Jala Lintas Media (JLM), perusahaan penyedia layanan ICT dan Internet di Indonesia, hari ini resmi membuka kantor baru di Jakarta yang beralamat di Menara Cardig lantai 2, Halim – Jakarta Timur. Peresmian ini menandai langkah strategis JLM dalam memperkuat penetrasi pasar di Jakarta dan mempertegas komitmen perusahaan untuk menjadi salah satu ISP utama di Ibu Kota.
Kehadiran kantor baru ini menjadi penanda penting ekspansi JLM ke wilayah Jakarta. Ekspansi ini mencakup pembangunan infrastruktur jaringan berskala nasional, peningkatan kapasitas layanan, serta penguatan konektivitas berkecepatan tinggi untuk mendukung pertumbuhan industri digital, data center, dan sektor korporasi di wilayah Jabodetabek. Langkah ini menegaskan kesiapan JLM untuk menghadirkan layanan ICT dan Internet yang lebih cepat, stabil, dan terintegrasi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Jakarta. JLM juga berharap dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu ISP pilihan warga Jakarta yang membutuhkan konektivitas cepat, stabil, dan terpercaya.
Victor Irianto, CEO Jala Lintas Media menyampaikan, “Jakarta merupakan pusat pergerakan data terbesar di Indonesia. Dengan kehadiran kantor baru di Halim, kami ingin memastikan bahwa setiap orang dan pelaku industri mulai dari operator, data center, hingga perusahaan korporasi memiliki akses ke layanan konektivitas yang cepat, andal, dan berkelanjutan. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat ekosistem digital nasional, serta wujud kesiapan JLM untuk mengakselerasi penetrasi pasar di Jakarta.”
Halim dipilih sebagai lokasi kantor baru karena kawasan ini berkembang pesat menjadi pusat interkoneksi modern dan simpul transportasi masa depan, dengan akses langsung ke Kereta Cepat Whoosh, LRT, TransJakarta, dan Bandara Halim Perdanakusuma. Lokasi strategis ini mendukung operasional JLM sekaligus mempercepat ekspansi jaringan di Jakarta, serta memposisikan JLM sebagai hub interkoneksi nasional yang menghubungkan jalur data penting menuju Bekasi, Bogor, Bandung, dan akses kabel laut dari Tanjung Pakis.
Selain berfungsi sebagai pusat operasional, kantor baru ini juga akan menjadi pusat pengembangan layanan interkoneksi antar–data center. JLM akan terus memperkuat infrastruktur DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing), teknologi transmisi optik yang memungkinkan satu kabel fiber optik mengirim berbagai jalur data berkecepatan tinggi secara bersamaan. Teknologi ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan layanan cloud, hyperscale, dan industri data center di Indonesia.
Untuk memperkuat jaringan di Jakarta, JLM menjalin kolaborasi open access dengan LinkNet, memungkinkan perluasan jangkauan layanan secara lebih cepat dan efisien. Selain itu, JLM juga bekerja sama dengan APJATEL dalam pemanfaatan infrastruktur pasif, sehingga pembangunan jaringan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan terintegrasi.
Sebagai penyedia layanan ICT nasional, JLM mengoperasikan infrastruktur yang kuat dan terus berkembang, termasuk lebih dari 5.000 km jaringan fiber optik, 1,4 juta homepass, serta 89 Points of Presence (POP) di berbagai wilayah strategis Indonesia. JLM juga didukung gateway internasional yang terhubung ke Singapura, Hong Kong, dan Batam untuk memastikan konektivitas lintas negara yang andal dan berkapasitas tinggi.
Melengkapi infrastruktur tersebut, JLM menawarkan lini layanan yang komprehensif melalui Mahavire untuk managed-services, Netvolve untuk konektivitas korporasi, Bnetfit untuk broadband rumah dan UMKM, serta NexByte untuk solusi data center. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan konektivitas berkualitas, JLM terus memperluas jaringan di kota-kota besar dan wilayah prioritas nasional. Kehadiran kantor baru di Halim semakin menegaskan komitmen JLM dalam menghadirkan layanan inovatif dan infrastruktur yang mendorong transformasi digital Indonesia.
“Kami ingin memastikan bahwa pelanggan, operator, data center, hingga perusahaan korporasi dapat mengandalkan JLM sebagai mitra konektivitas utama dalam memperkuat ekosistem digital nasional,” pungkas Victor.














