PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Indonesia) telah menerapkan digitalisasi dalam sebagian besar proses bisnisnya.
“Salah satunya, pada penerapan pengajuan polis untuk bisnis komersial yang memerlukan pemeriksaan dari tim underwriting dan dilakukan secara hybrid,” kata Chief Distribution Officer Allianz Indonesia Mariani Solihah, dikutip dari pemberitaan media nasional, Sabtu (30/09/2023).
Menurutnya, digitalisasi membuat proses lebih efisien dan dari sisi operasional akan mengurangi biaya cetak proposal, cover note, endorsement, polis, serta mengurangi biaya pengiriman.
“Meski perubahan proses yang awalnya masih konvensional kemudian beralih ke digital, membutuhkan investasi yang tidak sedikit di awal. Namun, dalam jangka panjang, digitalisasi diharapkan bisa membantu mengurangi biaya operasional dari proses bisnis yang dilakukan,” tutur Mariani.
Lebih lanjut, ia menjelaskan sistem penjualan online yang dikembangkan bertujuan untuk membantu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi calon nasabah dan mitra bisnis dalam proses penawaran, penutupan, dan klaim produk asuransi.
“Produk yang dipasarkan secara online tanpa keterlibatan mitra bisnis umumnya produk yang bersifat sederhana dan mudah dimengerti masyarakat awam,” tutupnya.
Baca juga: Allianz Indonesia Gelar Program Eazy di Rumah Aja














