ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Polusi Udara Membahayakan Kesehatan, Asuransi Kesehatan Jadi Penting

Teguh Imam Suyudi
5 May 2023 | 17:00
rubrik: Expert
Melacak udara beracun yang membunuh jutaan orang

Transpostasi merupakan penyumbang polusi udara

Share on FacebookShare on Twitter

Polusi udara merupakan masalah lama bagi kesehatan manusia, bagi keberlangsungan makhluk hidup lain, dan menjadi penyumbang kerusakan iklim pada jangka panjang. Populasi dan aktivitas manusia yang terus bertambah membuat masalah polusi udara menjadi semakin kompleks dan sulit terselesaikan bahkan menjadi salah satu penyebab utama kematian karena banyak kandungan partikel debu, nitrogen dioksida, sulfur dioksida, dan ozon di udara membuat udara terkontaminasi polutan konsentrasi tinggi.

Polutan dapat menyebabkan tubuh kita sakit, yakni saat polutan mikroskopis yang ada di udara terhirup dan masuk ke saluran pernapasan kemudian masuk ke sirkulasi darah dan organ tubuh lain. Gejala yang sering timbul akibat menghirup partikel polusi udara yang sangat kecil ini adalah sesak nafas kemudian batuk, nyeri dada hingga asma.

Medical Underwriter Sequis dr Debora Aloina Ita Tarigan, dalam keterangannya, 04/05/2023, menjelaskan “Paparan jangka panjang dan terus menerus dari masuknya partikel ke dalam paru-paru dan peredaran darah bisa menyebabkan penyakit kronis, seperti infeksi saluran pernafasan, asma, pneumonia, bronkopneumonia hingga hingga kanker paru-paru dan serangan jantung,”

Ia menambahkan aktivitas mobilitas manusia yang meningkat membuat aktivitas moda transportasi juga bertambah sehingga pencemaran bahan bakar dan asap kendaraan ikut meningkat. Kebutuhan akan tempat tinggal dan industri yang semakin berkembang berarti perlu membuka wilayah baru, pembakaran dari rumah tangga ikut menjadi penyumbang polusi dalam ruangan. Aktivitas lainnya seperti pembakaran sampah, aktivitas pertanian, pertambangan dan pembangkit tenaga listrik menyebabkan zat berbahaya di atmosfer semakin meningkat. 

Berbagai upaya untuk mengurangi polusi udara sebenarnya sudah banyak dilakukan, seperti pengelolaan sampah ramah lingkungan, pengembangan transportasi berkelanjutan (sustainable transport), kebijakan mengurangi emisi gas rumah kaca, penerapan teknologi hijau, dll. Pada bagian terendah, yakni manusia sebagai individu atau keluarga dapat mengurangi aktivitas yang dapat mencemarkan udara, seperti tidak membakar sampah terutama di kawasan padat penduduk, membatasi penggunaan kendaraan pribadi, mengurangi konsumsi rokok, dan membatasi penggunaan barang elektronik rumah tangga. Upaya lainnya yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan polusi udara, yakni beralih menggunakan transportasi umum, menggunakan kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda jika jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh, dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

BACA JUGA:  Miliarder Mark Cuban: 'Saya benci rapat'

Jika membawa anak kecil sebaiknya digendong agar posisinya lebih tinggi dari knalpot. Anak yang sering terpapar polusi rentan mengalami inflamasi, seperti sesak napas, batuk, dan penyakit asma. Ibu yang sedang hamil juga perlu menjauh dari lingkungan berpolusi, seperti membatasi berjalan atau beraktivitas di area banyak kendaraan dalam waktu yang lama serta hindari berdiri dekat kendaraan yang sedang menyala karena polusi udara dapat memengaruhi pertumbuhan otak janin hingga menyebabkan gangguan kognitif saat masa pertumbuhan anak.

Pentingnya Mitigasi Dengan Asuransi Kesehatan

Kesehatan idealnya harus terus terjaga agar kita dapat bekerja dan beraktivitas dengan bebas. Untuk itu, ada baiknya masyarakat mempertimbangkan untuk melakukan mitigasi melalui asuransi kesehatan.  Adapun tujuan memiliki asuransi kesehatan adalah mencegah kerugian finansial bila terjadi risiko sakit dan agar kita bisa mendapatkan perawatan yang tepat saat sakit. Biaya perawatan rumah sakit akan ditanggung oleh perusahaan asuransi sesuai perjanjian polis.

Bagi mereka yang sebelumnya sudah mengalami gangguan pernapasan, misalnya karena terpapar polusi lalu berpikir untuk melakukan mitigasi dengan asuransi kesehatan sebelum terkena penyakit yang lebih parah biasanya akan mendapat perlakuan khusus dari perusahaan asuransi karena penyakit tersebut dapat saja masuk dalam kategori pre-existing condition. 

“Pre-existing condition adalah kondisi calon nasabah yang sudah terdiagnosis atau memiliki riwayat penyakit tertentu saat mendaftar asuransi. Calon nasabah bisa saja diterima oleh perusahaan asuransi dengan persyaratan tertentu. Misalnya harus melewati masa tunggu penyakit atau melalui proses underwriting salah satunya berupa serangkaian tes kesehatan,” sebut dr. Debora.  

Salah satu tes kesehatan adalah uji fungsi paru (spirometri) untuk mengetahui adakah hambatan aliran udara di paru dan melakukan foto thorax untuk mengetahui adakah kelainan pada paru. Dari hasil tes tersebut nantinya underwriting akan menentukan seberapa besar tingkat risiko calon nasabah apakah ditolak atau bisa diterima dengan penambahan premi atau bisa saja premi tetap normal karena hasil tes menunjukkan hasil yang bagus.

BACA JUGA:  Risiko Keamanan Siber Terkait Situasi Perang Tarif AS

Mengingat tidaklah mudah mendapatkan asuransi kesehatan saat sudah terkena penyakit sementara tubuh kita sangat mudah terkena penyakit akibat terpapar polusi udara maka dr Debora menyarankan agar masyarakat Indonesia menjaga kesehatan melalui makanan bergizi dan mengandung antioksidan seperti sayuran dan buah-buahan, cukup istirahat, rutin berolahraga, dan meminimalkan terpapar polusi udara serta segera berasuransi selagi masih sehat.

Baca: Tekan Polusi, Pemprov DKI Luncurkan Aplikasi e-Uji Emisi

Tags: Sequis Life
Previous Post

Rilis di Indonesia, PC Desktop Dell Inspiron 3020 Ditenagai Intel Core Gen 13

Next Post

Ayoconnect dan Girls in Tech Indonesia Dorong Terciptanya Lingkungan Kerja Ramah Gender

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMD Luncurkan Komputasi Full-Stack untuk Era Agentic AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soundcore Rilis Aeroclip, Earbuds Open-Ear dengan Desain Clip-On

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melayani Lebih Dekat, Indosat Hadirkan Gerai IM3, Tri dan HiFi dengan Konsep Terpadu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BP Batam Berkomitmen Terus Perkuat Infrastruktur untuk Daya Tarik Investasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto