ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Sebegini Jumlah Deteksi Serangan Mobile Malware di Indonesia pada Q1 2026

Fauzi
1 September 2026 | 10:49
rubrik: Digital
Studi: 15 Ribu Lebih Serangan Seluler Intai Pengguna Indonesia di Q1 2026

Image: Kaspersky

Share on FacebookShare on Twitter

Ancaman seluler di kawasan Asia-Pasifik menjadi semakin tertarget. Menurut data terbaru dari Kaspersky, para penyerang kini berfokus pada kelompok pengguna yang lebih kecil dan menargetkan setiap individu secara jauh lebih gigih. Para penjahat siber semakin menyesuaikan kampanye mereka dengan perilaku pengguna lokal, layanan digital populer, serta ekonomi yang mengutamakan perangkat seluler (mobile-first) yang berkembang pesat.

Di delapan pasar Asia Pasifik, rata-rata jumlah deteksi ancaman seluler per pengguna yang terdampak meningkat sebesar 49% per tahun pada kuartal pertama tahun 2026, naik dari 4,9 menjadi 7,3. Peningkatan ini tercatat di setiap pasar yang dianalisis, bahkan ketika jumlah total pengguna yang menghadapi ancaman seluler justru menurun.

Temuan utama dari kuartal pertama tahun 2026:

• Jumlah deteksi per pengguna yang terdampak meningkat di kedelapan pasar yang dianalisis, yang mengindikasikan penargetan yang lebih gigih terhadap pengguna individu.
• Thailand mencatat konsentrasi tertinggi di Asia Tenggara, dengan jumlah deteksi meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 2.494—sementara jumlah pengguna yang terdampak justru turun—sehingga meningkatkan rasio deteksi per pengguna dari 3,0 menjadi 11,9.
• Sri Lanka mencatat 922 deteksi, naik 132% secara tahunan, dengan rasio deteksi per pengguna meningkat dari 5,5 menjadi 17,4.
• Jumlah deteksi di Filipina naik 28% menjadi 2.011, dan di Bangladesh naik 108% menjadi 1.859.
• China mencatat 6.797 deteksi, hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
• China dan Bangladesh adalah satu-satunya pasar di mana jumlah deteksi maupun jumlah pengguna yang terdampak sama-sama mengalami peningkatan.
• India dan Indonesia tetap menjadi pasar terbesar di kawasan ini berdasarkan volume deteksi serangan, dengan masing-masing mencatat 18.187 dan 15.163 deteksi.

BACA JUGA:  Ini Solusi Parental Control yang Berhasil Blokir 98,6 Persen Situs Dewasa

Para peneliti juga mengamati peningkatan volume aktivitas penipuan seluler yang memanfaatkan promosi palsu, halaman phishing, iklan berbahaya, survei penipuan, serta teknik rekayasa sosial lainnya yang dirancang untuk mengelabui pengguna agar mengungkapkan kredensial atau informasi pribadi. Tautan phishing tetap menjadi salah satu sarana yang paling umum digunakan; tautan ini memancing pengguna untuk mengunjungi situs web penipuan melalui domain palsu, typosquatting (penggunaan nama domain yang mirip dengan nama asli namun mengandung kesalahan ketik), dan tiruan meyakinkan dari merek-merek tepercaya.

Tautan berbahaya kini disebarkan jauh melampaui email, yakni melalui pesan teks, aplikasi pesan instan, media sosial, tawaran pekerjaan palsu, pembagian hadiah kripto, dan promosi digital. Platform pesan instan menjadi target yang kian marak; akun yang telah disusupi sering kali disalahgunakan untuk menyebarkan tautan berbahaya yang tampak berasal dari kontak tepercaya. Kredensial akses untuk platform pesan instan dan portal layanan pemerintahan sangat bernilai bagi penjahat siber, karena akses tersebut dapat memfasilitasi pencurian identitas, penipuan, dan kompromi yang lebih luas terhadap kehidupan digital korban.

Teknik serangan pun semakin canggih: beberapa pengguna terpapar konten berbahaya hanya dengan mengunjungi halaman web yang telah disusupi, tanpa memerlukan interaksi berarti. Rangkaian serangan bertahap—yang bermula dari file, tautan, atau pesan yang tampak tidak berbahaya—terus membuat ancaman semakin sulit diidentifikasi dan diblokir.

Berbagai jenis malware juga masih aktif di kawasan ini. India terus menghadapi ancaman Trojan Rewardsteal, yang menyamar sebagai aplikasi hadiah atau pembagian bonus untuk mencuri data sensitif, serta kemunculan kembali Trojan Thamera, yang membajak perangkat untuk membuat akun media sosial palsu dalam skala besar.

Kecerdasan buatan (AI) membuat penipuan seluler menjadi lebih meyakinkan dan sulit dideteksi. Sebuah riset konsumen global dari Kaspersky mengenai penipuan di aplikasi pesan instan, bertajuk The Great Messaging Heist, menemukan bahwa dua pertiga korban (66%) meyakini AI digunakan untuk menargetkan mereka—terutama melalui pesan yang ditulis oleh AI (42%), diikuti oleh suara hasil sintesis atau kloning (31%) serta gambar atau video deepfake (25%). Penipu menggunakan alat-alat ini untuk menyamar sebagai kontak tepercaya, termasuk anggota keluarga, dan menekan korban agar segera melakukan transfer uang atau mengungkapkan kredensial mereka.

BACA JUGA:  Huawei Buka Digix Lab Pertamanya di Singapura

Riset yang sama menemukan bahwa lebih dari separuh kasus penipuan yang berhasil (52%) berlangsung dalam waktu kurang dari 30 menit, terhitung sejak kontak awal hingga saat uang atau data pribadi berpindah tangan.

“Di seluruh wilayah Asia Pasifik, ancaman seluler menjadi semakin canggih; penjahat siber memadukan teknik serangan yang sulit terdeteksi, malware persisten, dan taktik penipuan berbasis AI untuk mengincar konsumen. Seiring penipuan yang kian meyakinkan dan sulit dikenali, perlindungan diri memerlukan sistem keamanan yang mampu mendeteksi ancaman secara proaktif, bahkan sebelum pengguna menyadari bahwa mereka sedang diserang,” ujar Choon Hong Chee, Head of Consumer Channel Asia Pasifik di Kaspersky.

Tags: AIGenerative AIKasperskyMalware
Previous Post

Perkuat B2B ICT, Telkom Solution Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise di Kawasan Asia Pasifik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenperin Jalin BI Dorong Akselerasi Transformasi UMKM Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemristek Buat Teknologi Disinfektan Ozon Sterilkan APD Tim Medis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur BI: “Transaksi Uang Elektronik Pada 2023 Dapat Mencapai Rp495 Triliun”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto