ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2025: Digitalisasi PT Pelita Indonesia Djaya, Tingkatkan Efisiensi Dan Cegah Fraud

Abi Abdul Jabbar Sidik
28 November 2025 | 23:00
rubrik: TOP Digital Awards
TOP Digital Awards 2025: Digitalisasi  PT Pelita Indonesia Djaya,  Tingkatkan Efisiensi Dan Cegah Fraud
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- PT Pelita Indonesia Djaya (Pelni Services),  terus berupaya tingkatkan kinerja dan layanan melalui transformasi digital. Salah satunya kini sedang mengejar akselerasi digitalisasi Supply Chain Management (SCM), untuk efisiensi rantai pasok, biaya, dan sistem manajemen, hingga mencegah fraud atau kecurangan untuk performa bisnis yang lebih baik. 

PELNI Services bergerak di bidang jasa penunjang operasional kapal atau ship chandler yang meliputi supply bahan makan, perbekalan dan perlengkapan, serta jasa outsourcing,  crew manning, jasa pemeliharaan kapal dan alat keselamatan, penyewaan kendaraan, hingga sewa kapal. Memasuki era industri 4.0, perusahaan  terus perkuat supply chain dengan teknologi digital  yang kian  memegang peran vital dalam operasional usaha. Apalagi di tengah revolusi industri 4.0, di mana sektor ekosistem logistic dan jasa maritim, juga kian dituntut efisien dengan kualitas layanan yang tetap terjaga untuk daya saing.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sekitar 70% logistik domestik Indonesia bergantung pada transportasi laut, sehingga kebutuhan akan solusi digitalisasi di industri inbi pun kian tak terelakkan. “PT Pelita Indonesia Djaya, atau Pelni Services, menjawab tantangan ini dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan operasional dan layanan bagi pelanggan, baik internal maupun pasar non-captive. Digitalisasi bukan hanya soal mengganti kertas dengan layar, tetapi tentang menciptakan ekosistem yang efisien, transparan, dan dapat diandalkan oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujar Chandra Mahendra, IT Manager PT Pelita Indonesia Djaya (Pelni Services), saat mempresentasikan inovasi TI di perusahaan pada saat penjurian “TOP Digital Awards 2025” yang digelar IT Works secara virtual, Jumat (21/11) lalu.

Digitaliasi Dari Gudang Ke Kapal

Chandra Mahendra menekankan bahwa transformasi digital Pelni Services dimulai dari proses internal. Salah satu contohnya adalah aplikasi Picasso, platform digital yang terintegrasi dengan SAP, yang memungkinkan pencatatan barang masuk dan keluar gudang menggunakan barcode. Dengan sistem ini, perusahaan dapat memantau persediaan secara real-time dan mengurangi kesalahan manusia.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Ini Arti AI bagi Eltran Indonesia

“Setiap barang yang kami kirim ke kapal sekarang memiliki jejak digital lengkap — dari pemesanan, pencatatan gudang, hingga pengiriman,” jelas Chandra. Ia menambahkan, “Hal ini tidak hanya meningkatkan akurasi, tetapi juga membangun kepercayaan pelanggan, karena mereka tahu barang mereka tercatat dengan transparan.”

Selain Picasso, perusahaan juga menggunakan E-Office untuk mengelola administrasi perkantoran secara digital, termasuk pembuatan nota dinas, surat masuk dan keluar, serta approval tracking. Penggunaan E-PID atau EFood mendukung proses pengadaan bahan makanan untuk kapal, mulai dari pemesanan hingga penagihan, semuanya terintegrasi dengan SAP. Untuk alih daya darat, aplikasi E-Task mencatat absensi dan kinerja pegawai outsourcing, memungkinkan monitoring efisiensi secara real-time.

 “Setiap digitalisasi yang kami lakukan selalu mengacu pada prinsip end-to-end: dari procurement hingga billing dan audit, semuanya terhubung. Ini kunci untuk menjaga efisiensi sekaligus mengurangi risiko fraud,” tegas Chandra.

Ekosistem TI yang Terintegrasi: Standarisasi Layanan untuk Pasar Non-Captive

Strategi lima tahun ke depan (2025-2029) menekankan ekspansi ke pasar non-captive, artinya Pelni Services tidak hanya melayani internal Pelni Group, tetapi juga pelanggan eksternal. Agar hal ini berhasil, perusahaan perlu memastikan standarisasi layanan.

“Kami membangun ekosistem digital yang mencakup procurement, vendor management, warehouse, distribusi, hingga pembayaran. Misalnya, modul vendor management yang akan go-live akhir 2025 memungkinkan pemantauan PO, stok, dan delivery secara digital,” jelas Chandra.

Ia menambahkan standarisasi juga mencakup sertifikasi food safety ISO 22000 dan quality management ISO 9001, serta pengiriman bahan makanan dengan sistem Thermoking untuk menjaga kualitas. Proses digital yang transparan — dari barcode, bukti foto penerimaan, hingga persetujuan berlapis — meminimalkan risiko fraud dan memastikan pelanggan mendapat layanan terbaik.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2025: Pengadilan Agama Batusangkar Pelopor Digitalisasi Layanan Hukum di Sumbar

Selain itu, integrasi platform seperti EFood dan Picasso memungkinkan pengelolaan supply chain dan inventory secara real-time. “Dengan sistem ini, kami bisa menjawab permintaan mendadak dari kapal atau pelanggan eksternal tanpa mengorbankan kualitas dan kecepatan layanan,” terang dia.

Transformasi digital ini bukan hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga membuka peluang untuk pertumbuhan pasar baru, memperkuat posisi Pelni Services sebagai penyedia jasa maritim terkemuka di Indonesia.

Transparansi, Audit, dan Governance: Mengurangi Risiko, Meningkatkan Kepercayaan

Chandra mengungkapkan salah satu tantangan terbesar di sektor maritim adalah risiko fraud dan inefisiensi. Untuk itu, Pelni Services mengimplementasikan Audit Management System (AMS) yang mendigitalisasi laporan dan pelacakan aktivitas internal. Sistem ini memungkinkan audit yang cepat, tepat, dan akurat, memperkuat tata kelola perusahaan.“AMS membantu kami memastikan setiap aktivitas tercatat dan bisa diaudit kapan saja. Ini bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan stakeholder,” jelas Chandra.

Selain itu, digitalisasi proses internal dan eksternal, dari procurement hingga delivery, memungkinkan perusahaan mengefisiensikan biaya, mempercepat approval dan penagihan, serta meminimalkan redundansi. Misalnya, seluruh proses food supply kini berjalan sepenuhnya digital: PO → warehouse → kapal → billing → customer.

“Digitalisasi end-to-end bukan sekadar tren teknologi. Ini fondasi bagi kami untuk mempertahankan kualitas layanan, mengurangi risiko, dan mendukung ekspansi ke pasar non-captive. Semua sistem yang kami kembangkan — Picasso, EFood, AMS — adalah bagian dari ekosistem digital yang saling terintegrasi dan siap menghadapi tantangan maritim modern,” pungkas dia.

Dengan langkah-langkah ini, Pelni Services membuktikan bahwa digitalisasi bukan sekadar alat, melainkan strategi inti untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia barang dan jasa maritim terkemuka di Indonesia. (ABI Abdul Jabbar Siddik)

BACA JUGA:  Kazee Digital Kembali Catat Prestasi Raih Penghargaan Bintang 5 TOP Digital Awards 2025
Tags: Pelita Indonesia DjayaTop Digital Awards 2025
Previous Post

Setiap Perusahaan Retail Perlu Menjadi Perusahaan Teknologi

Next Post

AI Mulai Menggila, Keberlanjutan Jadi Senjata Utama Perusahaan Indonesia Hadapi Goncangan Ekonomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Hot 30, Segera Rilis di Indonesia dengan Harga Kompetitif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Optimalkan Layanan, IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis ke Pasar Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng ITB dan China Mobile, ASIX Luncurkan LIBRA: Solusi AI Enterprise

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalankan TJSL, IPC TPK Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Disabilitas Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto