Jakarta,Itech- OLX Indonesia mengadakan media briefing tentang sistem keamanan online, khususnya penggunaan pelacak dan HTTPS pada situs e-commerce di Indonesia. Kegiatan ini diadakan OLX untuk menjawab tudingan Opera (1/11) tentang penggunaan pelacak dan HTTPS oleh sejumlah e-commerce, termasuk OLX
Pada kesempatan ini, OLX menyampaikan bahwa penggunaan pelacak pada indutsri e-commerce adalah hal yang umum. “Setiap e-commerce menggunakan pelacak untuk melihat kebiasaan pengguna dalam berselancar di sebuah situs,” ujar Rendra Toro, Technical Manager OLX Indonesia, pada acara ini.
Terkait dengan pelacak pada Opera Max, Rendra kembali mengatakan bahwa penggunaan pelacak di dalam internet adalah hal yang umum, khususnya di industri e-commerce, tanpa mengabaikan keamanan data pengguna. “Pernyataan Opera tentang penggunaan pelacak oleh e-commerce, bisa dipertanyakan,” ujar Rendra, mewakili OLX Indonesia. “Apa tujuan Opera membuat pernyataan yang terkesan bahwa situs e-commerce berbahaya dan mengabaikan privasi data pengguna?” kata Rendra.
Pelacak—atau yang umum disebut sebagai cookie—merupakan sebuah sebuah fitur yang dipasang untuk mengetahui aktivitas pengguna pada saat berselancar di sebuah situs. Menurut Sofian Hadiwijaya, Pakar Teknologi Informatika, cara kerja pelacak adalah merekam data bawaan1 pengguna seperti alamat IP2 atau perangkat yang digunakan oleh pengguna.
Sofian menyetujui komentar Rendra tentang kebiasaan menggunakan pelacak pada sebuah situs. “Untuk menjadikan performa situs lebih baik bagi pengguna, peran pelacak sangat dibutuhkan,” ujar penerima penghargaan Developer Hero dari Rice Bowl Startup Award 2016 ini. “Data-data yang didapatkan dari pelacak sangat bermanfaat bagi pengembang situs untuk menyuguhkan tampilan dan pengalaman pengguna yang lebih baik, berdasarkan kebiasaan pengguna,” tambahnya. (red/ju)














