ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Samsung Dorong Siswa dan Mahasiswa Kembangkan Solusi Berbasis IoT dan AI di Samsung Innovation Campus

Fauzi
26 July 2024 | 10:00
rubrik: Event
Samsung Dorong Siswa dan Mahasiswa Kembangkan Solusi Berbasis IoT dan AI di Samsung Innovation Campus
Share on FacebookShare on Twitter

Menyadari semakin pentingnya keterampilan AI dan sejalan dengan komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi mencetak talenta digital di Indonesia, Samsung melanjutkan program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 5 2023/2024 sebagai bekal para peserta dengan keterampilan Coding & Programming, IoT dan AI.

Sebanyak 126 tim (504 peserta) dari 1.000 peserta yang telah melalui babak seleksi akan melanjutkan ke babak ketiga program ini yaitu AI Product Development Bootcamp. Para peserta ini terdiri dari dua kategori yaitu kategori tingkat menengah atas (SMA, SMK, MA) dan kategori mahasiswa (D3, D4 & S1), dimana proses pembelajarannya akan berlangsung hingga 27 Juli 2024.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada babak ketiga ini, SIC memberikan program tambahan, yaitu Career Development Program mengenai edukasi keterampilan tambahan untuk persiapan kerja mengenai proses perekrutan, sesi wawancara, tes teknis, teknik presentasi dan lainnya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para peserta saat masuk ke dunia kerja. Selain itu, Samsung juga mengadakan Digital Portofolio sebagai inisiatif baru yang merupakan galeri virtual untuk menampilkan proyek-proyek dari para lulusan program SIC dan terbuka bagi pihak industri yang membutuhkan talenta digital.

Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia mengatakan inisiatif yang dilakukan Samsung dalam mengemas keseluruhan program SIC tahun ini didasari oleh tren teknologi, khususnya AI yang terus berkembang. Ke depannya, adopsi AI akan terus mengalami peningkatan, tidak hanya di tingkat industri, namun juga sampai ke tingkat kehidupan sehari-hari.

“Pemanfaatan AI dalam IoT product development, akan membantu para peserta untuk dapat menciptakan program/aplikasi/produk yang inovatif, dimana berbagai perangkat yang terhubung dengan internet dapat menganalisa data dan membuat keputusan-keputusan, serta bertindak berdasarkan data, tanpa campur tangan manusia. Melalui bootcamp ini, para peserta SIC akan mendapatkan pelatihan untuk mengembangan prototype dari proyek IoT mereka dengan berbasis AI terkini. Kami harapkan para peserta dapat meningkatkan keterampilan teknologinya dalam menghadirkan solusi cerdas yang dibutuhkan dalam memecahkan berbagai masalah sehari-hari di sekitar kita,” sambung Ennita.

BACA JUGA:  Lintasarta Raih Penghargaan Top CSR 2018 dari Top Business

Dalam stage ke-3 ini, para peserta diberikan pelatihan AI yang diamplifikasi langsung pada proyek-proyek IoT mereka dengan materi AI Amplification (Machine Learning dan Deep Learning) dengan total waktu pembelajaran 140 jam. Proses pembelajaran berlangsung secara blended-learning, yakni gabungan tatap muka secara online setiap Sabtu selama empat jam dan self-learning melalui fasilitas LMS (Learning Management System).

Sementara pembelajaran self-learning dapat dilakukan oleh semua peserta pada waktu yang mereka tentukan sendiri dengan rekaman pembelajaran tatap muka yang dapat mereka pelajari kapanpun mereka mau. Diharapkan pembelajaran dengan sistem blended-learning ini akan memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif dan fleksibel.

Melalui AI Product Development Bootcamp, para peserta SIC dilatih untuk terlibat langsung merakit prototype ciptaannya berdasarkan kurikulum Hands-on Prototype Samsung, yang juga dibekali dengan hardware berupa IoT kit lengkap yang terdiri dari micro controller ESP32, breadboard, sensor udara, tactile switches, resistor, dan yang tidak kalah pentingnya yaitu seamlessly integrating AI models with IoT devices. Metode pelatihan hands-on prototype Samsung ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknologi dengan cepat yang dapat membantu lulusan SIC pada dunia kerja.

Pada stage 3 ini, selain pelatihan perakitan prototype ciptaannya, para peserta juga dilatih untuk melakukan pengujian atas prototype ciptaannya dengan melibatkan masyarakat melalui product sample yang dicoba langsung oleh beberapa masyarakat yang ikut terlibat sejak awal dilakukan wawancara proyek. Pada akhirnya, semua komponen ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran dan eksperimen dalam bidang IoT dan membantu siswa dalam mengembangkan prototype berbasis AI, yang memungkinkan para peserta untuk mengeksplorasi dan mengimplementasikan solusi inovatif dalam bidang IoT. Tentunya, hal ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan kreativitas peserta dalam memecahkan masalah di dunia nyata.

BACA JUGA:  Cisco Kenalkan Access Point Wi-Fi 7, Konektivitas Cerdas-Aman dan Terjamin

Para peserta Samsung Innovation Campus ini juga dibimbing oleh para mentor berpengalaman yang merupakan ahlinya dari lintas sektor industri.

Joshua Phartogi, Lead Mentor of Samsung Innovation Campus Batch 5 mengatakan, “Para mentor di SIC memiliki segudang pengalaman, salah satunya adalah saya yang sudah enam tahun malang melintang dalam bidang teknologi IoT dan AI. Ilmu dan sertifikasi tidaklah cukup, tambahan pengalaman juga merupakan faktor penting dalam keberhasilan. Salah satu contoh dari inovasi yang saya ciptakan adalah “Automated Docking for Service Robots” yang memanfaatkan kamera dan AI via QR Code / Marker untuk memperkirakan lokasi charging station terhadap posisi real-time dan actual robot agar dapat masuk ke stasiun pengisian daya secara otomatis ketika baterainya hampir habis.”

Joshua percaya bahwa peran mentor dapat membantu para peserta SIC, mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang muncul. Tujuannya adalah meningkatkan kepercayaan diri para peserta dan membimbing langkah-langkah implementasi pengetahuan serta keterampilan yang telah dipelajari. Bersama, menciptakan sesuatu yang tidak hanya inovatif, tetapi juga dapat memberikan dampak positif yang besar.

Pada babak ketiga ini, para peserta diwajibkan untuk mengumpulkan tugas-tugas yang diberikan untuk penilaian akhir. Kemudian para mentor akan memilih 80 tim terbaik (40 tim dari masing-masing kategori) untuk melaju ke babak semi-final. Proses seleksi semi-final ini akan dilakukan pada tanggal 29 – 31 Juli, 2024 dan pengumuman tim/peserta yang masuk ke babak semi-final akan diumumkan pada tanggal 1 Agustus 2024.

Proses penjurian dilanjutkan dengan pemilihan 20 tim (10 tim dari masing-masing kategori) yang akan masuk ke babak final. Untuk penjurian babak final ini, akan dilakukan oleh Samsung, Kemendikbud, Kemenag dan mitra industri dari Samsung untuk memilih juara pertama, kedua, dan ketiga serta pemenang kategori People Choice Award untuk masing-masing kategori peserta SMA setara dan universitas.

BACA JUGA:  OPPO Kenalkan Teknologi Pencitraan Inovatif untuk Smartphone Masa Depan
Tags: AIIoTSamsungSamsung Innovation Campus
Previous Post

Kiat Siapkan Dana Pendidikan Sejak Dini

Next Post

Terus Ditekan, Akses Situs Judi Online Turun 50 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

TOP Digital Awards 2026: Perluas Bisnis, MTM Andalkan Inovasi, AI, dan Cybersecurity

Fauzi
7 November 2026 | 16:33

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

TOP Digital Awards 2026: Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi, MTF Pangkas Proses Input Kredit Jadi 18 Menit

Busthomi
6 November 2026 | 15:56

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan  AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

TOP Digital Awards 2026: Bethsaida Healthcare Andalkan AI, Pangkas Waktu Tunggu Pasien Hingga 50%

Ahmad Churi
6 November 2026 | 15:50

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

TOP Digital Awards 2026: Dari Pengajuan hingga Bayar Angsuran, FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Lewat FIFGO

Mi’roji
6 November 2026 | 13:59

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Dorong BPR Penataran Blitar Bangkit Dari Kondisi Sulit

Ahmad Churi
6 November 2026 | 11:38

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: PA Jember Dorong Layanan Perkara Lebih Cepat, Mudah, dan Transparan Lewat Aplikasi INDRA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berkat ALMIRA, CIMB Niaga Berhasil Bangun dan Terapkan Infrastruktur Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Melindungi Mata Uang Kripto ala Kaspersky

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sony Buka Rental PS Gratis Pertama di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto