ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Media Sosial Jadi Ancaman Serius E-Commerce di Masa Depan

adam
27 August 2018 | 09:30
rubrik: Research
Digital Public Relation Untuk Membangun Brand
Share on FacebookShare on Twitter

Saat ini pertumbuhan bisnis e-commerce terus menggeliat dan banyak orang yang melakukan transaksi lewat online. Di Indonesia, ada dua startup e-commerce yang sudah menyandang gelar unicorn yaitu Tokopedia dan Bukalapak.

Namun, penelitian terbaru mengungkapkan transaksi perdagangan di media sosial menjadi ancaman besar kepada bisnis e-commerce di masa depan. Misal, Pembelian 60 juta pin yang dapat digunakan Pinterest dan penjualan langsung di Instagram  membuat e-commerce makin sulit untuk bersaing secara efektif.

Bayangkan! Ada lebih dari 550 juta orang yang menggunakan marketplace Facebook untuk melakukan transaksi tanpa batas di platform itu.

Nes Tziyona dan perusahaan pengeditan video online asal Israel Magisto mensurvei lebih dari 750 pengambil keputusan di Amerika Serikat (AS) pada Mei 2018. Hasilnya, situs e-commerce mengalami kesulitan dengan tren meningkatnya transaksi perdagangan di media sosial.

Meskipun tiga dari empat (75 persen) responden mengelola setidaknya satu profil e-commerce pihak ketiga dan menggunakannya secara pasif. Bukannya mengembangkan hubungan pelanggan yang baik, transaksi pasif itu hanya memuaskan permintaan pelanggan saja.

Survei itu mengungkapkan penjualan melalui media sosial (medsos) meningkat tajam dan hanya 26 persen responden menggunakan platform e-commerce pihak ketiga untuk berjualan. Sedangkan, pengguna jauh menggunakan media sosial untuk berjualan dengan mencatatkan angka 71 persen.

Survei itu mengungkapkan adanya kesenjangan penjualan di media sosial dan e-commerce pada 2018. Hampir setengah koresponden lebih memilih media sosial untuk melakukan bisnis dan transaksi pemasaran.

Alasannya, platform media sosial menawarkan penjualan secara langsung seperti dikutip ZDNet.

Untungnya, hampir sebagai responden atau 49 persen akan menggunakan platform situs e-commerce jika menawarkan pembuatan video sebagai alat pemasaran.

Para startup e-commerce ingin menggabungkan penjualan media sosial dan e-commerce tetapi kesulitannya segmentasi pasar e-commerce sangat sulit ditebak.

BACA JUGA:  Solusi End-to-end Egogohub Pasarkan E-Commerce Baru di Indonesia

Tantangan situs e-commerce adalah menghubungkan pelanggan melalui perjalanan singkat ke penjualan, mempertahankan dan menumbuhkan hubungan dengan pelanggan serta menempatkan mereka di jantung hubungan.

Karena itu, e-commerce harus meningkatkan etos kerjanya supaya dapat terus bertahan atau tertinggal dalam perlombaan dengan perdagangan media sosial.

Baca juga:

Bisnis e-commerce bantu pulihkan pertumbuhan RI

Tags: e-commerceMedia Sosial
Previous Post

Galaxy Note 9 Hadir di Indonesia dengan Memori 1 TB

Next Post

Kolombia Gunakan Drone Pestisida Hancurkan Ladang Kokain

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Roadmap 5G Smartfren di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APJATEL Perkuat Kolaborasi, Dorong Akselerasi Infrastruktur Digital Indonesia di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: Bea Cukai Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Inovasi  CEISA 4.0 dan Solusi Trade AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto