Ajang CES 2024 yang baru saja berlalu, menyisakan berbagai informasi menarik. Salah satunya datang dari Samsung, di ajang ini perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini mengumumkan visi ‘AI for All’. Ada beberapa yang diumumkan Samsung, termasuk kemitraannya dengan Hyundai Motor Group. Di ajang CES 2024 ini kedua perusahaan dari negara yang sama itu telah telah menandatangani memorandum of understanding (MOU).
Berdasarkan perjanjian tersebut, pengguna akan memiliki akses ke layanan Home-to-Car dan Car-to-Home, berkat konektivitas SmartThings. Haeyoung Kwon, Head of Infotainment Development Center and SDV Execution Sub-Division di Hyundai Motor Group, memberikan pernyataan mengenai kemitraan tersebut.
“Dengan menggunakan kendaraan yang software-defined dari Hyundai Motor Group, SmartThings sekarang akan bekerja dengan kendaraan Hyundai, Kia, dan Genesis melalui aplikasi,” kata Kwon. “Kami semua di Hyundai Motor Group menghargai kemitraan kami dengan Samsung, dan kami sangat senang dengan fitur-fitur baru yang kami hadirkan ke kendaraan Anda melalui konektivitas yang lebih cerdas.”
Melalui SmartThings, pengguna akan dapat menggunakan perintah suara untuk menjalankan fungsi-fungsi di mobil mereka dari jarak jauh, seperti memanaskan mobil terlebih dahulu atau membuka dan menutup jendela. Konektivitas SmartThings juga berlaku sebaliknya, di mana pengguna dapat mengontrol fungsi rumah dari kendaraan mereka. Pengguna dapat membuka dan menutup pintu garasi secara otomatis berdasarkan lokasi mobil, serta mengatur suhu rumah. Semua tindakan ini dapat dilakukan melalui perintah suara.
Selain itu, Samsung juga memperdalam kemitraan yang sudah terjalin lama dengan HARMAN untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam berkendara. Michelle Gattuso, Vice President of Product Management di HARMAN, membahas bagaimana kedua perusahaan ini menciptakan teknologi baru untuk meningkatkan pengalaman berkendara.
“Kepemimpinan Samsung dalam teknologi konsumen – bersama dengan keahlian otomotif HARMAN – telah membuka pintu bagi pengalaman yang mengubah permainan seperti HARMAN Ready Care, Ready Vision, dan Ready Display,” kata Gattuso. “Namun kini, pekerjaan yang kami lakukan dengan Samsung semakin terintegrasi. Samsung dan HARMAN bekerja sama untuk menghadirkan pengalaman yang lebih berdampak pada seluruh ekosistem di dalam kabin.”
Ready Care dari HARMAN, yang berfokus pada keselamatan pengemudi, mengimplementasikan teknik deep learning neural networking untuk memantau pergerakan dan kewaspadaan kognitif pengemudi, serta dapat memberikan pengingat dan peringatan yang dipersonalisasi. Selain itu, Ready Care kini dapat mengidentifikasi apakah penumpang adalah orang dewasa atau anak-anak, dan menyesuaikan pengaturan penggunaan kantung udara yang sesuai.
Selain itu, Ready Vision menghadirkan tampilan intuitif langsung ke kaca depan mobil – berkat augmented reality – di garis pandang pengemudi, tepat saat mereka membutuhkannya. Misalnya, pengemudi memiliki akses ke peta yang diperbarui sesuai dengan rute secara real time, serta rekomendasi rute tercepat atau tempat berhenti untuk minum kopi.
Produk HARMAN lainnya, Ready Upgrade, memungkinkan produsen mobil untuk sering memperbarui hardware dan software kendaraan mereka. Hal ini membuat kendaraan tetap relevan, modern, dan efisien untuk waktu yang lebih lama.














