ItWorks- Denpasar, sebagai ibukota Provinsi Bali yang juga telah menjadi kota go global karena wisatanya, kini juga terus berbenah meningkatkan daya saing melalui transformasi digital. Sesuai tren dan tuntutan global, digitalisasi terus dikejar akselerasinya, baik kapasitas jaringan internet, sistem aplikasi layanan, cyber security dan lainnnya untuk memudahkan berbagai layana dan meningkatkan kenyamanan warga, termasuk para wisatawan yang berkunjung di Pulau Dewata ini.
Pemkot Denpasar melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Diskominfotik) berkomitmen untuk terus meningkatkan akselerasi transformasi digital, baik dalam kerangka implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), maupun konsep Smart City (kota cerdas). Terutama untuk meningakatkan pelayanan public yang transparans, cepat dan terpercaya berbasis elektronik. Termasuk untuk mendukung industri wisata yang menjadi salah satu andalan kota ini, serta jasa terkait lainnya.
“Sesuai roadmap yang telah kita tetapkan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mengejar percepatan transformasi digital, untuk berbagaio layanana public. Di antaranya dengan melakukan penguatan sistem aplikasi terintegrasi yang berfokus pada kepentingan pengguna atau masyarakat (user centric). Kita juga mengupayakan adanya penyederhanaan proses bisnis serta melakukan konsolidasi dan integrasi sistem aplikasi, baik SPBE maupun smart city. Dalam hal ini, kita sudah implementasi aplikasi Denpasar Prama Sewaka (DPS) tahun 2022 dan relauncing dengan berbagai inovasi baru pada tahun 2023 lalu, sebagai aplikasi layanan publik terintegrasi- dan menjadi Portal Layanan Utama Pemerintah Kota Denpasar. Dan salah satu fitur unggulannya yakni untuk pengaduan masyarakat dan Satu Data Terpadu,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar, Dr. Ida Bagus Alit Adhi Merta, S.STP., M.Si. dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian TOP Digital Awards 2024, pada (16/10/2024) secara daring melalui aplikasi zoom meeting yang dihelat oleh Majalah ItWorks.
Aplikasi DPS merupakan terobosan Pemerintah Kota Denpasar untuk mengintegrasikan seluruh layanan dan informasi di Kota Denpasar, seperti informasi Pariwisata, informasi Kegawatdaruratan serta Layanan Publik Praktis yang dikemas dalam Satu Genggaman. Saat kni, aplikasi DPS dapat diinstal melalui Playstore di smartphone masing masing warga, sejauh terkoneksi dengan internet. Dalam aplikasi ini juga terdapat informasi untuk membantu wisatawan menemukan destinasi terbaik di Kota Denpasar. Seperti Desa Wisata, Wisata Alam, Wisata Buatan, Wisata Kuliner, Wisata Religi dan Wisata Sejarah.
Selain itu, pada aplikasi DPS juga tersedia layanan nomor kegawatdarutan, serta pelayanan Rakyat Online Denpasar, Pro Denpasar yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan informasi lebih cepat dan efisien. Layanan yang dimaksud adalah Layanan Pengaduan, Dukcapil, Lowongan Pekerjaan, Perijinan, Satu Data, Harga Pasar dan juga Tagihan PDAM. Inovasi-inovasi ini juga untuk perkuat eksistensi Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali dalam melaksanakan roda pembangunan dan pemerintahan bergerak dalam Visi “Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju”.
Tak henti terus berinovasi untuk meningkatkan kinerja layanan masyarakat melalui transformasi digital, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar, tahun ini kembali masuk nominasi sebagai salah satu finalis mengikuti seleksi wawancara untuk “Penghargaan TOP Digital Awards 2024”. Presentasi dan wawancara penjurian, disampaikan langsung oleh Kadiskominfotik Ida Bagus Alit Adhi Merta, S.STP., M.Si didampingi tim melalui aplikasi zoom meeting yang dihelat oleh Majalah ItWorks.
Sedangkan tim juri penilai di antaranya terdiri Dwinda Ruslan (Senior Business Consultant Yayasan Pakem), Nelson İdris ( Praktisi ICT- Forti BUMN), Subandi (Universitas Budi Luhur / Praktisi Consulting), Febrizal Efendi (Aspiluki) , Nurul Y Setyabudi (Indonesia Telecommunication User Group (IDTUG), yang dimoderatori oleh Ahamad Chury (MSI Grpup).
Dalam paparannya dijelaskan bahwa digitalisasi Pemkot Denpasar mengacu pada dua kerangka besar, yakni dalam bingkai implementasi SPBE dan konsep smart city. Untuk digitalisasi instansi terkait (SPBE), saat ini terdapat Denpasar Integrated Virtual Office System (DIVOS) atau portal internal ASN). DIVOS dikembangkan sebagai ruang kerja di dunia maya (virtual), yang tidak memiliki ruang kerja fisik, sehingga para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar dapat bekerja dari manapun dengan menggunakan teknologi seperti PC, laptop, ponsel, dan akses internet.
Pada portal internal Divos ini terdapat 12 aplikasi, seperti e-Surat, Pusat Data, SI Dokumen (Sidok), Monev Karma Simanis, Pengaduan online Prodenpasar, Portal Bank Sampah Sidarling, Simpeg, Layanan-e-KIR, Portal Desa Kelurahan e-Sewaka Dharma, Peta Rawan Bencana dan COVID-19 (Safe City), Lowongan Kerja.
Saat ini PNS aktif terhubung dengan aplikasi SIMPEG teknologi Single Sign On (SSO) mencapai 5272. PNS Aktif terhubung dengan aplikasi SIMPEG teknologi Single Sign On (SSO).
Ditegaskan juga bahwa transformasi digital sebagai salah satu pilar dalam upaya meningkatkan performa dan kinerja layanan public, juga diperkuat dari aspek penguatan SDM, data center, infrastruktur, dan sistem cyber security-nya. Bahkan juga menekankan pentingnya tata kelola data guna memastikan pengelolaan data yang aman, etis, dan efisien, yang akan menumbuhkan kepercayaan dan integritas dalam perlindungan data pribadi dalam ekosistem layanan kepemerintahan ini. Berbagai inopbvasu ini juga selaras dengan tekap Pemkot Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali dalam melaksanakan roda pembangunan dan pemerintahan bergerak dengan Visi “Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju”.
Inovasi Denpasar Smart City juga untuk menjadikan Denpasar yang cerdas dalam pengembangan dan pengelolaan berbagai sumber daya. Sehingga dapat berkembang optimal dan memeberi manfaat luas bagi warga dengan pemfaatan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk untuk memaksimalkan pelayanan publik serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Inovasi smart city kembangkan di Kota Denpasar terkait keenam dimensi smart city, yang mana semuanya bermuara pada upaya mewujudkan pemerintahan yang responsif, transparan, informatif, memberikan kemudahan dan juga kenyamanan, serta mencapai kemanfaatan masyarakat atau public value yang tercermin dari kepuasan masyarakat Kota Denpasar.
Keenam Dpilar smart city di Kota Denpasar yakni pertama smart governance, dimana tahun 2023 indeks SPBE Kota Denpasar meningkat menjadi 3.80, sekaligus mencatatkan Kota Denpasar menjadi 10 besar nasional indeks SPBE Terbaik Kategori Pemerintah Kota. Selanjutnya untuk smart economy diimplementasikan dalam pembangunan smart heritage market Pasar Badung yang merupakan pasar rakyat cerdas. Untuk smart branding turut dilaksanakan berbagai festival yang melibatkan seluruh masyarakat dan stakeholder di Kota Denpasar. Diantaranya DTIK Festival, D’Youth Fest, Denpasar Festival (Denfest).
Sedangkan untuk smart society diimplementasikan dengan meluncurkan aplikasi Denpasar Prama Sewaka (DPS) yang merupakan sebuah super app yang menyatukan seluruh aplikasi mobile yang sudah dimiliki oleh Pemerintah Kota Denpasar. Adapun untuk smart living diimplementasikan dengan menjamin kelayakan taraf hidup masyarakat, untuk mewujudkan harmonisasi lingkungan, penjaminan fasilitas dan pelayanan kesehatan, pembangunan transportasi dan logistik, serta kenyamanan dan keamanan daerah kota. Hal ini terbukti dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kota Denpasar yang mencapai angka 84,68. dan yang terakhir yakni smart environment diimplementasikan dengan mewujudkan tata kelola lingkungan yang baik, bertanggung-jawab, dan berkelanjutan.
Berbagai program dan kegiatan pada Tahun 2024 telah dirancang sebagai rencana aksi yang mengarah kepada 4 komponen. Yakni rencana aksi peningkatan kualitas SDM dengan memanfaatkan peluang peningkatan kompetensi SDM dan mengikutsertakan pimpinan perangkat daerah untuk mengikuti Diklat/Bimtek. Termasuk bidang IT security , di mana Pemkot Denpasar pada tahun 2022 bekereja sama dengan BSSN telah melaunching Denpasar CSIRT (Computer Security Insiden Respon Team), khusus untuk antisipasi kerawanan keamanan siber. Dengan adanya Denpasar CSIRT ini, diharapkan bisa terus menjaga ketangguhan keamanan informasi di sistem SPBE maupun smart city dan aplikasi lain di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.
Adapun TOP DIGITAL Awards merupakan kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan tahunan tertinggi di Indonesia, yang diberikan kepada Perusahaan dan Instansi Pemerintahan, yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan inovasi pemanfaatan teknologi digital. Terutama untuk meningkatkan kinerja, layanan, inovasi, dan daya saing bisnisnya serta layanan kepada masyarakat maupun konsumen.
TOP DIGITAL Awards 2024 yang diselenggarakan majalah ItWorks bekerjasam dengan semjumla ICT consultant ini, juga menjadi ajang pembelajaran untuk mendorong adanya inovasi-inovasi baru digitalisasi, terutama mendukung akselerasi transformasi digital di Tanah Air sebagai kesiapan dalam memasuki era industri 4.0 dan era Society 5.0. termasuk adanya tren dan dinamika baru. Seperti teknologi Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT) yang saling melengkapi dan dapat meningkatkan efisiensi dan perbaikan proses dalam berbagai bidang. Termasuk solusi IT Security yang belakangan tengah menjadi perhatian banyak kalangan di tengah tingginya proses transformasi digital saat ini. Dan tahunm ini TOP Digital Awards 2024 mengangkat tema “Business Solutions, Generative AI, and Cyber Security for Excellence Business and Services”. (AC)














