Reporter: Teguh IS
RSUD Soeratno Gemolong Kab. Sragen menjadi kandidat peraih penghargaan TOP Digital Awards 2023 karena dinilai berhasil memanfaatkan AISHA, solusi berbasis Kecerdasan Buatan, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang Bermutu, Mudah, Cepat, Tepat dan Akurat.
“AISHA adalah singkatan dari Artificial Intelligence Support for Hospital Acceleration. Kami memanfaatkan Kecerdasan Buatan yang dikembangkan menjadi solusi untuk mendukung peningkatan kinerja rumah sakit,” ujar dr. Kinik Darsono, M.Pd.Ked selaku Direktur RSUD Soeratno Gemolong, saat Penjurian TOP Digital Awards 2023, secara daring Jumat, 27/10/2023.
Ia memaparkan latar belakang AISHA dikembangkan, sebagai solusi atas sejumlah kendala yang dihadapi RSUD Soeratno, antara lain pendapatan yang rendah, pelayanan yang kunjung rendah pasca COVID-19, keterbatasan SDM, banyak complaint atas layanan, dan akreditasi RS yang masih Bintang 2.
“Adanya sejumlah kendala tersebut, bahkan menimbulkan istilah di-Gemolong-kan yaitu RSUD Soeratno ini adalah rumah sakit “buangan” saking tertinggalnya dibandingkan rumah sakit lain di wilayah Sragen,” ungkap dr. Kinik.
“Prinsip yang kami pegang saat mengatasi kendala yang dihadapi yaitu berinovasi meski kecil tapi berdampak besar, memanfaatkan teknologi, dan meningkatkan kinerja tanpa menambah pekerja dan mengurangi pekerjaan,” ujarnya.
Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, memanfaatkan kompetensi di bidang kecerdasan buatan dan SDM yang kompeten, maka dibangunlah solusi AISHA.
AISHA merupakan aplikasi terintegrasi berbasis kecerdasan buatan untuk mengatasi berbagai problem yang dihadapi Rumah Sakit. “Kami memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengelola pelayanan dan bisnis RS serta membantu pengambilan keputusan terintegrasi,” jelas dr. Kinik kepada dewan juri.
Ia pun memaparkan sejumlah manfaat yang diperoleh RSUD Soeratno dari AISHA, antara lain:
- Deep Learning CCTV untuk Deteksi Asap, Anak-anak dan Pasien Disabilitas
- Pemanfaatan AI dalam laporan keuangan yang dapat memberikan EWS (Early Warning System)
- Pemanfaatan Chat Bot Edukasi untuk pembelajaran dan Akreditasi Rumah Sakit
- Pemanfaatan IoT (Internet of Things) untuk memonitor keadaan Rumah Sakit
- Dapat diakses 24 Jam Non Stop setiap hari
Menurut dr. Kinik, sejak menggunakan AISHA pada tahun 2021 hingga saat ini, operasional dan layanan RSUD Soeratno memperlihatkan hasil yang positif.
“Sejak tahun 2021 hingga 2023, aspek pendapatan, kepuasan atas layanan, efisiensi, jumlah pelayanan, mutu, dan IT terus meningkat,” tuturnya.
“Pendapatan dari Rp750 juta di tahun 2021, tahun 2022 meraih Rp2 miliar, dan tahun 2023 ditargetkan hingga Rp3 miliar. Akreditasi kini Bintang 5,” imbuhnya.
Yang lebih membanggakan lagi, lanjut dr. Kinik, keberhasilan RSUD Soeratno mengubah statusnya dari rumah sakit “buangan” menjadi rumah sakit idaman mendapat apresiasi dan pengakuan dari sejumlah pihak.
“AISHA sudah direplikasi dan diaplikasikan di sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta. Juga mendapatkan sejumlah penghargaan di tingkat daerah dan nasional,” tutupnya.
TOP Digital Awards merupakan kegiatan pembelajaran bersama sekaligus pemberian penghargaan tahunan tingkat nasional dengan peserta berasal dari korporasi/kementerian/lembaga/instansi, terkait pemanfaatan teknologi-informatika dan solusi digital untuk meningkatkan kinerja, daya saing, layanan kepada pelanggan dan masyarakat.
Ajang ini diselenggarakan Majalah It Works, sejak tahun 2016, bekerja sama dengan sejumlah asosiasi dan lembaga konsultan TI dan Telco terkemuka di Tanah Air.
Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2023 adalah “IT Governance and Cyber Security in Innovation of Business and Services”.
Bertindak selaku Dewan Juri Dewan Juri TOP Digital Awards 2023, Jumat, 27/10/2023: Dwinda Ruslan, Kusuma Prabandari, Melani K. Harriman, Subandi, dan Nurul Y Setyabudi.
Turut hadir dari RSUD Soeratno Gemolong pada sesi Presentasi Penjurian TOP Digital Awards 2023: Tri Darsono, S.Sos, M.M selaku Kepala Bagian Sekretariat, dr. Mayasari Ayu Hendrawati, M.M selaku Kepala Bidang Pelayanan, Imas Wulandari, S.Kom, M.Eng selaku Kepala Bidang Pengembangan dan Informasi, Bekti Nugroho, S.Kom, M.Eng selaku Kepala Seksi Informasi dan Promosi, dan Nunung Agus Dwi Haryanto, SE, M.Si selaku Kepala Sub Bagian Keuangan.














