ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

E-commerce Social Bella Raih Pendanaan Seri D US$ 40 Juta

Ahmad Churi
2 September 2019 | 20:39
rubrik: Digital
E-commerce Social Bella Raih Pendanaan Seri D US$ 40 Juta

Social Bella umumkan Raih Pendanaan Seri D US$ 40 Juta dalam jumpa pers (2/9), di Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks – Setelah sukses dengan lini bisnis e-commerce nya, www.sociolla.com, Social Bella Indonesia (Social Bella) kembali meraih pendanaan seri D sebesar US$ 40 juta. Pendanaan ini dipimpin oleh EV Growth dan Temasek bersama para investor baru lainnya, yaitu EDBI, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures, di mana dengan hadirnya ivsto baru, kini terdapat 8 investor yang telah menanamkam modalnya di perusahaan ini.

Dengan pendanaan ini, Social Bella berencana untuk semakin memperluas jangkauan bisnis di industri kecantikan Indonesia melalui teknologi. Social Bella memiliki tiga lini bisnis utama, yaitu platform dagang-el Sociolla, media kecantikan Beauty Journal, dan platform media sosial kecantikan bernama Soco yang menjadi wadah bagi para penggunannya untuk memberikan ulasan, sekaligus membeli produk.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan dua bisnis lainnya. Salah satunya yaitu brand development, yaitu unit bisnis yang menawarkan layanan distributor dari hulu ke hilir untuk merek kecantikan internasional yang ingin memasuki pasar Indonesia. Selain itu, Social Bella baru-baru ini juga telah membuka Sociolla Store, toko ritel offline sebagai upaya penerapan strategi Online to Offline (O2O) atau omnichannel.

Co-Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid mengatakan, secara kumulatif terdapat lebih dari 20,2 juta pengunjung yang telah bergabung dengan platformnya sejak 2018, atau sekitar 5 hingga 7 juta pengunjung unik per bulan, baik melalui situs Sociolla, platform SOCO dan Beauty Journal. Dengan investasi terbaru ini, perusahaan membidik 100 juta pengguna (unique visitor) dalam ekosistemnya pada 2021. Hingga Agustus 2019, perusahaan tercatat telah memiliki 1,2 juta pengguna terdaftar, bekerja sama dengan lebih dari 150 merek kecantikan di platform dagang-elnya, hingga keja sama eksklusif dengan 30 merek internasional dalam pipeline.

BACA JUGA:  Japfa Sosialisasikan Aplikasi Teknologi Digital di Dunia Peternakan

Ditambahkan, pendanaan yang dikumpulkan dari seri terbaru ini, juga akan dimanfaatkan untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan, utamanya yang berkaitan dengan pengembangan teknologi. “Kami percaya bahwa teknologi merupakan salah satu kunci utama untuk mendorong pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia. Kami akan berinvestasi lebih untuk membangun aset digital kami, yaitu SOCO. Dengan memfokuskan diri pada peningkatan kualitas user experience, platform ini mengintegrasikan Sociolla dan Beauty Journal guna menjawab kebutuhan wanita Indonesia akan pengalaman berbelanja yang lebih optimal, relevan dan personal. Hal ini memungkinkan kami untuk merambah ke segmen pasar yang lebih luas, mengakselerasi bisnis kami lebih jauh serta menghadirkan pelayanan kecantikan yang lebih komprehensif,” ujarnya dalam jumpa pers (2/9), di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Co-Founder dan Managing Partner East Ventures, Willson Cuaca mengungkapkan, East Ventures telah mendukung Social Bella sejak tahun 2015 melalui pendanaan awal (seed funding). Sejak saat itu, pihaknya melihat kemampuan Social Bella dalam mengembangkan industri kecantikan di Indonesia yang bisa cepat terus berkembang. Hal ini tak lepas dari inovasi dengan menghadirkan produk dan pengalaman berbelanja yang berbeda dan bisa memikat banyak pelanggan. “Karenanya, lewat kolaborasi strategis dengan pemain global seperti Temasek kami memutuskan untuk kembali mendukung Social Bella melalui seri pendanaan baru ini,” ujarnya.

Dengan potensi pasar yang besar, industri kecantikan dan perawatan diri diprediksi akan berkembang pesat. Laporan e-Conomy yang dikeluarkan Google dan Temasek menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, sektor e-commerce merupakan sektor yang tumbuh paling dinamis di Asia Tenggara dengan pertumbuhan lebih dari 4x sejak 2015. Lebih dari itu, pasar e-commerce lokal pun tumbuh paling cepat dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, dengan kurang lebih 50% yang dibelanjakan berasal dari Indonesia, dengan total nilai US$ 12 miliar.

BACA JUGA:  Puncak Masuk 3 Besar, Ini Destinasi Wisata Alam Terbaik di Asia Versi Agoda

Social Bella sebelumnya menutup pendanaan seri C yang dipimpin oleh EV Growth, joint venture dari East Ventures), SMDV, dan Yahoo! Japan Capital. Istyle Inc., perusahaan beauty-tech yang terdaftar secara publik di Jepang, dan UOB Ventures juga berpartisipasi dalam seri pendanaan seri C di tahun 2018. Dengan dukungan pendanaan baru ini, Social Bella juga akan mengembangkan sebuah ekosistem digital yang dirancang khusus dengan tiga pilar utama, yaitu commerce, konten, dan komunitas. (AC)

Tags: Social Bella
Previous Post

Ditjen SDPPI Buka Layanan ISR MOTS di Indramayu

Next Post

Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga Jalin Kerja Sama Digitalisasi Moda Transportasi Pengangkut BBM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Jalin Planet Labs Perkuat Kedaulatan Data

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OpenAI Bagikan 50 Cara Penggunaan ChatGPT untuk Mahasiswa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto