Jakarta, Itech- PT Reasuransi Maipark Indonesia kenalkan Maipark Hydra yang merupakan aplikasi berbasis web. Aplikasi tersebut berguna untuk menampilkan data mengenai bencana banjir di Indonesia dan dapat dimanfaatkan oleh industri asuransi nasional.
Aplikasi Hydra 2017 berisi ada data histori mengenai banjir di suatu tempat, berapa kali banjir dan berapa ketinggiannya, sehingga dengan pengetahuan yang lengkap terutama bagi underwriter waktu melakukan asesmen menerima suatu resiko asuransi sehingga datanya sudah tersedia.
Aplikasi ini dibangun untuk berbagi hasil riset banjir RDI terkait informasi kejadian banjir historis dan risiko banjir untuk wilayah DKI Jakarta kepada masyarakat umum. Selain itu terdapat fitur untuk melakukan simulasi kerugian sederhana akibat banjir berdasarkan ketinggian rendaman dan jenis bangunan Dengan menggunakan aplikasi ini, industri asuransi kerugian bisa mendapatkan sejumlah manfaat.
Beberapa manfaat tersebut antara lain proses underwriting untuk risiko banjir jadi bisa lebih cepat dilakukan karena data yang lebih akurat. Selain itu data akurat mengenai risiko banjir juga diharapkan bisa menghasilkan pricing premi yang lebih sesuai dengan kondisi yang ada lapangan.
“Hal ini pun turut menguntungkan nasabah karena premi yang dibayar lebih sesuai dengan risiko yang ada,” jelas Dirut Maipark Yasril Y. Rasyid di Jakarta, Kamis (31/8), disela MoU Maiprak dengan BMKG terkait dengan dengan weather based insurance. Kerja sama dengan BMKG ini yang dikaitkan dengan proteksinya melalui produk produk asuransi
Menurut dia, meski masih berbentuk website, namun tidak tertutup kemungkinan akan dikembangkan sehingga bisa digunakan di Android dan IOS. “Kita akan lakukan kerja sama dengan pengembang agar bisa tersedia di Android dan IOS. Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa terlaksana,” ujarnya. Pada aplikasi pertama mengenai gempa bumi aat ini sudah lebih baik dan sudah bisa menetapkan tarif premi asuransi, dan hitungan tarif ini digunakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menetapkan tarif.
Sementara itu, Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan dengan kerja sama ini diharapkan tercipta sinergi yang lebih baik anatra PT Maipark Indonesia dengan BMKG. “Kerja Sama ini dianggap perlu untuk meningkatkan hubungan kerja sama informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika bagi industri perasuransian nasional,” katanya. Hal senada juga dikatakan Yasril beranggapan bahwa kerjasama dengan BMKG ini, dikaitkan dengan proteksinya melalui produk-produk asuransi. (red/ju)














