ItWorks.id- ZTE Corporation dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperluas kemitraan strategis untuk mempercepat pengembangan jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI), teknologi 5G, serta komersialisasi Fixed Wireless Access (FWA) di Indonesia. Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada ajang MWC Shanghai 2026.
Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan mengembangkan kapabilitas AI secara menyeluruh pada Radio Access Network, Transport Network, Core Network, hingga Network Operations guna meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta pengalaman pelanggan.
Kolaborasi tersebut juga memperluas implementasi otomatisasi jaringan berbasis AI yang sebelumnya telah berhasil mencatat penghematan energi lebih dari 10 persen tanpa mengurangi performa jaringan maupun kualitas layanan pelanggan. Ke depan, implementasi AI akan terus dievaluasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, pemanfaatan energi, dan kinerja jaringan.
Selain memperkuat infrastruktur 5G, ZTE dan XLSMART akan mempercepat komersialisasi layanan FWA melalui optimalisasi jaringan, pengembangan perangkat Customer Premises Equipment (CPE), serta perluasan layanan broadband bagi pelanggan rumah tangga dan pelaku usaha. Langkah ini diharapkan dapat memaksimalkan nilai investasi 5G sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis baru.
“Indonesia merupakan salah satu pasar digital paling dinamis di Asia Tenggara dengan kebutuhan konektivitas cerdas yang terus meningkat. Menurutnya, kolaborasi dengan XLSMART akan menghadirkan jaringan yang lebih cerdas, efisien, dan berorientasi pada pelanggan, sekaligus mempercepat inovasi layanan broadband, ungkap Senior Vice President ZTE, James Zhang,dalam keterangan yang dirilis (27/07/2026), di Jakarta.
Sementara itu, President Director XLSMART Rajeev Sethi menilai AI akan menjadi penggerak utama transformasi industri telekomunikasi. Menurutnya, kerja sama dengan ZTE akan memperkuat kemampuan perusahaan membangun jaringan yang lebih otomatis dan efisien, sekaligus mendukung ekspansi bisnis 5G dan FWA di Indonesia.
Saat ini, XLSMART yang terbentuk dari penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom melayani lebih dari 69,4 juta pelanggan. Sepanjang 2026, perusahaan menargetkan perluasan cakupan 5G Blanket ke lebih banyak kota serta memperluas layanan 5G FWA sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas digital nasional.













