ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BRIN Manfaatkan AI untuk Percepat Lahirnya Varietas Cabai Unggul

Ahmad Churi
20 July 2026 | 22:13
rubrik: Event, Research
BRIN Dan Google Arts & Culture Luncurkan Platform Digital Gambar Cadas Prasejarah Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong transformasi riset pertanian melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Teknologi ini kini diintegrasikan dengan pemuliaan tanaman, karakterisasi morfologi, dan sains data untuk mempercepat pengembangan varietas cabai unggul yang lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing.

Upaya untuk terus hadirkan inovasi tersebut terungkap dalam webinar DESAIN (Dialog Eksplorasi Sains Data dan Informasi) Seri ke-6 bertajuk Integrasi Pemuliaan, Karakterisasi, dan AI untuk Identifikasi Presisi Varietas Cabai yang diselenggarakan Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) BRIN, baru-baru ini.

Kepala PRSDI BRIN, Esa Prakasa, mengatakan cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis dengan nilai ekonomi tinggi serta memiliki keragaman varietas yang luas. Setiap varietas memiliki karakteristik berbeda, mulai dari tingkat kepedasan, produktivitas hingga ketahanan terhadap kondisi lingkungan.

Menurut Esa, riset cabai yang telah berlangsung sejak sebelum BRIN berdiri kini memasuki babak baru dengan memanfaatkan AI, analisis spasio-temporal, serta pemantauan berbagai faktor lingkungan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi identifikasi varietas sekaligus mempercepat proses pengembangan cabai yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim dan kondisi lapangan. “Potensi pemanfaatan cabai sangat besar bagi masyarakat dan dapat menjadi sumber ekonomi bagi petani. Integrasi AI akan membuat proses identifikasi varietas menjadi lebih akurat dan efisien,” ujarnya dirilis Humas BRIN (20/07/2026), di Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Nurdini Khadijah dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa perlindungan hukum terhadap varietas tanaman diawali dengan pengujian BUSS (Baru, Unik, Seragam, dan Stabil). Pengujian tersebut dilakukan melalui analisis terhadap 61 karakter morfologi tanaman. Data hasil karakterisasi itu tidak hanya menjadi syarat perlindungan varietas, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam pengembangan sistem identifikasi varietas berbasis AI.

BACA JUGA:  OPPO Buka Toko Online 'OPPO Store' untuk Konsumen Indonesia

Sementara itu, Peneliti Ahli Madya PRSDI BRIN, Devi Munandar, memaparkan pengembangan model hibrida ST-LMM-FNN yang mampu mengevaluasi ketahanan sekaligus kemurnian benih cabai. Model tersebut dapat memprediksi pertumbuhan tanaman sekaligus meningkatkan akurasi evaluasi kemurnian varietas sehingga mendukung proses seleksi benih unggul secara lebih efektif.

Dari sisi pemuliaan tanaman, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Hortikultura BRIN, Rinda Kirana, menjelaskan proses pemuliaan presisi hingga pendaftaran perlindungan varietas tanaman untuk cabai rawit unggul CR 58.

Menurutnya, keberhasilan menghasilkan varietas unggul tidak hanya bergantung pada inovasi pemuliaan, tetapi juga pada perlindungan hak varietas agar inovasi tersebut memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar.

Terobosan lain diperkenalkan oleh Peneliti Ahli Utama PRSDI BRIN, Wiwin Suwarningsih, melalui pengembangan smart phenotyping system berbasis deep learning menggunakan arsitektur ResNet50. Teknologi ini mampu mengenali varietas cabai hanya berdasarkan karakteristik morfologi daun secara cepat dan presisi di lapangan. Pendekatan tersebut dinilai berpotensi menggantikan proses karakterisasi konvensional yang selama ini membutuhkan waktu lebih lama dan tenaga yang lebih besar.

Moderator webinar sekaligus Peneliti Ahli Muda PRSDI BRIN, Ira Maryati, menegaskan bahwa identifikasi varietas cabai di era digital membutuhkan pendekatan multidisiplin. Kolaborasi antara pemuliaan tanaman, karakterisasi morfologi, sains data, big data analytics, dan AI menjadi kunci untuk menghasilkan sistem identifikasi yang lebih cepat, objektif, dan akurat.

Esa Prakasa menambahkan, kolaborasi riset yang dibangun BRIN bersama berbagai mitra diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian nasional. Menurutnya, integrasi pemuliaan tanaman, karakterisasi, dan sains data tidak hanya akan mempercepat pengembangan varietas cabai unggul, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, memperkuat daya saing hortikultura Indonesia, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  Cisco dan BRIN Berkolaborasi Majukan AI dan Keamanan Siber di Indonesia
Tags: brin
Previous Post

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Semester I Laba Tumbuh 60%

Next Post

Naik 30%, Baznas Terus Perkuat Strategi Digital untuk Tingkatkan Pengumpulan Zakat Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Naik 30%, Baznas Terus Perkuat Strategi Digital untuk Tingkatkan Pengumpulan Zakat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset: Setengah Contact Centre di Asia Pasifik Akan Adopsi Voice AI di 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir di InnoVibes 2026, Telkom Pamer AIcosystem

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia dan Malaysia Saling Dukung di Forum ITU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

Ahmad Churi
17 July 2026 | 14:17

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi prioritas transformasi digital di berbagai organisasi. Namun, di tengah antusiasme tersebut, banyak perusahaan masih berfokus...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto