ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Komisi Informasi Pusat Dorong Tata Kelola Arsip Perkuat Akses Informasi Publik

Ahmad Churi
28 September 2026 | 18:35
rubrik: Event
Komisi Informasi  Pusat   Dorong Tata Kelola Arsip Perkuat Akses Informasi Publik

Ketua KI Pusat Handoko Agung Saputro, berikan sambutan pada diskusi memperingati "Hari Hak untuk Tahu Sedunia" (28/9), di Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Komisi Informasi (KI) Pusat terus mendorong konsistensi badan publik dalam menjalankan keterbukaan informasi. Tak sekadar memastikan informasi tersedia, lembaga publik juga dituntut menjamin informasi mudah diakses, akurat, dapat ditelusuri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan KI Pusat melalui diskusi publik bertema “Right to Know, Right to Access: Memperkuat Keterbukaan Informasi melalui Tata Kelola Arsip yang Berkualitas”, dalam rangka memperingati International Right to Know Day atau Hari Hak untuk Tahu Sedunia, (28/9/2026), di Aula KI Pusat, Jakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KI Pusat untuk memperkuat pemahaman badan publik mengenai pentingnya keterbukaan informasi, sekaligus mendorong perbaikan tata kelola arsip sebagai fondasi pelayanan informasi yang transparan dan akuntabel.

Ketua KI Pusat Handoko Agung Saputro mengatakan, peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia harus menjadi momentum untuk memastikan hak masyarakat memperoleh informasi tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif badan publik.

Menurutnya, keterbukaan informasi perlu diwujudkan melalui layanan yang memudahkan masyarakat menemukan, memahami, dan memanfaatkan informasi untuk berbagai kepentingan. “Kita perlu menggeser paradigma, dari sekadar ‘informasi tersedia’ menjadi ‘informasi memberikan manfaat’,” ujar Handoko dalam sambutan saat membuka resmi diskusi yang juga diikuti peserta dar berbagai daerah secara secara hybrid ini.

Ia menegaskan, konsistensi dalam menjalankan keterbukaan informasi semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital dan maraknya misinformasi, disinformasi, serta pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Diskusi publik tersebut menghadirkan Pakar Keterbukaan Informasi Publik Alamsyah Saragih, Sekretaris Utama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Rini Agustriani, serta Wakil Ketua KI Pusat Hafidhah.

Dalam situasi tersebut terungkap, badan publik dituntut memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki kejelasan sumber, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA:  Gubernur Pramono Resmikan Primaya Hospital Kelapa Gading, Harapkan Layanan Kesehatan Berstandar Internasional

Tata Kelola Arsip Jadi Fondasi Transparansi

Salah satu aspek yang menjadi perhatian KI Pusat adalah kualitas pengelolaan arsip. Sebab, keterbukaan informasi tidak akan berjalan optimal apabila dokumen dan rekaman informasi yang dibutuhkan masyarakat tidak dikelola secara tertib. Arsip yang terorganisasi dengan baik memungkinkan informasi ditemukan lebih cepat, ditelusuri riwayatnya, dan diverifikasi kebenarannya. Sebaliknya, pengelolaan arsip yang lemah berpotensi menghambat pelayanan informasi dan menyulitkan badan publik memenuhi permintaan masyarakat.

Karena itu, penguatan keterbukaan informasi perlu berjalan beriringan dengan pembenahan sistem kearsipan, termasuk koordinasi antara Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), unit kearsipan, serta unit penghasil informasi.

Sekretaris KI Pusat M. Zamsani B. Tjenreng menekankan bahwa sinergi antarfungsi tersebut menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan informasi publik. “Sinergi antara PPID, unit kearsipan, dan unit penghasil informasi menjadi kunci agar informasi publik dapat ditemukan, ditelusuri, diverifikasi, dan disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sinergi ini juga penting untuk memastikan proses pelayanan informasi berjalan lebih terstruktur, mulai dari pencarian dokumen hingga penyampaian informasi kepada pemohon sesuai ketentuan yang berlaku.

Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas Badan Publik

Dalam diskusi, para narasumber membahas sejumlah aspek, mulai dari pemenuhan hak masyarakat atas informasi, peran tata kelola arsip dalam menjamin ketersediaan informasi, hingga integrasi pengelolaan arsip dan fungsi PPID untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Melalui forum ini, KI Pusat mendorong agar keterbukaan informasi tidak hanya dipahami sebagai kewajiban memenuhi regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari praktik tata kelola pemerintahan yang konsisten, transparan, dan akuntabel. Bagi badan publik, komitmen tersebut menuntut penguatan sistem dokumentasi, peningkatan koordinasi internal, serta pelayanan informasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Terapkan Inovasi Teknologi, Perumda Air Minum Tirta Ayu Kandidat TOP Digital Awards 2023

Handoko berharap peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia dapat memperkuat kesadaran bahwa keterbukaan informasi harus berorientasi pada manfaat bagi publik, bukan sekadar formalitas atau pemenuhan kewajiban administratif.“Dari keterbukaan menuju kebermanfaatan. Dari informasi menuju partisipasi. Dari transparansi menuju kepercayaan publik,” tegasnya.

Sebagai lembaga mandiri yang menjalankan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, KI Pusat memiliki mandat menetapkan standar layanan informasi publik, menyelesaikan sengketa informasi, serta mengevaluasi pelaksanaan keterbukaan informasi di Indonesia.

Melalui mandat tersebut, konsistensi KI Pusat dalam mendorong keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari upaya memperkuat hak masyarakat untuk tahu sekaligus meningkatkan akuntabilitas badan publik. Tantangannya tidak hanya memastikan informasi dibuka, tetapi juga menjamin informasi tersebut berkualitas, mudah dijangkau, dan dapat digunakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Tags: KI PUSAT
Previous Post

Ini Pesan UniPin untuk Talenta Muda Esport

Next Post

Konektivitas Digital Tembus 90 Persen, Pemerintah Kejar Kualitas 5G

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Xiaomi Redmi S2 Usung Snapdragon 625 dengan Banderol Rp2 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lenovo EdVision, Platform Bertukar Ide dan Belajar Penggunaan Teknologi Bagi Tenaga Pengajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir di Indonesia, realme 15T 5G Usung Baterai 7000mAh, Desain Stylish dan Looks Great

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Rilis NOTE 60 Ultra, NOTE 60 Pro Pininfarina Edition dan NOTE 60 Pro Eksklusif Yuna Gift Box

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto