ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Pemerintah AS meminta bantuan Facebook untuk menyadap Messenger

Teguh Imam Suyudi
20 August 2018 | 12:15
rubrik: Digital
Begini Cara Hapus Pesan Terkirim di Facebook Messenger
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah AS memaksa Facebook Inc. untuk memecahkan enkripsi dalam aplikasi Messenger sehingga penegak hukum dapat mendengarkan percakapan suara tersangka dalam penyelidikan kriminal. Ini membangkitkan kembali isu apakah perusahaan dapat dipaksa untuk mengubah produk mereka untuk memungkinkan pengawasan.

Diketahui bahwa Facebook telah menentang permintaan Departemen Kehakiman AS itu.

Masalah Messenger ini muncul di Fresno, California, sebagai bagian dari penyelidikan terhadap geng MS-13.

Presiden AS Donald Trump sering menggunakan geng ini, yang aktif di Amerika Serikat dan Amerika Tengah, sebagai simbol dari kebijakan imigrasi AS yang longgar dan alasan untuk menyerang apa yang disebutnya sebagai undang-undang “perlindungan” yang mencegah polisi menahan orang semata-mata untuk menegakkan hukum imigrasi.

Trump menyebut anggota geng MS-13 sebagai “hewan” tahun ini ketika Sheriff di Fresno County mengeluh bahwa undang-undang California membatasi kerjasama dengan penegak imigrasi federal yang menargetkan anggota geng.

Dampak potensial dari keputusan hakim atas permintaan Departemen Kehakiman AS itu belum jelas. Jika permintaan itu berlaku dalam kasus Facebook Messenger, dikuatirkan itu bisa mejadi argumen serupa untuk memaksa perusahaan lainnya untuk menulis ulang layanan terenkripsi mereka, seperti Signal dan WhatsApp yang mencakup fungsi suara dan teks, kata beberapa ahli hukum.

Upaya lembaga penegak hukum memaksa perusahaan penyedia teknologi untuk menulis ulang perangkat lunaknya dengann tujuan untuk menangkap dan menyerahkan data yang tidak lagi dienkripsi akan memiliki implikasi besar bagi perusahaan-perusahaan itu yang mengklaim diri mereka sebagai pembela privasi individu meski mengalami tekanan dari polisi dan anggota parlemen.

Masalah serupa telah muncul dalam pertarungan hukum pada tahun 2016 antara Biro Investigasi Federal dan Apple Inc  atas akses ke iPhone yang dimiliki oleh simpatisan ISIS di San Bernardino, California, yang telah membunuh karyawan lokal.

BACA JUGA:  TelkomSigma Raih Apresiasi Asia Pacific Stevie Awards 2020

Menyadap Suara Perbincangan

Dalam kasus Apple, perusahaan berpendapat bahwa pemerintah tidak dapat memaksakannya untuk membuat perangkat lunak untuk membobol telepon karena hal itu melanggar Amandemen Pertama perusahaan yaitu Hak Berbicara dan Menyatakan Pendapat. Pemerintah membatalkan proses pengadilan setelah penyelidik berhasil masuk ke ponsel pelaku kejahatan dengan bantuan kontraktor.

Berbeda dengan kasus San Bernardino, di mana FBI ingin membongkar satu iPhone yang dalam penguasaannya, di kasus Fresno ini jaksa meminta dilakukan penyadapan percakapan suara yang sedang berlangsung oleh satu orang di Facebook Messenger.

Facebook berdebat di pengadilan bahwa panggilan suara Messenger dienkripsi secara end-to-end, yang berarti bahwa hanya kedua pihak yang sedang melakukan pembicaraan yang memiliki akses ke percakapan itu.

Pakar hukum berbeda tentang apakah pemerintah kemungkinan akan dapat memaksa Facebook untuk mematuhi permintaan untuk mereka.

Stephen Larson, mantan hakim dan jaksa federal yang mewakili korban San Bernardino, mengatakan pemerintah harus memenuhi standar hukum yang tinggi ketika mencari untuk mendapatkan percakapan telepon, termasuk menunjukkan tidak ada cara lain untuk memperoleh bukti.

Namun, Konstitusi AS memungkinkan pencarian yang masuk akal, kata Larson, dan jika standar-standar itu dipenuhi, perusahaan tidak boleh menghalanginya.

Baca juga:

Susul WhatsApp, Messenger akan punya fitur Unsend

Tags: Facebook Messengger
Previous Post

Mesin faks dapat menjadi target berikutnya dari para peretas

Next Post

Artificial Intelligence menjadi ancaman terhadap pekerjaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Indonesia Habiskan Kuota Data Internet sebanyak 5 GB Setiap Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GWI: Pengguna WeChat Indonesia Meningkat 895%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Komitmen Green Port, IPC TPK Gelar Uji Emisi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto