ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Perusahaan Fortune Southeast Asia 500 Belum Lindungan Email Dengan Baik

Ahmad Churi
3 October 2024 | 16:29
rubrik: Research
Perusahaan Fortune Southeast Asia 500 Belum Lindungan Email Dengan Baik

Young businesswoman looking at smartphone while riding on subway

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Proofpoint, perusahaan keamanan siber, mengungkapkan melalui data temuannya bahwa 87% perusahaan di daftar Fortune Southeast Asia 500 belum melakukan perlindungan email mereka dengan baik, membuat pelanggan rentan terhadap penipuan. Hanya 10% perusahaan di Indonesia yang menggunakan protokol keamanan email DMARC.

DMARC atau kepanjangan dari Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance adalah salah satu metode autentikasi pada email yang dirancang untuk melindungi email domain dari alamat email yang tidak sah atau yang biasa kita sebut sebagai email spoofing.Spoofing adalah jenis serangan email dengan cara memalsukan header email, agar seolah-olah alamat email dikirim dari sebuah email yang valid atau sah. Email spoofing umumnya digunakan untuk aktivitas spamming atau phishing.

Berdasarkan hasil temuan dari riset ini, dari seluruh negara di Asia Tenggara, perusahaan di Singapura adalah perusahaan yang paling banyak menggunakan autentikasi email, dimana satu dari empat perusahaan telah melindungi email perusahaan mereka. Sementara Vietnam dan Indonesia, termasuk yang terendah dari seluruh negara di Asia Tenggara, dimana hanya satu dari sepuluh perusahaan aktif melindungi karyawan mereka dari penipuan menggunakan email.

Analisis ini dilakukan di bulan Agustus 2024 dengan menggunakan data dari Fortune Southeast Asia 500. Riset Proofpoint terbaru ini mengungkapkan bahwa sebagian besar perusahaan terkemuka di Indonesia membiarkan pelanggan, karyawan, dan stakeholder mereka terkena penipuan email dan serangan berbasis email. Hanya 10% dari perusahaan Indonesia yang tergabung dalam Fortune Southeast Asia 500 sudah mengimplementasikan tingkat autentikasi email yang direkomendasikan, yang dapat mencegah penjahat cyber memalsukan identitas organisasi sehingga mengurangi risiko penipuan email.

Temuan-temuan ini didasarkan pada analisa terhadap daftar perusahaan Fortune 500 dan penerapan kebijakan mereka di Asia Tenggara terhadap Domain-based Message Authentication, Reporting and Conformance (DMARC), sebuah protokol validasi email yang secara luas digunakan.

BACA JUGA:  InI Merek Smartphone Pilihan Para Gamers

DMARC melindungi nama domain agar tidak disalahgunakan oleh penjahat cyber, dengan mengautentikasi identitas pengirim sebelum mengizinkan email. Sistem autentikasi ini mendeteksi dan mencegah spoofing domain – teknik phishing email yang digunakan untuk business email compromise (BEC), dan serangan berbasis email lainnya. DMARC memiliki tiga tingkat perlindungan yaitu memonitor, mengarantina, dan menolak – dengan menolak adalah cara yang paling aman untuk mencegah email mencurigakan masuk ke kotak email pengguna.

“Email masih terus menjadi vektor nomor satu bagi penjahat cyber. Saat kita mendekati musim belanja dan perencanaan liburan akhir tahun, perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia Tenggara membiarkan pelanggan mereka rentan terhadap penipuan email dan serangan berbasis email.” ujar Philip Sow, Head of System Engineering, Asia Tenggara dan Korea Selatan di Proofpoint dalam rilis pers (03/10/2024), di Jakarta.

Ditambahkan, kurangnya perlindungan terhadap phishing di Asia Tenggara sangat mengkhawatirkan dan telah tertinggal jauh dibandingkan dengan kawasan lain. Sangat penting bagi merek-merek terkemuka untuk menerapkan protokol autentikasi email yang paling ketat dan telah luas digunakan seperti DMARC untuk melindungi diri dari peniruan identitas domain dan memastikan email spoofing tidak mencapai target mereka.

Riset Proofpoint menunjukkan bahwa hampir satu dari tiga (29%) perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 sama sekali belum menerapkan DMARC dalam bentuk apa pun. Organisasi tanpa autentikasi DMARC dapat menyebabkan email yang mereka kirimkan akan diarahkan ke folder spam pelanggan atau bahkan ditolak oleh sistem.

Berikut beberapa temuan utama analisis DMARC Proofpoint terhadap perusahaan-perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500:

• 90% perusahaan saat ini tidak menerapkan tingkat penerapan DMARC paling ketat yang direkomendasikan. Singapura (85%) dan Malaysia (83%) menunjukkan tingkat penerapan yang relatif lebih baik secara keseluruhan dengan tingkat autentikasi email tertentu.

BACA JUGA:  Kaspersky Automated Security Awareness Platform Umumkan Tiga Topik Keamanan Siber Baru

• 29% perusahaan tidak memiliki data DMARC sama sekali dan rentan terhadap penipuan email dan serangan spoofing domain. Thailand (45%) dan Vietnam (37%) tertinggal dibandingkan negara-negara lain di kawasan yang tidak memiliki rekor DMARC sama sekali.

• 71% Perusahaan memiliki beberapa bentuk adopsi DMARC, meskipun hanya 10% yang memiliki kebijakan DMARC “Reject”, yaitu tingkat rekomendasi paling ketat yang memblokir email yang tidak memenuhi syarat agar tidak sampai ke penerima.
o Singapura (28%) memiliki tingkat adopsi tertinggi untuk tingkat autentikasi email yang paling ketat, diikuti oleh Malaysia (11%), Filipina (11%), Thailand (10%) dan Indonesia (10%).
o Hanya 4% perusahaan di Vietnam yang menerapkan tingkat rekomendasi autentikasi email yang paling ketat.

• Dari organisasi yang mempunyai kebijakan DMARC, 75% memilih untuk menerapkan DMARC sendiri tanpa bantuan ahli. Kurangnya kesesuaian dalam implementasi DMRAC secara benar dapat meningkatkan resiko dari:
o Memblokir email yang tidak beresiko, mengingat tidak ada visibilitas otentikasi ke semua email yang masuk dan dikirim dari organisasi mereka.
o Ketidakmampuan untuk menyimpan, mengelola sejumlah besar data DMARC yang dihasilkan, dan meninjau hal-hal yang dapat ditindaklanjuti dan dihasilkan dari laporan ini.

Beberapa praktik terbaik yang direkomendasikan Proofpoint:

• Periksa validitas semua komunikasi email dan waspadai potensi email penipuan yang meniru identitas kolega, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan.
• Berhati-hatilah terhadap segala upaya komunikasi yang meminta kredensial atau mengancam untuk menangguhkan layanan atau akun jika link tidak diklik.
• Ikuti praktik terbaik terkait keamanan kata sandi, termasuk menggunakan kata sandi yang kuat, sering mengubahnya, dan jangan pernah menggunakannya kembali di beberapa akun. (AC)

Tags: Keamanan Siber
Previous Post

Huawei Watch GT 5 Series Meluncur di Indonesia

Next Post

Kemenkominfo dan 6 Platform Digital Kolaborasi Ciptakan Pilkada Damai 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dan UNSRI Perkuat Riset Keamanan Siber dan Blockchain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi AI Bikin Hasil Cucian Sempurna, AQUA Elektronik Hadirkan Mesin Cuci Pintar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tencent Cloud Perluas Rangkaian Solusi Agen AI Internasionalnya ke Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal IPOT, Aplikasi Super untuk Investasi dari Indo Premier

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

Ahmad Churi
17 July 2026 | 14:17

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi prioritas transformasi digital di berbagai organisasi. Namun, di tengah antusiasme tersebut, banyak perusahaan masih berfokus...

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

CEO Rimini Street, Seth Ravin, Paparkan Prospek Agentic AI ERP

Ahmad Churi
14 July 2026 | 23:20

ItWorks.id- Teknologi Agentic AI ERP diproyeksikan menjadi generasi baru sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mendorong percepatan transformasi digital...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto