ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BRIN Gagas Agro Techno Park, Lahan Bekas Tambang

Ahmad Churi
14 September 2026 | 14:18
rubrik: Event
Darma Henwa Jalin Huawei  Perkuat  Transformasi Digital Tambang Lewat Super App Berbasis Cloud
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id-Lahan bekas tambang di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai diarahkan menjadi kawasan produktif berbasis teknologi dan inovasi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggagas pembangunan Agro Techno Park (ATP) yang mengintegrasikan peternakan, perikanan, hortikultura, tanaman pangan, dan perkebunan dalam satu ekosistem agribisnis berkelanjutan.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari upaya BRIN mendorong pemanfaatan lahan pascatambang sekaligus mengembangkan model usaha peternakan terpadu yang layak secara ekonomi dan dapat direplikasi di wilayah lain.

Kepala Pusat Riset Peternakan, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) BRIN, Santoso, mengatakan, pemanfaatan lahan bekas tambang untuk peternakan membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan lahan pertanian pada umumnya.

Menurutnya, aspek kondisi tanah dan lingkungan, produktivitas serta kesehatan ternak, hingga kebutuhan investasi dan kelayakan usaha harus dikaji secara terpadu. “Kita tidak ingin sekadar membuktikan bahwa ternak dapat dipelihara di lahan bekas tambang. Yang lebih penting adalah menentukan model seperti apa yang tepat, teknologi apa yang diperlukan, komponen apa yang harus dioperasikan, dan dalam kondisi seperti apa usaha tersebut dapat berkembang,” ujar Santoso dalam Webinar Risnov Ternak Series #31, (9/9),dilansir melalui portal web BRIN (13/09/2026).

Webinar bertema “Prospek Pengembangan Usaha Peternakan Terpadu pada Lahan Bekas Tambang: Tantangan dan Peluang, Contoh Kasus – Kalimantan Timur” tersebut diselenggarakan Pusat Riset Peternakan ORPP BRIN secara daring.

Rancang Kawasan Percontohan di Loa Kulu

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Peternakan ORPP BRIN, Sindu Akhadiarto, menjelaskan, gagasan pembangunan ATP di lahan bekas tambang Kaltim merupakan hasil kajian dan survei BRIN bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Salah satu lokasi yang disiapkan berada di Loa Kulu, melalui kolaborasi BRIN dengan PT Bramasta Sakti. Kawasan ini dirancang sebagai percontohan peternakan terpadu dengan dukungan teknologi modern dan konsep smart farming.

Dalam rancangan tersebut, kegiatan peternakan tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan perikanan, hortikultura, tanaman pangan, dan perkebunan. Integrasi ini diharapkan menciptakan efisiensi produksi, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta menghasilkan nilai tambah dari berbagai kegiatan agribisnis.“Peternakan tidak hanya menghasilkan daging dan telur untuk manusia, tetapi juga menjadi mesin biologis yang mempercepat pemulihan fungsi ekonomi. Maka terjadilah konsep bioekonomi sirkular,” jelas Sindu.

BACA JUGA:  BRIN Kembangkan Material Pemurnian Uranium, Dorong Kemandirian Energi Nuklir

Melalui pendekatan tersebut, peternakan dapat menghasilkan pupuk organik, menyediakan hijauan pakan, dan mengurangi limbah biomassa. Sistem ini sekaligus membuka peluang sumber pendapatan baru bagi masyarakat di sekitar kawasan.

BRIN mengarahkan ATP bukan hanya sebagai lokasi produksi peternakan, tetapi juga sebagai kawasan percontohan dan ekosistem kolaborasi yang mempertemukan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, serta lembaga riset.Selain mendukung kegiatan riset dan produksi, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi wadah pengembangan agroeduwisata serta penerapan teknologi pertanian dan peternakan terpadu.

Model yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi referensi untuk optimalisasi lahan bekas tambang di wilayah lain dengan karakteristik yang sesuai.

Perspektif pengembangan usaha turut disampaikan Guru Besar Fakultas Pertanian, Jurusan Peternakan Universitas Mulawarman Samarinda, Prof. Taufan Purwokusumaning Daru. Ia menguraikan tantangan dan peluang pengembangan usaha peternakan di lahan bekas tambang, khususnya dalam konteks Kalimantan Timur.

Sementara itu, Direktur PT Bramasta Sakti, Wiwin Suhartanto, memberikan perspektif pelaku usaha mengenai pemanfaatan lahan bekas tambang untuk kegiatan agribisnis, termasuk pengalaman dan tantangan pengembangan ternak di kawasan tersebut.

Melalui kolaborasi riset, akademisi, pemerintah, dan dunia usaha, BRIN mendorong agar pemanfaatan lahan bekas tambang tidak berhenti pada upaya pemulihan lahan. Lebih dari itu, lahan pascatambang diharapkan dapat menjadi basis pengembangan agribisnis baru yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Konsep Agro Techno Park di Kaltim menjadi salah satu upaya untuk menghubungkan inovasi teknologi dengan kebutuhan pengembangan usaha, sekaligus membuka peluang transformasi lahan bekas tambang menjadi kawasan ekonomi produktif.

Tags: brin
Previous Post

Garmin Raih Pencapaian Impresif 1,1 Juta Pengguna Aktif di Indonesia, Gelar Birthday Promo

Next Post

Layanan Makin Efisien, Kinerja IPC TPK Tumbuh 8,37% hingga Agustus 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Penyebaran Covid-19, Pembesut Lampu Philips Hadirkan Solusi Disinfeksi Berteknologi UV-C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenperin Promosikan SDM Industri Bertaraf Global di Innoprom 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laptop Premium Lenovo ThinkPad P14s dan P15s Segera Hadir di Indonesia, Harganya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto