ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Zoho Luncurkan Platform Pengelolaan Proyek Terpadu Berbasis Data dan AI

Fauzi
8 April 2025 | 10:00
rubrik: Business Solution
Zoho Luncurkan Platform Pengelolaan Proyek Terpadu Berbasis Data dan AI

Ilustrasi, Image: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Perusahaan teknologi global, Zoho Corporation, meluncurkan Projects Plus, suatu platform kolaboratif baru yang fleksibel, yang menyediakan pengelolaan proyek berbasis data dan kecerdasan bagi perusahaan skala menengah dan besar.

Platform baru ini mendukung kebutuhan pengguna yang terus berkembang setelah Zoho Projects mencatat pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 20% pada 2024 dan peningkatan tiga kali lipat dalam migrasi dari aplikasi pihak ketiga. Projects Plus memungkinkan kolaborasi asyncron, pengelolaan file yang mulus, intelijen bisnis real time, dan alur kerja Agile atau Waterfall.

Projects Plus, yang dibangun berbasis Zoho Projects, menggandakan pertumbuhan pendapatannya pada tahun 2024 karena migrasi dari aplikasi pihak ketiga. Tercatat sebesar 55% pengguna baru yang bermigrasi dari Microsoft Project dan JIRA dapat meningkatkan nilai unggul bagi organisasi skala menengah dan besar, dengan menangani kerumitan operasionalnya. Projects Plus melakukan ekspansi di empat bidang utama: demokratisasi data, AI, pengelolaan proyek hibrida, dan pengelolaan pekerjaan kolaboratif. Sementara 18% pelanggan Enterprise menerapkan Zoho Projects dan Zoho Analytics, Projects Plus menangani kebutuhan lanjutan ini secara langsung dengan mengonsolidasikan dua atau lebih, ke dalam solusi tunggal yang efisien.

“Perjalanan Virtuoso bersama Zoho dimulai ketika kami memutuskan untuk beralih dari Microsoft Dynamics untuk menghemat biaya operasional dan meningkatkan efisiensi pada tahun 2020. Sejak saat itu, kami telah memperluas penggunaan Enterprise kami dan menerapkan sejumlah aplikasi Zoho dalam organisasi kami,” kata Steve Wooster, Wakil Presiden Operasi di Virtuoso.

“Mendayagunakan Zoho Projects untuk berbagai proyek di seluruh perusahaan telah meningkatkan visibilitas, komunikasi, dan koordinasi antar divisi, yang mengarahkan ke penyelesaian proyek dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Kini, dengan Projects Plus, fungsionalitas tersebut telah meningkat sambil tetap menawarkan kemudahan penggunaan. Dengan adanya Projects Plus yang terhubung secara langsung antara Zoho Projects, Sprints, dan Analytics, pertentangan berkurang sehingga memastikan tim mempertahankan pandangan penuh yang transparan terhadap berbagai prioritas perusahaan dan kemampuan untuk melakukan kustomisasi penggunaan data oleh departemen,” tambah Steve.

BACA JUGA:  Mitra Red Hat Pacu Hybrid Cloud dan Inovasi AI di Red Hat Enterprise Linux 10

“Peluncuran Projects Plus Platform menekankan komitmen Zoho yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di mana pun mereka berada,” kata Evelyn McMullen, Manajer Riset di Nucleus Research. “Bagi pelanggan yang belum siap untuk menerapkan lebih banyak kapabilitas pengelolaan proyek yang canggih, ada penawaran baru yang tersedia sebagai opsi seiring perkembangan persyaratan mereka dari waktu ke waktu. Bagi perusahaan besar, platform ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari organisasi dalam bidang vertikal yang kompleks, seperti perdagangan elektronik, konstruksi, manufaktur, dan otomotif. Secara keseluruhan, gerakan ini mendukung lintasan kelas atas Zoho sambil menawarkan level fungsionalitas yang berbeda untuk mendukung keseluruhan dari basis kliennya yang luas.”

Business Intelligence Mengarah ke Demokratisasi Proyek
Pengelolaan proyek berkembang dengan cepat dari kebangkitan Data-Driven Project Management (DDPM), yang bergeser dari keputusan berdasarkan intuisi menjadi fokus pada data dan analisis. Projects Plus memanfaatkan pendekatan ini, menggunakan data dari berbagai aspek, seperti pelacakan waktu, pengaturan anggaran, penyelesaian tugas, serta metrik tim dan kemampuan penyelesaian, mengubahnya menjadi wawasan yang bisa ditindaklanjuti untuk pembuatan keputusan yang lebih pintar. Ini meliputi:

Predictive Analysis (Analisis Prediktif): Analisis prediktif menggunakan data historis untuk memprediksi risiko, memperkirakan linimasa, dan mengantisipasi kebutuhan sumber daya, yang sangat penting untuk memperkirakan hasil proyek yang akan datang, memungkinkan perencanaan proyek dan pengelolaan risiko yang proaktif.

Progress Tracking and Bottleneck Analysis (Pelacakan Progres dan Analisis Hambatan): Pengelolaan proyek tradisional bergantung pada alat statis seperti Gantt chart untuk melacak progres proyek. Dengan analitik, kini project manager bisa memanfaatkan dasbor real time yang menyediakan informasi dinamis yang terkini ke dalam status proyek.

Quality Control Analytics (Analitik Kendali Mutu): Analitik dapat digunakan untuk menerapkan tindakan kendali mutu yang tangguh di sepanjang siklus proyek. Dengan menganalisis data yang terkait dengan penyelesaian proyek, manajer proyek bisa memastikan bahwa tiap komponen telah memenuhi standar yang telah ditentukan sebelumnya.

BACA JUGA:  Fitur AI Baru LinkedIn Bantu Perekrutan dan Pembelajaran di Indonesia

Pengelolaan Proyek yang Lebih Mudah, Lebih Cepat, Lebih Kuat dengan Zia
Kapabilitas AI/ML canggih yang diperkenalkan dalam Projects Plus via Zia, mesin AI internal Zoho, mengotomatisasikan analisis data yang kompleks dan menyediakan wawasan prediktif, membentuk kembali peran manajer proyek menjadi pemimpin strategis yang memiliki data yang cerdas, sehingga memungkinkan:

Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas: Dengan menganalisis data pada kinerja proyek, bisnis bisa mengidentifikasi bagian apa saja yang prosesnya bisa disederhanakan dan dioptimalkan. Sebagai contoh, analitik data bisa mengungkapkan hambatan dalam linimasa proyek, melakukan tindakan perbaikan, dan memastikan proyek tetap berjalan sesuai rencana.

Alokasi Sumber Daya yang Lebih Pintar: Menentukan di bagian apa saja yang pemanfaatan sumber dayanya masih kurang atau berlebihan, untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya dan menetapkan orang yang tepat untuk menjalankan tugas yang tepat dengan mempertimbangkan keterampilan mereka.

Perkiraan dan Perencanaan yang Akurat: Membuat prediksi yang lebih akurat tentang hasil proyek yang akan datang dan menyesuaikan rencana sedemikian rupa untuk menghindari terjadinya penundaan dan kelebihan biaya, sehingga memungkinkan lebih banyak proyek yang berhasil secara keseluruhan.

“Seperti banyak solusi Enterprise kami, Zoho Projects Plus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami yang diberdayakan oleh AI dan berbasiskan data,” kata Gibu Mathew, Wakil Presiden dan Manajer Umum, Zoho Asia Pasifik. “Projects Plus mempersatukan alat berbasis AI terkini, analitik yang mengutamakan data, dan perlindungan yang berfokus pada privasi ke dalam perangkat lunak yang mengantisipasi kebutuhan organisasi Enterprise yang terus berkembang, serta memperluas jangkauan global Zoho.”

Penentuan Harga dan Ketersediaan
Projects Plus tersedia untuk digunakan langsung di seluruh dunia. Projects Plus dibanderol dengan harga SGD$21 per pengguna per bulan.

BACA JUGA:  Meluncur di Indonesia, Garmin Instinct Crossover AMOLED Hadirkan Standar Baru Hybrid Smartwatch Premium
Tags: AICloud ComputingGenerative AIZoho Corporation
Previous Post

BI Perkuat Langkah Stabilisasi Nilai Tukar Dari Dampak Tekanan Global

Next Post

Jasa Marga Hadirkan Inovasi Digital di Libur Idul Fitri 1446 H

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto