ItWorks- PT Indodev Niaga Internet, perusahaan software developer (pengembang perangkat lunak) ERP untuk HR (Enterprise Resource Planning for Human Resources), accounting dan lainnya dengan brand DataOn, tahun ini kembali terpilih sebagai salah satu finalis untuk penghargaan “TOP Digital Awards 2024”. Presenstasi dan wawancara penjurian disampaikan CEO Data On yang juga CTO Humanica-Gordon James Ennds, dengan materi presentasinya berjudul ” Data On (Sunfish Workplaze) Business Solutions, Generative AI & Cyber Security for Excellence Business and Services”.
Terpilihnya kembali DataOn di ajang corporate rating (penilaian) ini, tak lepas dari inovasi produk solusi yang terus dihadirkan guna mendukung akselerasi transformasi digital bagi penggunanya. Salah satu yang terbaru yakni Sunfish Workplaze HR – platform digital yang dihadirkan untuk membantu perusahaan atau organisasi melakukan penanganan HR management secara efektif terpadu (integrated solution).
Melalui inovasi ini, DataOn terus merevolusi dengan teknogi baru dalam pengelolaan SDM, yaitu platform SunFish Workplace yang diperkuat dengan teknologi AI Generatif (Workplaze AI), dengan dukungan teknologi otomatisasi, Artificial Inteligence (AI), dan big data analytic, serta perlindungan aspek keamanan siber yang lebih andal. Platform ini dihadirkan untuk mendorong kinerja dan efisiensi pengelolaan human resource (HR), sekaligus untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan karyawan dalam menakapi karir di perusahaan yang bersangkutan.
“Sunfish Workplaze juga kami hadirkan pada versi mobile app untuk makin memudahkan pengguna mengelola informasi terkait HR yang mereka miliki. Dengan dukungan teknologi otomatisasi berbasis machine learning (AI), big data data, hingga AI dalam penanganan SDM, hal ini akan memudahkan perusahaan mengelola berbagai hal terkait HR dengan lebih cepat dan akurat. Termasuk rekrutmen berbasis machine learning AI, training atau pelatihan untuk SDM, dan lainnya termasuk dalam mendukung karir. Dengan demikian, karyawan juga makin mendapatkan kenyamanan,” ungkapnya Gordon Enns dalam wawancara penjurian yang dilakukan secara virtual pada (15/11/2024), melalui aplikasi zoom meeting yang diselengarakan Majalah ItWorks Jakarta.
Dijelaskan, dengan pengalaman lebih dari dua puluh tahun dalam membangun dan mengembangkan solusi teknologi Human Resource (HR), solusi DataOn (Humanica Group) telah banyak digunakan perusahaan dalam membantu efisiensi dan optimaliasi pengelolaan HR yang efektif, sehingga bisa terus berkembang. “Berbagai inovasi terus dilakukan untuk performa yang lebih baik, di antaranya terbaru dengan memanfaatkan smart technolgy seperti big data dan kjuga Artificial Inteligence (AI) ini,” ungkapnya didampingi tim.
Turut hadir dalam wawancara penjurian di antaranya, COO PT Indodev Niaga Internet (DataOn) Indonesia- Yus Wadi, Ronald Mustika Putra-Head DevSecOps Indonesia, Muhammad Ikhsan- IT Support Manager, dan tim lainnya. Sedangkan tim juri terdiri Dwinda Ruslan (Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro/Pakem), Nurul Yakin Setiabudi (IDTUG -ICT Consulting), serta Jonathan Prabowo (BRINS) yang dimodertori oleh Ahmad Chury (Managing Editors ItWorks).
Dalam penjelasannya dikatakan, sebagai penyedia solusi HR end to end, DataOn tak sekadar penyedia solusi HR, namun juga menjadi Implementation Services and Software Maintenance, Payroll Outsourcing Services, HR Transformation consulting dan lainnya. Solusi yang dihadirkan berbasis pada inovasi teknologi yang berorientasi pada karyawan HR Operations & Increased Employee Satisfaction, dengan alasan karena karyawan merupakan kunci kesuksesan bisnis perusahaan.
Solusi SunFish Workplaze bisa diimplementasikan secara (on premise) premise pelanggan maupun sebagai Software as a Service (SaaS) yang berbasis cloud computing dengan system multiple languages, multi tenancy, dan bisa diakses melalui web browser laptop maupun smart phones. “Tim teknologi kami bekerja sama dengan klien melakukan penelitian dan pembuatan prototipe yang telah menghasilkan banyak fungsi dan solusi canggih bidang HR yang kini tersedia di Sunfish Workplaze. Hingga kini kami telah mendapat kepercayaan lebih dari 2000 perusahaan di Indonesia dengan tingkat kepuasan sebesar 98%. Bahkan kami juga sudah ekspansi ke Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Philipina, Vietnam, dan lainnya,” ujarnya.
DataOn melalui solusi HR terbaru berbasis AI ini menekankan pentingnya strategi berbasis data untuk mengatasi tantangan HR modern. Dengan strategi berbasis data, organisasi dapat mendorong efisiensi dan menciptakan inovasi yang meningkatkan kesejahteraan karyawan.
Dalam beberapa tahun kedepan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan SunFish Workplaze dengan mengintegrasikan teknologi terkini, termasuk perbaikan dalam arsitektur aplikasi, peningkatan performa database, penguatan infrastruktur, dan optimalisasi operasional. “Kami juga menghadirkan aplikasi mobile yang terus ditingkhatkan dengan solusi dan teknologi baru untuk memudahkan pengguna dalam mengelola informasi HR secara praktis. Selain itu, kami akan terus mengembangkan solusi AI lebih lanjut yang lebih canggih dan humanis untuk HR management yang dirancang bisa bekerja secara harmonis bersama pengguna, memberikan dukungan yang lebih personal dan kontekstual.
“Semua fitur yang kami kembangkan juga dilengkapi dengan protokol keamanan yang ketat untuk memastikan perlindungan data dan kepatuhan terhadap standar industri, sehingga memberikan pengalaman yang aman, efisien, dan mudah diakses dan dioperasikan,” ujarnya.
Terkait perlindungan keamanan, DataOn menerapkan kebijakan pendukung. Kebijakan perlindungan data (Data Protection Policy), yakni kebijakan terkait penerapan perlindungan data personal untuk pelanggan dan karyawan perusahaan. Kebijakan keamanan informasi (Information Security Policy), yakni kebijakan terkait penerapan manajemen sistem informasi yang bertujuan menjamin Confidentiality, Integrity, dan Availability. Selain itu juga kebijakan manajemen risiko (IT Risk Management), kebijakan terkait manajemen risiko untuk aset TI dengan tujuan untuk melindungi aset organisasi dan kemampuan pengolahan informasi.
Sebagai wujud komitmen dalam memberikan jaminan keamanan terbaik di dalam solusi teknologi HR, proses dan klinerja tinggi atas semua produk dan layanan, DataOn juga telah menerapkan berbagai standar dan sertifikasi standar internasional. Di antaranya, pertama manajemen keamanan sistem Informasi dengan menerapkan ISO 27001. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 -untuk meningkatkan layanan produk & jasa yang memenuhi harapan persyaratan dari pelanggan dan regulator. Serta Laporan SOC 2 Tipe 2 – terutama untuk mendukung sistem, kebijakan, dan prosedur untuk memenuhi standar keamanan tertinggi. DataOn juga telah menerapkan penggunaan data center dan back up yang lokasinya terpisah, yang disuport oleh AWS Region Jakarta.
“Data Center kami juga didukung dengan redundant cluster server dan ISP dengan rute berbeda ke internet untuk menjamin kualitas bagi pelanggan kami. Kami memiliki SLA sebesar 98% yang kiini bisa terus kami dipertahankan,” ujarnya.
Hal ini dilakukan karena DataOn menempatkan keamanan data, privasi pengguna, dan kepercayaan sebagai hal yang sangat penting dalam layanannya. Apalagi fitur-fitur berbasis AI pada Workplaze juga banjyak memberdayakan penggunaan data yang akurat, sebagai cara yang lebih interaktif dalam menyelesaikan pekerjaan, sekaligus memastikan bahwa mereka tetap memegang kendali atas data tersebut.
“Solusi ini juga mendapat respons positif pengguna untuk meningkatkan cara kerja pelanggan kami. Solusi AI kami dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan berbagai kelompok pengguna, memberikan manfaat nyata bagi masing-masing dengan mengubah cara mereka berinteraksi dengan perangkat lunak bagi seluruh sumberdaya HR. Kami bangga bisa terus menghadirekan solusi terbaik kami selaras dengan tututan kemajuan teknologi untuk pendekatan yang lebih cerdas dan lebih efisien terhadap manajemen sumber daya manusia,” ungkapnya.
SunFish Workplaze HR dengan generative IA, dirancang sebagai Solusi SDM yang berpusat pada karyawan untuk transisi ke lingkungan yang lebih dinamis. Hal ini dilakukan untuk mendukung tren dan tunttan perusahaan modern dalam mengakomodasi gaya hidup karyawan yang kian mobile, fleksibel, terhubung, agar bisa terus berkembang bersama perusahaan yang juga kian dinamis. (Adc)














