ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Empat Alasan Indonesia Bisa Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar

Teguh Imam Suyudi
11 October 2020 | 14:00
rubrik: Research
Empat Alasan Indonesia Bisa Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar

Ilustrasi, Image: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam riset terbarunya, Morgan Stanley melihat peluang Indonesia bisa menjadi negara berbasis ekonomi digital terbesar di dunia.

Lembaga ini menjabarkan beberapa alasan mengapa Indonesia sangat matang untuk pertumbuhan ekonomi digital.

Pertama, besarnya populasi usia produktif di Indonesia. Hal ini berdasarkan data pada tahun 2019, populasi di Indonesia sebanyak 270 juta jiwa dengan 50 persennya berada dalam rentang usia di bawah 30 tahun.

Kedua, rendahnya jumlah populasi yang memiliki rekening bank. Melansir Bain, hanya sekitar 23 persen orang dewasa di Indonesia yang memiliki akses memadai ke layanan dan produk keuangan per tahun 2018.

Penetrasi kartu kredit pun juga dinilai rendah. Hingga Juli 2020, hanya tercatat sekitar 6 persen yang memiliki kartu kredit. “Sehingga ini, menjadi peluang bagi masuknya platform kartu kredit virtual (PayLater) untuk mendapatkan pangsa pasar di Indonesia,” ujar Morgan Stanley.

Ketiga, tingginya penetrasi gawai cerdas. Menurut data dari Statista, hingga akhir 2019, penetrasi gawai cerdas sudah mencapai 63 persen dan bahkan diprediksi bisa mencapai 89 persen di tahun 2025.

Riset Statista juga mengungkap meski penetrasi gawai cerdas sudah tinggi, tapi penetrasi broadband baru 15 persen. Ini berarti, akses internet untuk orang Indonesia sangat bergantung pada gawai cerdas.

Keempat, penggunaan teknologi seluler yang tinggi. Menurut laporan dari Google, Temasek, dan Bain, rata-rata orang Indonesia lebih terlibat dengan teknologi seluler daripada negara-negara di Asia lainnya.

“Orang Indonesia menghabiskan 4,5 jam sehari di ponsel mereka, lebih tinggi dibandingkan orang India yang hanya 3,75 jam sehari, orang China 3,3 jam, dan penggunaan rata-rata orang di dunia yang sebesar 3,2 jam per hari,” tulis riset itu.

BACA JUGA:  Kemendag Manfaatkan Gelombang Kedua Ekonomi Digital

Baca: Menkominfo: “Startup Berinovasi Memperkuat Ekosistem Ekonomi Digital di Indonesia”

Tags: ekonomi digital
Previous Post

Riset: Indonesia Berpeluang Jadi Negara dengan Ekonomi Digital Terbesar di Dunia

Next Post

Kemenparekraf Dorong Musisi Pehami Bersama Hak Cipta di Era Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termasuk Monitor QD-LED, Ini Deretan Produk Visual Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto