Pertanyaan di bawah sudah pernah ditanyakan dalam edisi sebelumnya, apakah memang pengulangan ini direncanakan ?
Berikut di bawah saya sampaikan jawaban dari pertanyaan tersebut yang memang sama dengan tulisan yang pernah saya buat (terlampir). Tks.
Sandhy
Salam hangat Pak Judi Achmadi
Saya Clara, Manager sebuah perusahaan yang bergerak di bidang ekspor dan impor. Saya masih awam dengan data center. bisa dijelaskan secara gamblang apa itu data center dan apa keuntungannya bila saya menggunakannya?. Terimakasih sebelumnya atas jawabannya.
Clara, Jakarta
Dear Ibu Clara,
Data center adalah suatu fasilitas yang digunakan untuk menempatkan sistem komputer dan komponen-komponen terkaitnya, seperti sistem telekomunikasi dan penyimpanan data. Fasilitas ini biasanya mencakup juga catu daya redundan atau cadangan, koneksi komunikasi data redundan, pengontrol lingkungan (mis. AC, ventilasi), pencegah bahaya kebakaran, serta piranti keamanan fisik. (Wikipedia).
Data center terbagi ke dalam dua 2 katagori :
1. EDC (Enterprise Data Center) : Mengoperasikan layanan internal perusahaan yang diakses oleh pengguna internal melalui LAN/WAN perusahaan yang bersangkutan
2. IDC (Internet Data Center) : Mengoperasikan layanan publik yang diakses oleh pengguna melalui jaringan internet
Sehingga untuk kebutuhan pengelolaan database transaksi perusahaan, Ibu Clara dapat menggunakan solusi Data Center dengan katagori Enterprise Data Center.
Manfaat dari penggunaan Data Center adalah :
1. Availability
Data center dapat mendukung sustainable operasional suatu perusahaan karena didesain untuk mencapai kondisi zero failure dari seluruh komponen pendukungnya.
2. Scalability
Data center dapat mendukung skala kebutuhan pengguna sesuai dengan volume alat produksi dan layanan yang dibutuhkan, mengacu kepada situasi dan kondisi pelanggan terupdate.
3. Security
Data center dapat menyediakan sistem keamanan bagi data, aplikasi dan metoda akses yang digunakan oleh pelanggannya.
4. Cost Efficiency
Data center dapat menyediakan layanan secara cost efficient bagi penggunanya, karena dapat mereduksi besaran biaya investasi perangkat yang harus disiapkan di awal (Capex) oleh suatu perusahaan menjadi biaya operasional harian (Opex).
Resiko dari penggunaan Data Center adalah bagaimana memastikan data penting perusahaan dapat dimanage dengan baik dan aman di tangan pihak ketiga.
Untuk dapat meminimisasi resiko tersebut, maka berikut beberapa tips yang dapat digunakan dalam memilih Data Center yang tepat :
1. Pilihlah perusahaan penyedia Data Center yang memiliki reputasi dan track record baik.
2. Cek apakah perusahaan penyedia Data Center tersebut telah memiliki ISO 9001, untuk manajemen dan proses di Datacenter dan ISO 27001, untuk Security Techniques dan Information Security Management Systems di datacenter. Karena hal ini sangat terkait dengan kemampuan perusahaan tersebut dalam memanage data pelanggan secara secure dan proper.
3. Cek apakah lokasi Data Center berada di Indonesia dan terletak di lokasi yang aman.
4. Cek apakah Data Center tersebut mempunyai DRC (Disaster Recovery Center) yang berjarak sesuai aturan dengan Data Center utama.
5. Cek performansi SLG (Service Level Guarantee) yang ditawarkan apakah sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan.
6. Cek layanan customer support yang ditawarkan (preferable 7day/24hour).
7. Diutamakan memilih Green Data Center karena ramah lingkungan dengan pemakaian konsumsi daya yang efisien.
Demikian sedikit penjelasan dari kami, semoga bermanfaat. Tks.
Salam,
Judi Achmadi














