Mengenai pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Tanah Air, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menjelaskan pihaknya telah meminta kepada operator seluler untuk menyelesaikan pembangunan akses internet di 9.113 desa dan kelurahan serta wilayah noncommercial area.
“Baru sebanyak 3.435 desa dan kelurahan yang yang tersediv akses internet. Karena itu menjadi wilayah tugasnya operator seluler dan dalam pembicaraan saya dengan mereka, mudah-mudahan dengan komitmen yang sama menyelesaikan pembangunan BTS. Ini yang paling disukai oleh Bupati, Walikota Gubernur, Kepala Desa, termasuk kementerian dan lembaga,” ungkapnya saat menjadi pembicara dalam Webinar Nasional Forum Tematik Badan Kordinasi Kehumasan Pemerintah di Jakarta, Kamis (17/09/2020).
Menteri Johnny menambahkan, untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, Pemerintah membangun dari tiga sumber pembiayaan yang saat ini dibicarakan dengan parlemen di DPR RI, Badan Anggaran, dan komisi-komisi terkait, yakni melalui Universal Service Obligation (USO), PNBP dan rupiah murni. Sementara operator seluler melalui capital expenditure dan operational expenditure perusahaannya masing-masing.
Menyoal USO, Menteri Kominfo melaporkan ketika mengikuti pertemuan bersama PBB di ITU, ia bertanya kepada Kementerian Keuangan lainnya di sana, bagaimana USO tarif di negara mereka masing-masing.
“Ternyata di Indonesia sudah cukup tinggi, satu seperempat persen dari revenue atau penerimaan operaror seluler. Sama seperti di Nigeria, tak mungkin lagi ini dinaikkan atau ditingkatkan. Jadi, para Gubernur, Bupati, Walikota, Camat, Kepala Desa, mari kita berdoa bersama-sama mudah-mudahan semuanya lancar sehingga tahun 2023 dan tidak ada lagi alasannya pelayanan di ruang digital kita terkendala. Karena, infrastrukturnya sudah dibangun,” pintanya.
Baca: Menkominfo: Harus Kolaborasi untuk Bangun Infrastruktur Telekomunikasi
Webinar Nasional Forum Tematik Bakohumas Pengelolaan Perbatasan dengan tema “Mengelola Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Menuju Indonesia Maju” juga menghadirkan Menko Polhukam/Ketua Pengarah BNPP Mahfud MD, Mendagri/Kepala BNPP Muhammad Tito Karnavian, Menteri PU PR Basuki Hadimuljono.














