Dalam dunia customer engagement yang terus berkembang, kehadiran Artificial Intelligence (AI) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Namun, banyak bisnis masih menghadapi kendala dalam mengadopsinya: proses yang rumit, hasil yang kurang akurat, dan ketidakmampuan AI dalam mencerminkan karakter brand.
Menyikapi tantangan ini, Qiscus, penyedia platform agentic customer engagement terdepan di Asia Tenggara, menjawab dengan sebuah terobosan revolusioner: AgentLabs. Inovasi ini secara resmi diperkenalkan dalam ajang tahunan Conversa 5.0 yang mengusung tema “Elevate Every Customer Experience with AI Agents.”
Dari Alat Otomasi Menjadi Mitra Cerdas Bisnis
AgentLabs menandai transformasi besar Qiscus dalam membangun ekosistem AI yang terintegrasi. Platform ini tidak hanya sekadar alat otomasi, tetapi merupakan AI Agent yang proaktif, humanis, dan mampu mengambil keputusan berbasis pengetahuan bisnis spesifik perusahaan.
“Dengan AgentLabs, kami semakin dekat pada misi untuk memberdayakan percakapan global. Inilah cara kami membawa bisnis di Nusantara, Asia Tenggara, hingga dunia menuju standar baru interaksi pelanggan,” ujar Delta Purna Widyangga, CEO & Co-Founder Qiscus, di Jakarta, 27/08/2025.
Keunggulan AgentLabs: Akurasi, Konsistensi, dan Kemudahan
Lantas, apa yang membuat AgentLabs berbeda?
- Proaktif dan Humanis: AI Agent ini dirancang untuk memahami konteks percakapan, bukan hanya merespons pertanyaan secara kaku. Ia dapat mengantisipasi kebutuhan pelanggan dan berinteraksi dengan nada yang lebih natural dan manusiawi.
- Berbasis Pengetahuan Bisnis: AgentLabs diintegrasikan dengan database dan pengetahuan khusus bisnis Anda, memungkinkannya memberikan jawaban yang sangat akurat dan relevan, sekaligus mengambil keputusan berdasarkan data yang dimiliki perusahaan.
- Menjaga Konsistensi Brand Persona: Setiap interaksi dengan pelanggan akan tetap konsisten dengan identitas, nilai, dan suara brand Anda, sehingga memperkuat pengalaman brand yang terpadu.
“AgentLabs tidak hanya membantu bisnis menjawab pertanyaan pelanggan, tetapi juga memastikan AI agent dapat memahami konteks, mengambil keputusan, dan tetap konsisten dengan identitas brand. Inilah yang kami maksud dengan agentic AI,” jelas Evan Purnama, CTO & Co-Founder Qiscus.
Inovasi Pendukung: Helpdesk AI dan WhatsApp Call
Selain AgentLabs, Qiscus juga meluncurkan dua inovasi pendukung lainnya dalam Conversa 5.0:
- Helpdesk AI dengan Revelio AI Search: Fitur ini dirancang untuk mengatasi tantangan klasik dimana pelanggan sulit menemukan jawaban di knowledge base. Teknologi pencarian cerdas ini menyediakan informasi yang relevan dan tepat secara instan, mengurangi waktu pencarian dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
- WhatsApp Call: Memungkinkan bisnis melakukan panggilan suara dan video langsung melalui WhatsApp. Fitur ini ideal untuk verifikasi cepat, konsultasi mendalam, atau layanan premium yang membutuhkan sentuhan personal yang lebih hangat.
Didukung integrasi dengan multi-channel populer seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Email, Qiscus menghadirkan solusi terpadu yang memungkinkan bisnis menjangkau dan melayani pelanggan di mana pun mereka berada.
Masa Depan Customer Engagement Dimulai di Sini
Peluncuran AgentLabs oleh Qiscus bukan sekadar perkenalan produk baru, melainkan sebuah deklarasi untuk mendefinisikan ulang peran AI dalam bisnis. Dengan solusi yang mudah diimplementasikan, akurat, dan mampu menjaga jiwa brand, AgentLabs membuka pintu bagi setiap perusahaan untuk mempercepat transformasi digitalnya dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang benar-benar unggul dan berkelas dunia.
Qiscus adalah penyedia platform customer engagement berbasis AI terdepan di Asia Tenggara. Dengan fokus pada inovasi dan teknologi terkini, Qiscus membantu bisnis berbagai skala untuk tumbuh melalui interaksi pelanggan yang lebih bermakna, efisien, dan personal.
Baca juga:
Conversa 5.0: Ruang Kolaborasi Praktisi Digital Mengadopsi Kecerdasan Buatan














