ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Cloudera Perkuat Manajemen Metadata dengan Dua Peningkatan Penting

Fauzi
8 August 2024 | 12:00
rubrik: Business Solution
Cloudera Ungkap Open Data Lakehouse Fase Selanjutnya, Siap Buka Potensi Enterprise AI
Share on FacebookShare on Twitter

Cloudera, platform true hybrid, analitik dan AI, hari ini mengumumkan dua peningkatan yang penting pada solusi manajemen metadata. Pembaruan ini akan meningkatkan open interoperability di open data lakehouse dan memenuhi peningkatan permintaan akan keamanan dan tata kelola di seluruh siklus pengolahan data.

Saat perusahaan berinvestasi lebih besar di aplikasi AI generatif, manajemen metadata yang kuat dan bisa beradaptasi menjadi sangat penting untuk mendapatkan data yang berkualitas dan sesuai dengan regulasi yang ada. Namun, untuk berhasil dan meraih lebih banyak outcome yang terukur, perusahaan membutuhkan platform terpadu dan aman yang bisa mendorong daya transformatif manajemen metadata.

Sebagai vendor platform pilihan untuk data, analitik dan AI dalam skala besar untuk perusahaan di semua industri utama, Cloudera menyediakan open data lakehouse yang menyeluruh dengan standar terbuka, yang bisa diintegrasikan dan beroperasi di ekosistem apa saja.
Pembaruan terkini yang mendukung komitmen untuk memodernisasi arsitektur data meliputi:

  • Integrasi Katalog REST Iceberg terbaru dari Cloudera kini memberikan akses tanpa hambatan ke tabel Apache Iceberg menggunakan mesin pihak ketiga, sehingga pengguna dapat memanfaatkan berbagai tools sekaligus memastikan keamanan dan tata kelola yang terpadu. Ia akan memudahkan akses data dan menjaga data dan lineage-nya di seluruh platform diakses secara sah, mengurangi biaya dan risiko pelanggaran data dengan meminimalkan jumlah lapisan keamanan yang terpisah-pisah.
  • Shared Data Experience (SDX) Cloudera kini sedang dalam fase pratinjau teknis sebagai pengalaman berbasis cloud dan container yang menyediakan keamanan data, tata kelola, dan manajemen metadata yang menyeluruh dan terpadu, kini ditingkatkan untuk memberikan elastisitas, skala, dan performa yang lebih baik. SDX akan menyediakan akses data secara mandiri di semua tools, membantu meminimalkan risiko kebocoran dengan mengkonsolidasikan fungsi-fungsi keamanan, dan mendukung manajemen berbasis single-pane-of-glass di seluruh cloud dan data on-premise.
BACA JUGA:  Intel Luncurkan Arsitektur Panther Lake, Platform AI PC Pertama Berbasis Teknologi 18A

Selain untuk menjaga data dengan keamanan dan lineage di seluruh siklus hidup data pembaruan Cloudera memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan performa, skalabilitas, dan resiliensi sekaligus mengurangi total biaya kepemilikan (total cost of ownership/TCO) dengan mengoptimalkan manajemen metadata. Pengembangan ini juga memudahkan perusahaan berbagi metadata tanpa menciptakan salinan, sehingga perusahaan bisa berinovasi dengan tools pihak ketiga tanpa mengalami vendor lock-in.

“Tidak ada perlindungan yang lebih besar ketimbang perlindungan terhadap data perusahaan Anda. Mempertimbangkan hal ini, perusahaan menginginkan cara yang terpadu untuk mengakses dan mengelola setiap aset data – yang terstruktur dan tidak terstruktur, di setiap lokasi – on prem dan multi cloud, dan di setiap velositas – batch atau streaming. Pemimpin data menginginkan tinjauan data yang konsisten dengan memanfaatkan format tabel terbuka dan menerapkan rangkaian kebijakan yang konsisten, terlepas dari tempat konten tersebut berada,” kata analis industri, Sanjeev Mohan. “Hal ini bisa dilakukan melalui katalog data yang telah ditingkatkan yang menyertakan format-format seperti Iceberg REST API dan memungkinkan pengendalian akses yang mendetail.”

“Data terpadu dan interoperabilitas telah dan akan terus menjadi sentral dari arsitektur open data lakehouse Cloudera di seluruh hybrid cloud,” kata Dipto Chakravarty, Chief Product Officer, Cloudera. “Platform kami menyediakan skalabilitas tak tertandingi, performa, resiliensi, dan penghematan biaya untuk mengelola metadata yang berkembang, tanpa mengalami vendor lock-in atau data silos. Dengan berpegang pada standar terbuka, kami memastikan integrasi dan interoperabilitas yang mulus di setiap ekosistem, sehingga perusahaan bisa memanfaatkan investasi AI mereka secara maksimal.”

“Saat implementasi AI generatif semakin meluas dan keamanan data menjadi sorotan di Indonesia, pelanggan membutuhkan platform yang memberikan mereka tata kelola terpadu di seluruh siklus hidup data dan mengurangi area permukaan risiko pelanggaran data,” kata Fajar Muharandy, Principal Solution Engineer, Cloudera. “Inovasi-inovasi yang penting ini akan menjawab semua kebutuhan mereka. Dan berkat prinsip open data lakehouse Cloudera dan platform terbuka dengan standar terbuka, peningkatan ini akan lebih mudah diintegrasikan ke platform apa pun yang digunakan pelanggan, sekaligus secara signifikan mengurangi total biaya kepemilikan mereka.”

BACA JUGA:  Pecahkan Rekor MURI, realme C75 Jadi Smartphone dengan Ketahanan Terlama di Dalam Air

Cloudera mendemonstrasikan pembaruan ini selama acara Cloudera, EVOLVE24 Singapore – salah satu konferensi Data dan AI terbesar di industri – yang berlangsung pada 6-7 Agustus 2024 di Sands Expo & Convention Center. Peserta bisa berdiskusi langsung dengan para ahli mengenai komitmen Cloudera untuk menjadi satu-satunya true hybrid open data lakehouse yang membawa analitik dan AI ke data bisnis.

Tags: AICloud ComputingClouderaMetadata
Previous Post

Rilis di Indonesia, realme Buds T01 Dijual Rp200 Ribuan

Next Post

Gandeng MetraMediaHub, Garuda Indonesia Hadirkan Layanan Wireless In-Flight Entertainment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NVIDIA RTX AI PC Day Back to School Campaign Sambangi UPH Lippo Karawaci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Cisco: Lebih dari 50% Serangan Siber di Indonesia Manfaatkan Teknologi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto