ItWorks- Direktorat Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, BRIN, bersama dengan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), melakukan kegiatan Pendampingan Usaha Mikro berbasis Iptek (PUMI). Kali ini dengan memberikan bantuan teknologi tepat guna berupa alat pewarna batik alami kepada pelaku UMKM Batik Gending Amarta Bandung dengan pewarna alami yang ramah lingkungan.
Direktur Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Driszal Fryantoni mengatakan bahwa pemberian bantuan teknologi ini sudah sesuai dengan hasil identifikasi permasalahan dan kebutuhan dari tim bersama dengan pelaku UMKM Batik Gending Amarta. “Kendala yang dihadapi mereka antara lain karena proses pewarna konvesional memakan waktu cukup lama. Inovasi teknologi ini bisa menjadi solusi,” ujar Driszal sebagaimana dilansir Humas BRIN melalui portak web (29/09/2025).
Dielaskan, dengan didampingi peneliti BRIN, kemudian diwujudkanlah alat teknologi yang pembuatannya bekerjasama dengan Inotek Foundation ini. Harapannya dengan diberikannya bantuan atas kerjasama berbagai pihak dengan BRIN, pelaku UMKM Batik Gending Amarta dapat lebih cepat dan efisien dalam proses pewarnaan batiknya, sehingga dapat memberikan nilai tambah dan kemampuan bersaing yang lebih baik.
Kepala Pusat Layanan UKMK Terpadu (PLUT) Kabupaten Bandung Barat Dewi WIndiani menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak antara lain BRIN, SETC dan Inotek Foundation serta peneliti BRIN yang telah membantu pelaku UMKM di wilayahnya, khususnya bagi Batik Gending Amarta. “Kami berharap dengan bantuan ini dapat meningkatkan produksinya lebih baik, lebih cepat dan berkulaitas. Karena dari pemaparan peneliti tadi dikatakan bahwa alat ini mampu memangkas efektifitas waktu dan menghasilkan warna yang lebih pekat dan konsisten,” kata Dewi.
Hal yang tak kalah pentingnya dari sisi lingkungan adalah bahwa pada pemanfaatan ini menggunakan pewarna alami yang ramah lingkungan, dibandingkan dengan menggunakan pewarna sintesis. Diharap dengan pemberian bantuan bagi UMKM di Kabupten Bandung Barat ini khususnya Batik Gending Amarta dapat meningkatkan produksinya dan pada akhirnya memberikan dampak ekonomi yang signifikan.














