Seiring dengan negara-negara di Asia yang mulai kembali mengoperasikan bisnis dan menyusun strategi agar bisa mendorong perekonomian di tengah pandemi Covid-19, HIMA, perusahaan penyedia solusi otomasi cerdas, menawarkan solusi untuk melakukan modernisasi teknologi indsutsri.
Friedhelm Best selaku Vice President Asia Pacific HIMA, mengungkap HIMA menawarkan solusi untuk modernisasi fasilitas industri demi kemajuan bisnis dan menangkap peluang industri digital di tengah pandemi.
“Ketika pekerja kembali bekerja di fasilitas industri, kegiatan rutin seperti merencanakan sistem modernisasi, yang kemungkinan ditunda karena pandemi, menunggu untuk dapat dikerjakan lagi,” kata Friedhelm dalam siaran pers, 25/9.
“Kegiatan itu membutuhkan pertimbangan yang sangat teliti, apalagi bila standar proses industri yang wajib, seperti kemacetan produksi, dan permintaan konsumen sudah terlibat,” lanjut Friedhelm.
Standar Keselamatan yang Sesuai
Pertama, standar keselamatan yang sesuai merupakan hal yang selalu dipertimbangkan pada sebuah pabrik, jadi bukan hanya ketika mempertimbangkan modernisasi atau modifikasi SIS (Safety Instrumented System) saja.
Perangkat keselamatan teknis IEC 61511 Edisi Ke-2 mengharuskan diadakannya penilaian risiko keselamatan dan keamanan secara berkala, memantau staf memenuhi syarat kerja di pabrik, lalu penilaian rutin wajib untuk memperbarui kualifikasi dan keamanan siber, supaya dapat mengidentifikasi kerentanan keamanan pabrik.
“Hal tersebut akan mampu mengungkapkan kekurangan pada sistem, sehingga akhirnya bisa mengetahui di mana modernisasi itu dapat diterapkan,” kata Friedhelm.
HIMA merekomendasikan penggunaan sistem bersertifikasi “SIL 3” untuk mengganti dan menerapkan prosedur sistem sesuai dengan “IEC 61511”. Ini memastikan agar spesifikasinya sesuai sebagaimana mestinya, dan pengujian peralatan yang diganti dapat dilakukan secara langsung.
“Down Time” Jangan Terlalu Lama
Untuk meminimalisasi downtime (penghentian tiba-tiba alat produksi karena kerusakan atau maintenance), operator harus memastikan bahwa teknologinya sudah ter-update dengan versi yang paling mutakhir, karena versi yang baru selalu mencakup perbaikan pada bug (error pada sistem) dan peningkatan pada sistem keamanan pun yang sudah diperkuat.
“Alat dari HIMA dan versi baru dari sistem operasi kami dapat diimplementasikan tanpa harus menghentikan produksi. Jika Anda menggunakan sistem yang saling terhubung, solusi dari kami ini memungkinkan Anda untuk dapat menggantinya kapan saja, sistem yang lama juga dapat langsung terintegrasi dengan baik dan aman dengan yang baru,” jelas Friedhelm.
Tenaga Ahli Tepat Sangat Diperlukan
Modernisasi membutuhkan tenaga ahli yang tepat.
“Misalnya, dimulai dengan SIS itu sendiri: apakah pemeriksaan berkala bisa memberitahu perangkat mana yang masih bisa digunakan? Apakah Anda tahu sudah berapa lama alat-alat tersebut digunakan? Apa persyaratan penting dan langkah awal untuk menjalankan hal tersebut?
Jika Anda kesulitan menjawab semua pertanyaan di atas, maka carilah bantuan seorang ahli,” nasehat Friedhelm.
Baca: Ini Tiga Tips Modernisasi Teknologi Industri di Saat Pandemi














