ItWorks.id- CloudMile dan Aerospike menjalin kemitraan strategis di Indonesia untuk memperkuat infrastruktur data perusahaan sekaligus mempercepat penerapan artificial intelligence (AI) dalam skala besar.
Kolaborasi tersebut menggabungkan keahlian CloudMile dalam cloud architecture, integrasi, implementasi, dan managed services dengan platform real-time data Aerospike. Kemitraan ini ditujukan untuk membantu perusahaan menghadapi kompleksitas lingkungan multi-cloud serta membangun fondasi data yang mendukung aplikasi AI dan digital secara real-time.
Kebutuhan terhadap infrastruktur data yang kuat semakin penting seiring meningkatnya investasi perusahaan di bidang AI. Berdasarkan PwC’s 29th Global CEO Survey–Indonesia, sebanyak 22% CEO di Indonesia menyatakan AI telah meningkatkan pendapatan dalam 12 bulan terakhir, sedangkan 28% melaporkan adanya pengurangan biaya. Namun, hanya 10% yang menyebut AI memberikan kedua manfaat tersebut.
Selain itu, hanya 24% CEO Indonesia yang menyebut comprehensive data access sebagai fondasi praktis untuk membuka nilai AI. Kondisi ini menunjukkan masih adanya tantangan dalam mengubah eksperimen AI menjadi implementasi yang memberikan dampak bisnis terukur.
“Adopsi AI semakin meningkat di berbagai perusahaan Indonesia, tetapi implementasi AI yang sukses membutuhkan lebih dari sekadar powerful models. Organisasi juga membutuhkan data foundation yang dapat menyediakan akses terhadap informasi secara cepat, andal, dan scalable,” ujar Gilland Cardindo, Country Director CloudMile Indonesia, dalam rilis pers, baru-baru ini.
Menurutnya, kombinasi keahlian cloud lokal CloudMile dan kemampuan real-time data Aerospike dapat membantu perusahaan mengatasi kompleksitas multi-cloud sekaligus mengembangkan aplikasi AI dan real-time untuk kebutuhan bisnis.
Sementara itu, Venkatesh Guntur, Country Head–ASEAN, Aerospike, mengatakan kebutuhan terhadap real-time data semakin penting bagi perusahaan di sektor financial services, telekomunikasi, dan digital commerce.
Platform Aerospike memungkinkan perusahaan mengakses, memperbarui, dan menggunakan data secara real-time untuk berbagai kebutuhan, seperti personalisasi, recommendation engine, fraud detection, customer 360, hingga dynamic credit scoring.
Dalam penerapan AI, kapabilitas tersebut juga dapat mendukung teknologi generative AI (GenAI) dan Retrieval-Augmented Generation (RAG) yang membutuhkan akses terhadap informasi relevan dan terkini.
Melalui kemitraan ini, CloudMile dan Aerospike akan membantu perusahaan di Indonesia mulai dari asesmen data dan cloud environment, perancangan arsitektur, integrasi, implementasi, dan migrasi hingga optimasi serta managed services.
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kapabilitas teknis lokal dan membantu perusahaan memaksimalkan investasi cloud yang telah dimiliki, sehingga membangun infrastruktur digital yang lebih scalable, resilient, dan responsif.














