ItWorks- Pakar bidang Teknologi Informasi (TI) yang pernah duduk sebagai Board Members of INTUG (International Telecommunications Users Group) mewakili Asia -Pasific, Dr. H.M Jumadi, ST, resmi tercatat sebagai Bakal Calon Walikota Kota Tegal pertama untuk Pilkada serentak 2024 yang mengembalikan formular pendaftaran bakal calon walikota Tegal yang dilakukan melalui PDI Perjuangan- Kota Tegal, Jawa Tengah.
Setelah Pilpres, konstelasi politik di tahun 2024 untuk PILKADA serentak di seluruh Indonesia sudah mulai memasuki babak baru di tingkat daerah. Semua partai yang memiliki atau memenuhi persyaratan untuk membuka pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota pun, sudah mulai aksi untuk melakukan proses penjaringan dan penyaringan kandidat bakal calon kepala daerah di wilayahnya. Salah satunya Kota Tegal – Jawa Tengah.
Sesuai tahapan yang telah ditetapkan, DR Muhammad Jumadi (MJ) ST., yang juga Mantan Wakil Wali Kota Tegal periode 2019-2024, akhirnya resmi menyerahkan berkas formulir pendaftaran Bakal Calon Walikota Tegal periode 2024 -2029 melalui PDI Perjuangan. Didampingi istrinya, dan diantarkan para pendukung dari beragam kalangan, para ulama, Habaib, tokoh masyarakat, ketua-ketua ormas dan relawan, bahkan rekan dan kolega Jakarta, ia resmi mendaftarkan diri menuju Walikota Tegal melalui PDIP Perjuangan.
“Syukur Alhamdulillah dan terima kasih atas dukungan semuanya, dari para tokoh masyarakat, pemuka agama, ulama, Habaib, dan juga ketua-ketua ormas dan relawan yang hadir untuk memberikan suport dan dukungannya ini. Hari ini, Kamis tanggal 9 Mei 2024, saya akan mengembalikan formular yang sudah saya isi dan dilengkapai syarat-syarat maupun administrasi untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Walikota Tegal periode periode 2024/2029. Bagi saya ini adalah momentum yang tepat dan menjadi bagian dari komitmen saya untuk ikut memajukan kota Tegal dan seluruh masyarakat,” ungkap DR. H. M Jumadi di hadapan para pendukung dan awak media dari halaman kediaman rumahnya -Perumahan Citra Bahari Tegal (09/05/2024), sore.
Pengembalian dan pernyataan formulir secara resmi untuk penjaringan bakal calon walikota Tegal periode 2024/2029 melalui kantor DPC PDI Perjuangan Tegal, diterima langsung oleh ketua panitia pendaftaran serta para struktural partai. Setelah dinyatakan lengkap, Jumadi mengaku bersyukur bisa mendaftarkan diri menjadi bakal calon Wali Kota Tegal via PDI Perjuangan. Ia menyebut, setelah ini siap menunggu proses tahapan yang ada. “Saya kira nanti nunggu tahapan selanjutnya, mengikuti dari mekanisme partai,” ujarnya.
Pria kelahiran Tegal 9 Mei 1971 ini mengaku optimistis, apalagi sebelumnya, ia juga sudah berpengalaman duduk di pemerintahan sebagai Wakil Walikota Tegal dari Pilkada Serentak tahun 2018 yang menjabat hingga 2024. Saat ditanya oleh awak media dan para pendukungnya, H.M Jumadi menegaskan dirinya siap maju dan siap mengabdi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun kota Tegal.
”Momentum di Pilkada ini sangat pas buat saya untuk ikut berkontribusi bagaimana meningkatkan kesejahteraan, perekonomian, dan pemberdayaan pelaku usaha, membuka lapangan kerja untuk Masyarakat luas. Sebenarnya kota Tegal ini ini termasuk kota yang potensial dan seksi. Menarik untuk mengajak para investor berinvestasi dalam rangka pembangunan ekonomi kota Tegal yang lebih maju lagi. Ini juga sudah kerkali-kali saya utarakan dalam berbagai forum pertemuan dengan berbagai elemen Masyarakat. Dan alhamdulillah saya mendapat banyak dukungan. Itulah yang membuat saya makin optimistis. Tekad saya-JUMADI (Maju Maning Dadi-maju lagi jadi,” kelakarnya yang langsung disambut senyum tawa dari para pendukungnya.
Sedikit merunut ke belakang, Jumadi termasuk sedikit dari orang Tegal asli yang memiliki karier dan prestasi mentereng, bahkan hingga go international. Keahliannya di bidang IT pernah membawanya duduk sebagai Board Members (Anggota Dewan Direksi) of INTUG (International Telecommunications Users Group) mewakili Asia -Pasific yang berpusat di Kota Brussel, Belgia. Direktur INTUG yang mewakili Asia-Pasific yang berpusat di Kota Brussel, Belgia. INTUG adalah asosiasi internasional yang mewadahi para pengguna bisnis telekomunikasi dengan anggota yang sudah tersebar di lima benua.
Dia juga menjadi Sekjen Indonesia Telecommunications Users Group (IDTUG). IDTUG merupakan salah satu members dari INTUG (International Telecommunications Users Group) yang mempunyai visi untuk “Memperjuangkan Terpenuhinya Kepentingan & Hak Para Pengguna Jasa & Sarana Telekomunikasi Indonesia. Hal ini seperti tercantum dalm visi dan misinya: di antaranya mendapatkan layanan dengan harga terjangkau. Mendorong persaingan yang rill dan efektif. Mendorong dan menciptakan pilihan yang nyata bagi para pengguna, dan lainnya yang fokus pada pengguna.
Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Jumadi yang juga Sekjen Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) lahir dari keluarga wong cilik, yang sejak kecil hidup sederhana. Ia lahir di Desa Kalibakung, sebuah desa cukup terpelosok di Kabupaten Tegal dari seorang ayah yang hanya seorang PNS golongan I. Sebagai anak pertama, ia memiliki semangat besar untuk mengubah nasib dengan cara mengejar pendidikan setinggi tingginya. Tak ayal jika ia juga kerap meraih prestasi di setiap jenjang pendidikamn yang dilaluinya.
Terakahir ia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan (IPDN) ke-199 dengan predikat sangat memuaskan IPK 3,80. Gelar tersebut diraih setelah mengikuti sidang terbuka promosi Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Ampera Cilandak Jakarta, (29/5/2023). Dan Alhasil, kini dia telah memetik manisnya buah Pendidikan. Termasuk di antaranya dipercaya menjadi dosen pengajar di beberapa perguruan tinggi di Jakarta, Bandung, dan lainnya. (AC)















