Mandiri Tunas Finance, dalam bisnisnya, telah meletakkan TI (teknologi informasi) sebagai aspek vital. Dalam hal ini, TI bukanlah sekadar pemberi support.
“Bagi kami, TI juga merupakan key factor dalam berbisnis,” kata Direktur TI dan Digital Mandiri Tunas Finance, Bonifatius Perana Citra, dalam presentasi untuk Dewan Juri Top Digital Awards 2023 (26/10/2023).
Perana Citra memberikan contoh manfaat TI bagi Mandiri Tunas Finance. Satu di antara itu adalah manfaat yang diberikan aplikasi MTF1Access.
Aplikasi tersebut berhasil mengubah kebiasaan tertentu dari para nasabah perusahaan pembiayaan tersebut. Dalam hal tersebut, transaksi pembayaran oleh nasabah melalui MTF1Access, dalam tren naik.
“Jadi, kini pembayaran oleh nasabah tidak hanya melalui kanal seperti melalui mini market. Tetapi mereka juga menggunakan MTF1Access,” Perana Citra menjelaskan.
Ia pun memaparkan keunggulan lain dari aplikasi tersebut. Antara lain, MTF1Access telah menggunakan teknologi face recognition.
Teknologi robotic data input telah digunakan pula, dan terintegrasi dengan sistem. Sehingga, proses input manual tidak diperlukan lagi.
“Maka dengan demikian,” Perana Citra menjelaskan, “pemprosesan [aplikasi] kredit bisa lebih cepat. Dari semula 11 hari, bisa ke 4 hari secara rata-rata.”
Pada saat ini, Mandiri Tunas Finance punya sekitar 20 aplikasi. “Kami berkomitmen penuh kepada perbaikan proses bisnis serta yang berbasiskan digital,” kata dia.
Tak hanya menguntungkan konsumen, hal tersebut pun menguntungkan mitra dealer. Sebab, mitra tersebut bisa meng-input data secara langsung.
Selanjutnya, ia mengatakan bahwa saat ini, Mandiri Tunas Finance sedang mengimplementasikan Road Map IT and Digital Strategic Plan 2022-2024. Untuk tahun 2023 ini, yang sedang berproses adalah integrasi ekosistem digital.
Adapun di tahun 2022, yang telah dilakukan adalah penguatan fondasi digital Mandiri Tunas Finance. “Kemudian, untuk tahun 2024, kami akan mengakselerasi transformasi digital,” kata Perana Citra.
Penulis: Achmad Adhito














