ItWorks.id- Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mencatatkan capaiannya dalam transformasi digital untuk tingkatkan pelayanan publik. Aplikasi Pangkas (Gampang Ngurus Berkas) yang terintegrasi dalam SuperApp Tangerang LIVE tercatat telah melayani sebanyak 158.625 pengguna selama tahun 2025.
Upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik mulai menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, sebanyak 158.625 warga Kota Tangerang tercatat telah memanfaatkan Aplikasi Pangkas (Gampang Ngurus Berkas) yang terintegrasi dalam SuperApp Tangerang LIVE.
Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa digitalisasi birokrasi hingga level paling bawah—RT dan RW—kian diterima dan dipercaya masyarakat. Aplikasi Pangkas dinilai mampu memangkas proses administratif yang selama ini identik dengan tatap muka berulang dan alur yang panjang.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengatakan lonjakan jumlah pengguna mencerminkan kebutuhan warga terhadap layanan publik yang cepat, transparan, dan bebas dari kerumitan birokrasi.
Melalui aplikasi Pangkas, warga kini dapat mengurus berbagai surat pengantar secara daring, mulai dari Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), surat keterangan belum menikah, hingga surat kematian. Seluruh proses dapat dilakukan dari rumah tanpa perlu bolak-balik ke kantor RT, RW, atau kelurahan. “Sepanjang 2025, sebanyak 158.625 warga telah merasakan kemudahan mengurus berkas dari rumah. Ketua RT dan RW kini dapat melakukan verifikasi dan persetujuan secara digital langsung melalui ponsel. Jika berkas sudah diyakini benar, proses bisa selesai tanpa harus bertemu fisik dan otomatis diteruskan ke kelurahan,” ujar Mugiya dirilis melalui portal web Pemkot Tangerang, baru-baru ini.
Menurutnya, keberhasilan implementasi Pangkas menandai pergeseran penting dalam pola pelayanan publik. Digitalisasi tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi kerja aparatur di tingkat lingkungan.
Ke depan, Pemkot Tangerang akan terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Fokus utama diarahkan pada peningkatan literasi digital para Ketua RT dan RW agar semakin optimal memanfaatkan fitur-fitur aplikasi Pangkas dalam memberikan pelayanan kepada warga. “Capaian 158.625 pengguna ini menunjukkan bahwa program unggulan Bapak Wali Kota dalam memangkas birokrasi telah berjalan di jalur yang tepat. Kami akan terus melakukan sosialisasi dan pengembangan fitur agar pelayanan publik di Kota Tangerang semakin mudah, murah, dan cepat,” pungkasnya.














