ItWorks- Samsung Electronics Co., Ltd. mengumumkan peluncuran Samsung Food, platform makanan dan resep yang dipersonalisasi dan didukung teknologi Artificial Intelligence (AI).
Dirilis dalam delapan bahasa di 104 negara di seluruh dunia, Samsung Food akan menawarkan pengalaman kuliner yang komprehensif melalui lebih dari 160.000 resep yang tersedia. Resep ini berperan sebagai asisten pribadi yang membantu pengguna meracik hidangan baru, membuat perencanaan hidangan yang disesuaikan, dan memesan bahan makanan secara online. Layanan ini juga akan membantu pengguna mengontrol peralatan memasak mereka, sekaligus memberikan panduan memasak langkah demi langkah dan memungkinkan pengguna berbagi resep favorit mereka di media sosial.
Dibangun berdasarkan berbagai peralatan memasak dan layanan makanan, Samsung Food menggunakan teknologi AI untuk melampaui kemampuan yang ada dan menghadirkan platform makanan yang beradaptasi dengan kebutuhan dan gaya hidup penggunanya. Untuk mencapai hal ini, Samsung Food memanfaatkan database ekstensif Whisk, sebuah platform makanan pintar yang diakuisisi oleh Samsung Next pada tahun 2019 yang memanfaatkan teknologi canggih yang disebut Food AI, yang menyarankan makanan berdasarkan preferensi pengguna dan makanan musiman.
‘“Makanan yang kita nikmati juga cara kita menyiapkannya sangat penting bagi kehidupan kita sehari-hari, kita semua suka memasak dan makan Bersama. Samsung Food menggunakan kemampuan AI canggih untuk menghadirkan pengalaman kuliner lengkap yang sangat personal dan dapat dikontrol pengguna langsung dari telapak tangan mereka,” ungkap Chanwoo Park, Executive Vice President and Head of the Service Biz Group of the Digital Appliances Business at Samsung Electronics melalui rilis pers (03/09/2023), di Jakarta.
Beragam fitur Samsung Food mendukung pengguna mulai dari merencanakan makanan hingga proses memasak, yang mencakup empat bidang utama. Di antaranya penemuan dan personalisasi resep, perencanaan makanan yang disesuaikan, memasak terhubung, dan fungsi berbagi di media sosial.
Direncanakan untuk diterapkan pada tahun 2024, teknologi Vision AI akan memungkinkan Samsung Food mengenali item makanan dan makanan yang difoto melalui kamera dan memberikan detailnya, termasuk informasi nutrisi. Dengan menganalisis item makanan, aplikasi dapat merekomendasikan resep terbaik untuk digunakan, menyimpan resep tersebut ke koleksi pengguna dan menambahkan bahan-bahan yang diperlukan ke daftar belanja, semuanya dalam beberapa ketukan. (AC)














