ItWorks.id- PT MRT Jakarta dan PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk rencana pengembangan jalur MRT Jakarta Lintas Timur–Barat (East–West Line) rute Kembangan–Balaraja yang akan melintasi wilayah Banten, termasuk kawasan Metland Cyber Puri.
Jajaran Metland melalui proyek hunian dan komersial Metland Cyber Puri yang berlokasi di Jl. Metland Boulevard, Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, menyambut positif rencana pengembangan jalur MRT Jakarta Lintas Timur–Barat (East–West Line) rute Kembangan–Balaraja yang akan melintasi wilayah Banten, termasuk kawasan Metland Cyber Puri ini. Dukungan tersebut telah diwujudkan melalui penandatanganan naskah Memorandum of Understanding (MoU) yang telah diteken pada 04 Februari lalu yang berlangsung di Balai Kota Provinsi DKI -Jakarta.
Naskah MoU ditandatangani oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud, bersama Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Anhar Sudradjat. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Banten Andra Soni, serta Direktur PT Metropolitan Karyadeka Development, Solidi Silvester Korompis. Kerja sama serupa juga dilakukan dengan sejumlah pengembang swasta lainnya di sepanjang koridor rute MRT.
Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Anhar Sudradjat, menyatakan Metland mendukung penuh pembangunan jalur MRT Lintas Timur–Barat sebagai bagian dari penguatan sistem transportasi publik modern.“Metland menyambut baik rencana pembangunan East–West Line MRT Jakarta sebagai sarana transportasi modern yang mampu mempercepat waktu tempuh dan meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat,” ujar Anhar dilasnir dalam siaran pers, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, Nota Kesepahaman ini menjadi langkah awal diskusi dengan MRT Jakarta terkait penempatan stasiun MRT di kawasan yang dilalui rute Kembangan–Balaraja, dengan mempertimbangkan aspek efisiensi, efektivitas interkoneksi, serta integrasi kawasan.
Sebagai kawasan hunian dan komersial terpadu, Metland Cyber Puri menilai kehadiran MRT akan memberikan nilai tambah signifikan, tidak hanya bagi penghuni, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem kawasan berkelanjutan berbasis transportasi publik.














