ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2024: MDMedia Ungkap Kelebihan AdXelerate, Platform Iklan Digital Terbarunya

Fauzi
18 November 2024 | 20:00
rubrik: Digital, Event, Telco
TOP Digital Awards 2024: MDMedia Ungkap Kelebihan AdXelerate, Platform Iklan Digital Terbarunya
Share on FacebookShare on Twitter

PT Metra Digital Media (MDMedia) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang digital advertising bagian dari TelkomGroup sebagai cucu perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk. Sebagaimana dituturkan Mirza Taufik Ahmad, Digital Media Planner Specialist, MDMedia memiliki visi menjadi penyedia layanan kreatif digital & media komunikasi pilihan di Indonesia. Dengan misi yang dicanangkan antara lain

  1. Memberikan one stop solution untuk kebutuhan layanan kreatif digital & media komunikasi sesuai kebutuhan pelanggan.
  2. Menjadi penyedia layanan kreatif digital & media komunikasi yang bersinergi dengan Telkom Group
  3. Memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder.

Sesuai bisnis yang digelutinya, MDMedia memiliki sejumlah aktivitas usaha, yakni Digital Media & Content Creative meliputi Media Placement, Creative Activation, dan Content Services; Integrated Digital Media meliputi Digital Advertising, Messaging Services, Data Analytic Solutions; serta Digital Printing yang terdiri dari Commercial Printing dan Smart Card.

Adapun untuk strategi bisnis perusahaan secara umum, MDMedia mengusung apa yang disebut sebagai GET ACTION yang merupakan singkatan dari

• Growing market and wallet share with discovering new strategic product and business development.
• Evolve improvement in healthy business performance.
• Towards most preferable full services agency with excellent services.
• Aiming to become leading digital media and content creative.
• Corporate Culture Enhancement with Akhlak.
• Thriving financial fundamentals for a healthier business.
• Increasing productivity to share best value for all stakeholder.
• Optimizing Digital internal process to Good Corperate Governance.
• Nourish Big Data as Digital enabler for customer business growth.

“Jadi singkatnya yang kita lakukan di MDMedia itu tidak cuma hanya media placement atau media creative placement, tetapi di belakang itu kita juga membantu dalam bentuk Big Data dan turunannya sampai eksekusinya,” jelas Mirza saat sesi penjurian TOP Digital Awards 2024 yang digelar Majalah It Works secara daring pada Jumat (15/11/2024) lalu.

BACA JUGA:  Masuki Usia 13 Tahun, IPC TPK Perkuat Komitmen Tingkatkan Kinerja Layanan dan Digitalisasi

AdXelerate, Platform Iklan Digital Berbasis Data Telko
Nah, sesuai dengan judul presentasi yang diusungnya, pada sesi penjurian kali ini MDMedia mengungkap banyak hal terkait ‘AdXelerate’.

”Jadi, apa yang baru dilakukan MDMedia belakangan ini adalah kita melakukan inovasi dan transformasi bisnis terkait dengan platform digital marketing jadi digital placement yang disebut AdXelerate, yaitu Breaking New Ground: Telco-Powered Ad Targeting,” ujar Mirza.

Sebelum membahas lebih jauh terkait Adxelerate, Mirza mengurai terkait perbedaan antara iklan digital dengan iklan-iklan di televisi atau TVC. Singkatnya, menurut Mirza, dengan beriklan di televisi (perusahaan) tidak bisa memilih siapa audience-nya. Hal itu, juga terjadi di radio dan majalah.

“Nah, makanya kalau di konvensional kita menaruh iklan itu berdasarkan kontennya, misalnya kalau jam 7 (malam) ada primetime (sinetron) kita anggap itu keluarga sudah ngumpul nonton televisi. Nah, kalau di (iklan) digital kita sudah bisa nih menargetkan (iklan) berdasarkan (audiennya), misalnya saya mau laki-laki saja atau saya mau perempuan saja, saya hanya mau Gen Z saja, saya mau milenial saja, saya mau perkotaan saja, saya mau daerah saja, misalnya begitu, itu bisa kita lakukan,” jelas Mirza.

“Cuma permasalahannya, data audiennya itu seberapa akurat? Jadi, kalau kita mengacu misalnya (pada) website-website berita saat ini, atau website-website yang ada ini mereka hanya (menangkap) berdasar cookies. Nah, cookies ini mengambil data dari browser kita. Cuma cookies ini tidak bisa menerka siapa kita sebenarnya lebih detil, umurnya berapa, laki-laki atau perempuan, yang mereka bisa tangkap misalnya berdasarkan konten apa yang selama ini kita lihat, lalu mereka mengansumsikan, oh ini laki-laki, ini perempuan, ini parenting,” sambungnya.

BACA JUGA:  Riset: Separuh Penggunaan AI di Perusahaan Luput dari Pengawasan Keamanan, Perbesar Kesenjangan Visibilitas 'Shadow AI'

Pun dengan Google yang diketahui memiliki layanan Gmail. Itupun kata Mirza tidak bisa menangkap data lebih dalam karena mereka harus punya reason (alasan) kenapa harus mengambil data-data itu. “Apalagi sekarang dengan adanya peraturan penyalahgunaan data, jadi platform tidak bisa mengambil data sebegitunya, tanpa persetujuan dari kita sendiri (owner) dari data itu,” tandasnya.

“Ditambah lagi dengan teknologi telko yang bisa menarget lokasi, terus ARPU (average revenue per user), misalnya, berapa banyak kita spending di telko. Dengan aplikasi penunjangnya, misalnya kaya MyTelkomsel, dia bisa mengetahui aplikasi apa saja yang kita install. Ini yang membuat data yang kita punya yang dari telko itu menjadi sangat akurat,” ujar Mirza.

Di situ, lanjut Mirza, kita bisa melihat, bisa memvalidasi bahwa misalnya, kalau kita mau mencari orang dengan umur 30 tahun, itu di telko berapa banyak sih, dia bisa menghasilkan itu. “Tentunya tidak akan mungkin keluar data namanya, alamatnya, tidak mungkin, dia hanya akan mengatakan di telko itu memiliki misalnya sekian juta orang laki dan perempuan dengan usia 30 tahun secara precise. Karena memang telko memberi data itu. Dan data itu sudah divalidasi, saat kita mendaftar ketika menggunakan layanan telko. Nah, data ini yang kita pakai untuk menargetkan orang secara precise dibandingkan dengan iklan digital lain,” tutur Mirza.

Sementara iklan digital lain, seperti di Google atau di Facebook tadi, menurut Mirza datanya masih banyak redudansinya atau bias data, sedangkan kalau di telko sudah bisa dibuktikan divalidasi dari awal.

“Makanya di sini kita bisa menargetkan secara hyper personalize. Ibaratnya begitu. Misalnya kita ingin pria umur 30, contohnya profesional, worker dan dia smoker. Nah ini kita bisa mencoba menargetkan karakteristik smoker itu apa sih, mungkin kita ngga bisa ‘nembak’ smoker-nya langsung, tapi biasanya orang habis makan di kantin, tetapi kantinnya yang terbuka yang bisa merokok, nah kita bisa ‘nembak’ seperti itu misalnya,” pungkas Mirza.

BACA JUGA:  Kemendikbud Ungkap Tiga Penyebab Guru di RI Masih Gaptek
Tags: AdXelerateAIGenAIPT Metra Digital MediaTelkomTOP Digital Awards 2024
Previous Post

OPPO Pastikan Kualitas Tanpa Kompromi pada Find X8 Series, Ini Alasannya

Next Post

TOP Digital Awards 2024: Digitalisasi Kab. OKI Meningkatkan Investasi & Menurunkan Angka Kemiskinan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Fauzi
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Luncurkan XENERGY S320 dan L1000 di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Project NUSA, KORIKA dan AI Singapore Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto