
Terakhir, fitur Manajerial/Keskeretariatan yang berisikan tentang data realisasi anggaran, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Barang Mlik Negara (BMN), SDM, dan Pengadaan Barang dan Jasa.
Baca: KKP: “Digitalisasi Membuat Jalur Pemasaran Perikanan Efisien”














