ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Perbaiki Sistem SPBE, Kemenag Integrasikan Ribuan Aplikasi

Ahmad Churi
15 June 2023 | 21:54
rubrik: Digital
Perbaiki Sistem SPBE, Kemenag Integrasikan Ribuan Aplikasi
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Eforia transformasi digital dalam kerangka implementasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) di sejumlah Lembaga dan Kantor Kementerian, banyak diwarnai saling lomba membangun sistem aplikasi baru yang seringkali tidak tepat guna untuk mendukung efisiens dan memudahkan pelayanan. Hal ini antara lain karena sistem aplikasinya tidak terintegrasi, bahkan tumpang tindih, sehingga tidak memberikan manfaat optimal, bahkan menyulitkan pengguna.

Dalam upaya menyikapi hal tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya mensimplikasi dan menyatukan ribuan aplikasi menjadi satu aplikasi-semacam superapps. Langkah ini dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait penguatan dalam mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengapresiasi langkah Kementerian Agama ini yang berhasil menyatukan ribuan aplikasi menjadi satu aplikasi. “Kami mengapresiasi Kementerian Agama mendorong menyatukan ribuan aplikasi ke dalam satu aplikasi. Mudah-mudahan proses bisnisnya terus diperbaiki sehingga ini menyempurnakan langkah SPBE,” ungkap Menteri Anas saat menerima kunjungan kerja Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, 15/06) sebagaimana dilansir Humas KemenPANRB, meluli protal web resminya, baru-baru ini.

Menurut Azwar Anas, meski SPBE menjadi kunci penyelenggaraan pemerintahan digital, namun bukan berarti inovasi sama dengan berlomba membangun aplikasi baru. Justru banyaknya aplikasi bisa merepotkan pengguna. “Pengguna aplikasi tentu akan lebih dimudahkan jika pemerintah bisa membuat satu aplikasi yang menyediakan seluruh layanan,” ujarnya.
Ia menyarankan, penyatuan sistem layanan publik, termasuk layanan administrasi keagamaan, sebaiknya berbasis pada data kependudukan. Dengan skema single sign on, pengguna layanan tak perlu membuat banyak akun dan tidak perlu mengunduh banyak aplikasi.

Pertemuan ini juga membahas pengembangan sumber daya manusia (SDM) Kementerian Agama yang tersebar di seluruh Indonesia. Tahun ini, Kementerian Agama mengajukan alokasi pengadaan ASN sebanyak 191.000. Pengajuan kebutuhan ASN ini merupakan kebutuhan dalam penguatan fungsi keagamaam dan pendidikan keagamaan yang tersebar se-Indonesia.

BACA JUGA:  Jaringan Bisnis Penyedia ERP Global Anggotanya 5 Juta Lebih, Terbesar Di Dunia

Menteri Anas juga menaruh perhatian kepada kualitas pendidikan keagamaan. Penguatan layanan keagamaan, perluasan akses madrasah, optimalisasi pesantren, hingga peningkatan kualitas perguruan tinggi keagamaan negeri mendapat dukungan dari Menteri Anas.

Terkait perguruan tinggi keagamaan negeri, Menteri Anas menyampaikan rekomendasi jangka panjang dan jangka pendek. “Rekomendasi jangka panjangnya, penyusunan grand design perguruan tinggi secara nasional,” ujar Menteri Anas.

Menteri Anas mengatakan, jajarannya tengah mengkaji pengalihan status perguruan tinggi keagamaan menjadi perguruan tinggi keagamaan negeri atau PTKN. Dukungan ini berbanding lurus dengan penyederhanaan birokrasi pada jabatan struktural yang ada di PTKN. Pemantauan dan evaluasi terhadap PTKN pun akan terus dilakukan secara berkala.

Sistem pendidikan pada PTKN ini pun harus diperhatikan. Menteri Anas kembali menekankan terkait digitalisasi, baik dari sisi administrasi perguruan tinggi, maupun dalam proses belajar-mengajar.

Dalam gerakan dunia yang semakin cepat, penggunaan teknologi dalam Pendidikan adalah sebuah kewajiban. “Pemenuhan kebutuhan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) untuk meningkatkan daya saing global,” tegasnya.

Selanjutnya, terkait pendidikan madrasah, Kementerian Agama diimbau untuk sinkronisasi data madrasah dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sinkronisasi ini perlu dilakukan agar alokasi dana Program Indonesia Pintar (PIP) sesuai dengan peserta didik.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah transformasi organisasi Kantor Urusan Agama (KUA). Kementerian PANRB merekomendasikan Kementerian Agama untuk mengidentifikasi dan pemetaan tugas fungsi KUA terkait layanan keagamaan. Rekomendasi kedua adalah menyusun kriteria dalam rangka efisiensi keberadaan KUA. “Juga penyelarasan program dan penyusunan proses bisnis lintas fungsi dari KUA dengan instansi vertikal,” jelas Menteri Anas.

Dalam pertemuan itu, Gus Yaqut, sapaan akrab Menteri Agama, mengucapkan terima kasih atas arahan yang diberikan Menteri PANRB. “Ada banyak hal yang harus kita benahi. Kedepannya kami terus berkomitmen memperbaiki kinerja Kementerian Agama,” ujar Gus Yaqut. (AC)

Tags: Sistem SPBE
Previous Post

Menilik Kemampuan Prosesor Baru Intel 13th Gen Intel Core Mobile dan 4th Gen Intel Xeon Scalable

Next Post

Media Sosial Berperan Percepat Digitalisasi UMKM Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto