ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Gandeng IAEA, BATAN Kembangkan Teknologi Nuklir Untuk Pelestarian Cagar Budaya

adam
13 February 2020 | 08:00
rubrik: Digital
Gandeng IAEA, BATAN Kembangkan Teknologi Nuklir Untuk Pelestarian Cagar Budaya

BATAN gandeng IAEA kembangkan teknologi nuklir

Share on FacebookShare on Twitter

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) berkolaborasi dengan negara anggota Badan Tenaga Atom Internsional/International Atomic Energy Agency (IAEA) mengembangkan penelitian teknologi nuklir untuk pelestarian cagar budaya.

Hal ini disampaikan kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Totti Tjiptosumirat usai membuka pertemuan internasional yang bertajuk Harnessing Nuclear Science and Technology for the Preservation and Conservation of Cultural Heritage, di Kuta, Bali.

Menurut Totti, pemanfaatan teknologi nuklir untuk kesejahteraan masyarakat terus berkembang, tidak hanya di bidang energi, industri, pertanian, kesehatan, dan lingkungan saja, melainkan dapat dimanfaatkan juga untuk pelestarian cagar budaya.

Penelitian ini sangat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian peninggalan bersejarah di tanah air.

“BATAN melalui beberapa unit kerja di bawah koordinasinya yang mempunyai fasilitas nuklir untuk pelestarian cagar budaya melakukan kerja sama dengan pihak terkait seperti Arkenas, Balai Arkeologi Daerah, dan perguruan tinggi melakukan kegiatan penelitian, training, dan workshop pemanfaatan nuklir untuk pelestarian cagar budaya, yang kemudian hasilnya dapat diketahui oleh masyarakat,” ujar Totti dalam siaran persnya, Kamis (13/2).

Kerja sama penelitian ini ujar Totti, tidak hanya dilakukan dengan pihak terkait di tingkat nasional saja, namun juga dilakukan dengan beberapa negara anggota IAEA.
Bentuk kerja sama internasional ini diwujudkan dengan keiikutsertaan BATAN dalam proyek kerja sama teknik IAEA untuk wilayah Asia Pasifik.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama internasional ini, IAEA menginisiasi pertemuan untuk membahas perkembangan penelitian pemanfaatan iptek nuklir untuk pelestarian cagar budaya.

“Pertemuan di Bali ini diinisiasi oleh IAEA dengan tujuan untuk melakukan review terhadap program/kegiatan pemanfaatan iptek nuklir untuk pelestarian cagar budaya yang telah dicanangkan pada tahun 2018 di Bangkok,” tambahnya.

BACA JUGA:  Telkomsel Incar Infrastruktur Pemerintah Buat Bisnis IoT

Melalui pertemuan ini, Totti berharap, adanya peningkatan awareness dan implementasi metode yang digunakan dalam pelestarian cagar budaya dari negara peserta kegiatan di kawasan regional Asia Pasifk.

Selain itu, masyarakat lebih mengenal bahwa teknologi nuklir sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia sehari-hari.

Ia menambahkan, dalam melaksanakan kegiatan bersama dengan pihak terkait, khususnya dalam pemanfaatan aplikasi teknologi nuklir, banyak tantangan yang harus dikerjakan agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik.

“Tantangan ke depan PAIR dalam melakukan kegiatan bersama dalam aplikasi teknik nuklir selama ini, dengan pihak Arkenas, salah satunya adalah perlu dibuat payung kerja sama, selain itu, keterbatasan SDM yang mempunyai kompetensi ini, dan fasilitas/peralatan yang relatif sudah mengalami penuaan,” imbuhnya.

Terkait mekanisme pemanfaatan teknologi nuklir untuk pelestarian cagar budaya, Plt. Kepala Bidang Industri dan Lingkungan, Sutrasno mengatakan, zat radioaktif memancarkan radiasi dengan kekuatan tertentu.

Radiasi yang dipancarkan oleh zat radioaktif inilah yang mampu membunuh mikroba pada benda purbakala, sehingga benda-benda tersebut tidak mengalami pelapukan.

“Energi radiasi mampu membunuh dan menghambat perkembangbiakan mikroba pada benda purbakala sehingga tidak mengalami pelapukan atau jamur,” kata Sutrasno.

Melalui teknologi radiocarbon dating, mampu mengetahui kandungan karbon yang tersimpan pada makhluk hidup yang sudah mati lama misalnya tulang dan tumbuhan yang kemudian digunakan untuk menentukan umur benda-benda yang sudah mati tersebut.

Saat ini, menurut Sutrasno, teknik radioacarbon dating telah dimanfaatkan oleh para peneliti di pusat penelitian Arkenas untuk menentukan usia fosil kuno. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya kontribusi teknologi nuklir dalam melestarikan cagar budaya di Indonesia.

Tags: batanIAEAteknologi nuklir
Previous Post

3 Indonesia Tingkatkan Jaringan Hingga 8x Lebih Cepat

Next Post

Karena Virus Corona, MWC 2020 Dibatalkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Top Digital: Inovasi Digital PGE Selain Percepat Proses Bisnis Hasilkan Efisiensi Puluhan Miliar Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto