ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Forum Industri Pangan Dorong Hilirisasi hasil Riset

Ahmad Churi
20 May 2017 | 19:38
rubrik: Indeks, Telco
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech- Dalam rangka memperkuat kemandirian pangan nasional, Ditjen Penguatan Inovasi Kemristekdikti  bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar  Forum Industri Pangan  yang digelar pada 24 Mei 2017  yang mempertemukan periset dan industri pangan  guna mendorong hilirisasi hasil riset dan inovasi perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

Direktur Inovasi Industri Ditjen Penguatan Inovasi Kemristekdikti Santoso Yudo Warsono mengatakan hilirisasi hasil riset dan inovasi memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak yang dikenal sebagai triple helix plus, yaitu “Academia, Business, dan Government, plus Community” (A-B-G-C) yang kemudian berkembang dengan bantuan media (M) menjadi konsep penta helix.

Menurut dia, ada dua skema besar pendanaan dari Kemenristekdikti untuk mendukung hasil-hasil riset. Skema pertama adalah teaching industri yang pendanaannya dikhususkan untuk perguruan tinggi. Skema kedua, pendanaan inovasi industri yang fokus utama pada industri-industri yang berkolaborasi memanfaatkan teknologi atau hasil temuan lembaga litbang atau perguruan tinggi untuk diproduksi secara massal.

“Kolaborasi A-B-G-C-M dalam hilirisasi hasil riset dan inovasi,  sangat diperlukan pada semua rantai nilai Industri Pangan yang terdiri atas produksi (on farm), pengolahan, manufaktur, distribusi atau tata niaga dan konsumen,” katanya di Jakarta, Jumat (19/5).

Dalam  forum ini akan diadakan round table discussion agar kolaborasi antara pelaku industri dengan lembaga litbang atau perguruan tinggi ini bisa mengantarkan pencapaian outcome. Diskusi ini akan menghadirkan pelaku industri, pelaku riset dan pelaku kebijakan. “Begitu kita bicara outcome, yang kita lihat bukan sekedar pendanaan dari Kemenristekdikti. Lebih luas dari itu adalah bagaimana industri dan lembaga litbang bisa bersama-sama berdiskusi dengan penentu kebijakan,” lanjutnya.

Menurut dia, perguruan tinggi dan lembaga riset (Academia) dapat berkolaborasi dengan industri (Business) dan masyarakat (Community) dalam melakukan dan menghasilkan riset-riset yang sesuai kebutuhan industri didukung dengan berbagai platform media yang tersedia. Meski demikian,  kolaborasi A-B-G-C-M tersebut juga memiliki tantangan seperti riset yang belum berorientasi atas kebutuhan pasar, hasil riset yang masih skala laboratorium yang memiliki nilai “Technology Readiness Level” (TRL) di bawah 4, termasuk kurangnya kepercayaan pelaku bisnis di Indonesia untuk memanfaatkan hasil riset dari perguruan tinggi dan lembaga riset.

BACA JUGA:  Smartfren Gelar Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Kedua, Total Hadiah Milyaran Rupiah

Karena itu, melalui forum yang segera digelar tersebut dapat dipetakan berbagai permasalahan hilirisasi hasil riset atau inovasi dan dihasilkan suatu model kolaborasi A-B-G-C-M yang sesuai yang dapat diterapkan pada berbagai tata kelola perguruan tinggi dan lembaga riset lainnya. Pada tahap awal,  forum ini akan mempertemukan para pihak terkait untuk membahas aspek orang, proses, informasi dan teknologi.

Pengelolaan sumber daya alam (SDA) penghasil pangan di Indonesia masih mengandalkan pola-pola lama yang minim sentuhan teknologi dan inovasi. Pemberian nilai tambah pada produk-produk pertanian, peternakan, dan perikanan dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Peningkatan nilai tambah pada produk-produk pertanian dan peternakan harus didukung dengan riset yang kuat, baik riset dasar maupun riset-riset aplikatif/komersial yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Peningkatan nilai tambah bisa dilakukan melalui penggunaan benih atau bibit unggul berproduktivitas tinggi disertai dengan praktik pertanian yang baik, pengembangan pasar dan introduksi teknologi proses produksi, dan lain-lain. (red/ju)
Previous Post

Dahua Usung Teknologi Traffic Enforcement System

Next Post

Lintasarta Tawarkan Solusi Smart City Dukung Kemajuan Intansi Pemerintahan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Luncurkan Fitur e-Payment ‘Maxim Wallet KasPro’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto