ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BI Dorong Pembiayaan Pertanian Dan Ekonomi Sirkular

Ahmad Churi
27 May 2025 | 13:17
rubrik: Event
BI Dorong Pembiayaan Pertanian Dan Ekonomi Sirkular

(foto dok ist.BI)

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Bank Indonesia (BI) berperan aktif dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan ekonomi sirkular melalui berbagai kebijakan strategis. BI juga mendorong konsep ekonomi sirkular yang tidak hanya ‘ambil-buat-buang’ namun juga mendorong upaya regenerasi sistem secara alami.

Meningkatnya tekanan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan kebutuhan untuk memitigasi dampak negatif perubahan iklim terhadap sektor pertanian, telah mendorong adanya pengembangan konsep ekonomi sirkular. Pada isu lingkungan global, ekonomi sirkular hadir sebagai solusi fundamental yang mendukung komitmen dunia untuk mencapai target iklim dan Sustainable Development Goals.

Konsep ini diusung BI dalam gelaran “:Asia-Pacific Rural and Agricultural Credit Association (APRACA) – Regional Policy Forum dan the 78th Executive Committee Meeting” di Bali (26/5) yang mengusung tema “The Strategic Role of Agricultural Finance in Advancing the Circular Economy”.

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti menyebutkan “Terdapat tiga langkah strategis yang dapat diambil oleh pelaku sektor keuangan dalam mendukung pengembangan ekonomi sirkular. Pertama, memperluas akses pembiayaan melalui pengembangan solusi inovatif yang mampu mengatasi hambatan terkait agunan. Kedua, menciptakan dan mengembangkan produk-produk keuangan yang selaras dengan prinsip dan praktik ekonomi sirkular. Ketiga, memperkuat kapasitas lembaga keuangan, khususnya di wilayah perdesaan, guna meningkatkan pemahaman dalam melakukan penilaian terhadap model bisnis berbasis ekonomi sirkular, ramah iklim, dan bersifat nontradisional.

“Dengan dukungan perangkat serta pemahaman yang lebih komprehensif, lembaga keuangan diharapkan dapat mampu melihat potensi nilai jangka panjang serta tingkat risiko yang lebih rendah dari model bisnis sirkular tersebut,” ungkap Destry Damayanti, (26/05/2025), dilansir dalam siaran pers Departemen Komunikasi (BI).

Ditambahkan, saat ini BI telah berperan aktif dalam mendukung pengembangan ekonomi sirkular melalui berbagai kebijakan strategis. Di antaranya, (i) mendorong sektor hijau melalui kebijakan makroprudensial yang mendukung pembiayaan berkelanjutan; (ii) memperkenalkan inklusi keuangan digital bagi petani, termasuk melalui penerapan sistem pembayaran berbasis kode QR nasional (QRIS) yang bebas biaya untuk usaha mikro dan kecil; serta (iii) mengembangkan model pembiayaan berbasis klaster dengan menjalin kemitraan bersama lembaga-lembaga strategis.

BACA JUGA:  Surplus Neraca Perdagangan RI Berlanjut

Salah satu contoh adalah Desa Penglipuran di Bali, yang menjadi model integratif antara pariwisata dan pertanian sirkular, didukung oleh ekosistem pembayaran digital yang inklusif.

Sejalan dengan hal itu, Chairman Agricultural Development Bank of China (ADBC) yang saat ini menjabat Chairman APRACA, Mr. Qian Wenhui menyampaikan tiga makna strategis dari ekonomi sirkular di sektor pertanian. Pertama, ekonomi sirkular dapat mengatasi keterbatasan sumber daya alam melalui penerapan model sistem tertutup yang mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai tambah, selain mengurangi tekanan terhadap lingkungan dan dampak ekologi.

Kedua, pendekatan ini mendukung ketahanan pangan melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan, seperti substitusi pestisida kimia dengan alternatif ramah lingkungan serta penerapan sistem tumpangsari. Ketiga, ekonomi sirkular berkontribusi terhadap pencapaian target iklim, baik dalam konteks emisi karbon maupun netralitas karbon, antara lain melalui pemanfaatan kembali limbah pertanian, penggunaan biogas, pengurangan emisi gas rumah kaca, serta perlindungan terhadap keanekaragaman hayati.

APRACA merupakan forum internasional beranggotakan total 95 lembaga dari 24 negara di Asia Pasifik yang terdiri dari regulator maupun Lembaga Keuangan. APRACA dibentuk dengan tujuan untuk mendorong kerja sama dan memfasilitasi pertukaran informasi dan keahlian di bidang rural and agriculture financing. Hadir pula dalam forum ini Deputi Gubernur Bank Sentral dari Bangladesh Bank, National Bank of Cambodia, dan Nepal Rastra Bank.

Tags: sirkular BI
Previous Post

Telkomsel Gelar Selebrasi ’30 Tahun, 30 Kejutan’, Ini Sejumlah Kejutannya

Next Post

Akamai Pertajam Keunggulan AI Lewat Akamai Cloud Inference

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Stasiun Bumi Satelit Satria (Foto: Dokumentasi Kemkominfo)

    Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AFTECH-Jalin Dorong Industri Perkuat Pertahanan Sistem Pembayaran Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto