ItWorks.id- Salesforce memperkenalkan AIforce, lapisan antarmuka dinamis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menghadirkan kemampuan platform Salesforce ke berbagai tempat pengguna bekerja. Inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dengan memudahkan akses data, alur kerja, dan logika bisnis melalui AI.
Diperkenalkan dalam ajang Dreamforce 2026, AIforce memungkinkan karyawan dan agen AI mengakses serta memanfaatkan informasi perusahaan tanpa harus membuka aplikasi Salesforce secara langsung. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan, memperbarui catatan, dan menjalankan alur kerja melalui platform seperti Claude, Slack, maupun Lightning.
Melalui AIforce, agen AI dapat membaca berbagai catatan, mengakses sistem yang terhubung, serta menalar dan mengambil tindakan berdasarkan konteks bisnis yang lebih menyeluruh. Kemampuan ini diharapkan membantu perusahaan mempercepat proses kerja dan mengoptimalkan pemanfaatan data yang tersimpan di Salesforce.“AI sedang menciptakan revolusi antarmuka,” ujar Marc Benioff, Chair and CEO Salesforce dalam rilis pers (17/09/2026).
Menurutnya, AIforce menggabungkan kecerdasan model AI dengan konteks bisnis yang telah dibangun pelanggan di Salesforce, dengan tetap memperhatikan keamanan dan tata kelola. Salesforce juga menegaskan AIforce dirancang untuk bekerja berdasarkan hak akses dan aturan bisnis yang berlaku. Data bisnis digunakan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan dan, melalui konsep Zero Data Retention, tidak disimpan oleh penyedia model.
AIforce diluncurkan bersama Claudeforce, Slackforce, dan Agentforce Coworker. Ketiganya memperluas pemanfaatan kemampuan Salesforce melalui platform AI dan kolaborasi yang digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Paul Carvouni, Senior Vice President dan General Manager ASEAN, Salesforce, mengatakan kawasan Asia Tenggara yang terbiasa dengan kanal percakapan dan penggunaan perangkat mobile memiliki peluang memanfaatkan AI untuk meningkatkan kecepatan dan kelincahan operasional bisnis. “Melalui AIforce, bisnis di ASEAN bisa merealisasikan potensi penuh dari AI,” ujarnya.














