Setiap pemerintah daerah ingin menerapkan tata kelola pemerintahan (good governance) dan memberikan layanan masyarakat (good services) yang baik. Untuk mencapainya, inovasi di bidang teknologi informatika dan telekomunikasi (TIK) jadi satu keharusan. Maka digunakanlah berbagai aplikasi dengan berbagai fungsinya untuk untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja OPD dan dinas-dinas yang terkait dengan layanan kepada masyarakat.
Itu sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi sebagaimana diuraikan oleh Dr. HR. Dady R. Djajakusumah, S.E, M.si, Kepala Bidang E-Government Diskominfostandi Pemerintah Kota Bekasi di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, Rabu 10 Oktober 2019.
Dikatakannya, Pemkot Bekasi telah melakukan banyak upaya dan inovasi untuk menerapkan good governance dan good services melalui “Bekasi Digital Government.” Tujuan akhirnya, mempermudah masyarakat untuk memperoleh informasi dan pelayanan di mana saja, kapan sajan dan lewat perangkat apa saja.
“Kota Bekasi telah memasuki era digitalisasi dan itu sudah bergerak sejak tahun 2016. Pengembangan sistem digital telah digencarkan sehingga di Kota Bekasi banyak sekali aplikasi, kalau dihitung ada sekitar 80 lebih,” ungkap Dady. “Mulai dari aplikasi untuk efisiensi kerja perangkat daerah hingga aplikasi untuk memberikan layanan masyarakat seperti Aplikasi Pengaduan Masyarakat, Aplikasi Pelaporan Pencegahan Korupsi, Aplikasi Layanan Perizinan, Aplikasi Layanan Kesehatan, Aplikasi Pendidikan dan masih banyak lagi.
Dengan banyaknya aplikasi yang ada di setiap OPD dan dinas Pemkot Bekasi maka perlu untuk mengintegrasikanya agar dapat saling terkoneksi. Untuk itu, Diskominfostandi Pemkot Bekasi melakukan terobosan dengan membuat Patriot Decision Support System atau Sistem Pendukung Keputusan dalam bentuk portal. Sederhananya, bagian dan sistem informasi berbasis komputer yang dipakai untuk mengambil keputusan dalam suatu organisai.
“Kami sendiri yang membuat portal tersebut. Alhamdulillah, sampai dengan saat ini sudah mengintegrasikan 13 perangkat daerah secara aktif dan sudah dapat melakukan pertukaran dan menampilkan data secara real time,” jelas Dady.
Apalagi mengacu pada Rencana Pembangunan Kota Bekasi Tahun 2010 yang memiliki tema “Peningkatan Ketersediaan Prasarana dan Sarana Kota Berbasis Digital Government” maka Patriot Decision Support System dapat membantu dalam meningkat kinerja Pemkot Bekasi dalam pengambilan keputusan. Pada akhirnya, membantu mencapai visi dan misi Kota Bekasi jadi kota digital.
Penulis: Miroji














